Ikuti Kami

Beranda » BERITA » APBD SERTA PUBLIC VALUE

APBD SERTA PUBLIC VALUE

Oleh: DR. H. Suhardi Duka, MM

PELAKSANAAN APBD tahun 2024 diganjar BPK dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Walau masih meninggalkan sederet catatan, WTP sebagai opini BPK atas ‘ketaatan di atas kertas’ pada pelaksanaan APBD tahun 2024 itu tetap jadi satu hal yang wajar untuk dijadikan satu kebanggan.

Apresiasi kepada dua kepala daerah definitif sebelumnya. Termasuk untuk tiga Pelaksana tugas gubernur yang telah bekerja secara maksimal hingga WTP itu dapat diraih sekaligus dipertahankan hingga 11 kali berturut-turut.

Saya banyak mendengar masukan dan catatan kritis dari DPRD atas pelaksanaan APBD tahun 2024. Jika dikerucutkan, kesemuanya bermuara pada desakan agar pelaksanaan APBD di tahun-tahun mendatang dijalankan secara efektif, efisien dan juga transparan.

Secara umum, saya dan tentu saja Pak Wakil Gubernur punya semangat yang sama untuk hal tersebut. APBD memang wajib digulirkan secara efektif, efisien serta transparan. Tak cuma di masa eksekusinya saja. Prinsip efektif, efisien dan transparan itu mesti jadi landasan utama sejak proses perencanaan serta pengawasannya.

Di tengah kian beratnya tantangan zaman, berbarengan dengan ragam persoalan yang masih membelit masyarakat Sulawesi Barat, struktur bangun APBD kita belum sepenuhnya cukup untuk membawa masyarakat sepenuhnya keluar dari belitan persoalan itu. Tingginya angka kemiskinan, kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta sederet persoalan lainnya, hampir mustahil menuntaskannya jika hanya bersadar pada komponen pendapatan daerah dalam APBD.

Stuktur APBD kita masih sangat tergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita hanya menopang sekitar 27 Persen dari total APBD. Bandingkan dengan daerah lain yang sudah ada di angka 53 Persen. Artinya memang tingkat ketergantungan kita terhadap dana transfer dari pusat masih sangat tinggi. Sekaligus menggambarkan betapa rendahnya PAD kita selama ini.

Salah satu upaya untuk memaksimalkan PAD di Sulawesi Barat yang saya bersama Pak Wakil Gubernur gagas adalah dengan membentuk satu kelembagaan baru. Sebuah lembaga yang tupoksinya satu; mengurusi pendapatan daerah. Alhamdulillah, ide tersebut telah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat.

Dari apa yang saya amati, jalannya APBD di Sulawesi Barat selama ini seperti tak punya arah yang jelas. Mekanismenya bak pesawat terbang dengan aktivasi mode auto pilot. Tak sepenuhnya keliru, tapi menurut saya mesti diperbaiki.

Selama ini, kita seolah berebut, berlomba untuk bagaimana membelanjakan anggaran. Terlalu asyik dengan hal itu, kita sampai lupa bagaimana cara mendapatkan anggaran. Mindset seperti ini harus diubah, mendapatkan anggaran sekaligus membelanjakannya. Itu yang penting, secara bijak tentu saja.

APBD kita belum disertai public value. Itu yang saya amati selama ini. Buktinya, angka kemiskinan masih tinggi, layanan pendidikan dan kesehatan belum maksimal, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih rendah, hingga kesejahteraan masyarakat masih jauh dari harapan.

Di masa mendatang, pelaksanaan APBD tak boleh lagi berjalan secara auto pilot. Ia wajib dijalankan dengan jelas, terarah dan tentu saja selaras dengan visi misi pemerintahan Provinsi Sulawesi Barat. Hal yang jadi penegasan saya adalah tak boleh ada program yang muncul tanpa alur regulasi, semua harus taat pada kaidah dan jalur koordinasi perencanaan yang jelas sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

Saya telah memberi penegasan kepada para OPD untuk mampu mengejewantahkan visi misi itu dalam bentuk program kerja yang konkret. Punya efek manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

Pelaksanaan APBD di masa mendatang tak cukup hanya dengan ketaatan secara administrasi saja. Ia hendaknya punya daya dorong yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di titik itulah mengapa publik value wajib mengiringi dokumen APBD Sulawesi Barat. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • DTPHP Sulbar Matangkan Persiapan Akreditasi Laboratorium BPSB TPH

    DTPHP Sulbar Matangkan Persiapan Akreditasi Laboratorium BPSB TPH

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSB TPH) menggelar rapat persiapan akreditasi laboratorium pada Selasa, 10 Februari 2026. Rapat diikuti oleh Kepala UPTD, Kepala Tata Usaha, Kepala Seksi Pelayanan Penilaian Kultivar, Sertifikasi dan Laboratorium Pengujian Benih, Seksi Pengawasan […]

  • UPTD PSDA Sukses Hidupkan Irigasi Buttu Pana, Produktivitas Petani Melonjak

    UPTD PSDA Sukses Hidupkan Irigasi Buttu Pana, Produktivitas Petani Melonjak

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Setelah puluhan tahun mengalami kesulitan dalam pengelolaan air, petani di wilayah Buttu Pana, Desa Jambu Malea, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar akhirnya menikmati hasil kerja keras mereka. Upaya pemerataan dan optimalisasi jaringan irigasi yang dilakukan UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat kini membuahkan hasil nyata. Pencapaian ini sejalan […]

  • Perkuat Tata Kelola Air, Pemerintah Provinsi Sulbar Bentuk dan Kukuhkan Dewan SDA Tahun 2026

    Perkuat Tata Kelola Air, Pemerintah Provinsi Sulbar Bentuk dan Kukuhkan Dewan SDA Tahun 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola sumber daya air melalui pembentukan dan penguatan Dewan Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026. Dewan SDA menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang terpadu, berkelanjutan, dan berkeadilan. Pembentukan Dewan SDA Provinsi mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor […]

  • Gubernur Sulbar Lepas Kontingen Pergatsi ke Kejurnas Gateball 2025 di Bogor

    Gubernur Sulbar Lepas Kontingen Pergatsi ke Kejurnas Gateball 2025 di Bogor

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju  – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, secara resmi melepas keberangkatan kontingen Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Provinsi Sulbar yang akan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball tahun 2025 di Bogor, Jawa Barat. Pelepasan berlangsung di Ruang Theater Lantai 2, Kantor Gubernur Sulbar, pada Jumat, 9 Mei 2025. Sebanyak 19 atlet dan 9 orang tim […]

  • Deklarasi Bersama di Sulbar, Semua Pihak Sepakat Dorong Pemenuhan HAM

    Deklarasi Bersama di Sulbar, Semua Pihak Sepakat Dorong Pemenuhan HAM

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar kegiatan sinergitas lintas sektor dengan mengusung tema “HAM Hadir untuk Bangsa”, Selasa, 28 April 2026. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, serta diikuti oleh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, pelaku usaha, komunitas, hingga organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. […]

  • Wagub Sulbar Janji Evaluasi dan Tinjau Tambang Pasir

    Wagub Sulbar Janji Evaluasi dan Tinjau Tambang Pasir

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Unjuk rasa aksi tolak tambang pasir di Kalukku, Budong-budong dan Karossa, kembali sambangi kantor Gubernur Sulbar dan diterima berdialog dengan Wakil Gubernur Sulbar, Rabu, 21 April 2025. Wagub Sulbar, Salim S Mengga, menerima perwakilan unjuk rasa untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah. Perwakilan massa dihadapan Wagub Sulbar, menyampaikan alasan penolakan tambang pasir di […]

expand_less