Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Soal Kebijakan Libur Sekolah Saat Ramadan, Ismail Latisi sebut Penerapannya Bisa Dilakukan Fleksibel

Soal Kebijakan Libur Sekolah Saat Ramadan, Ismail Latisi sebut Penerapannya Bisa Dilakukan Fleksibel

INTUISI.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Ismail Latisi, memberikan tanggapannya mengenai surat edaran libur sekolah selama bulan Ramadan.

Menurutnya, implementasi kebijakan tersebut masih perlu dipantau dan dikaji lebih lanjut, karena regulasi dan petunjuk teknis (Juknis) dari kementerian terkait hal tersebut belum sepenuhnya diterbitkan.

“Kebijakan ini belum diterapkan sepenuhnya di lapangan. Berdasarkan penjelasan dari menteri, siswa tidak akan diliburkan penuh selama Ramadan. Artinya, pembelajaran tetap berjalan, meskipun ada penyesuaian untuk bulan Ramadan nantinya,” ujarnya.

“Kami masih menunggu juknis yang jelas, dan berharap sekolah bisa menyesuaikan apabila ada perubahan kebijakan,” sambungnya.

Ismail sapaan akrabnya, menekankan bahwa setiap sekolah memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga penerapan kebijakan yang fleksibel akan lebih mudah disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah.

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
Partai (PKS) ini berharap regulasi yang diterapkan memungkinkan adanya opsi-opsi yang bisa dipilih oleh sekolah agar kebijakan ini dapat dijalankan dengan lebih efektif.

“Karakteristik sekolah satu dengan lainnya tentu berbeda. Oleh karena itu, memberikan opsi fleksibel akan lebih baik, karena sekolah dapat memilih cara yang paling sesuai dengan kondisi mereka, sehingga lebih mudah diterapkan,” terang Ismail.

Lebih lanjut, Ismail mengingatkan agar kebijakan ini tetap fokus pada kegiatan pembelajaran yang relevan dengan suasana Ramadan. Dirinya menyarankan agar sekolah tetap menyelenggarakan program-program seperti pesantren Ramadan atau kegiatan yang menekankan pada aspek ibadah bagi siswa, terutama bagi yang beragama Islam.

“Kami berharap kebijakan ini tidak memutuskan libur total, namun tetap memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengikuti pembelajaran yang menguatkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Ramadan harus dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran spiritual yang mempererat hubungan siswa dengan agama,” jelasnya.

Dirinya optimistis bahwa jika kebijakan ini diterapkan dengan baik, bulan Ramadan akan menjadi momentum yang bermanfaat bagi siswa, tidak hanya dalam penguatan spiritual tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan lebih bermakna.

“Pihaknya akan terus memantau pelaksanaan kebijakan ini untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut berjalan sesuai dengan harapan masyarakat,” tandas Ismail. (Him/Adv/DPRDSamarinda)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Tina-Yuki Resmi Daftar di KPU Mamuju, Diusung 13 Partai Politik

    Tina-Yuki Resmi Daftar di KPU Mamuju, Diusung 13 Partai Politik

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi dan Yuki Permana (Tina-Yuki), menjadi kandidat pertama yang resmi mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju, Selasa (28/8/2024). Pasangan ini mendapat dukungan dari koalisi besar yang terdiri dari 13 partai politik. Adapun partai pengusung Tina-Yuki adalah […]

  • HUT ke-66 Pangkep, Momentum Evaluasi Kinerja dan Masa Depan Daerah

    HUT ke-66 Pangkep, Momentum Evaluasi Kinerja dan Masa Depan Daerah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, PANGKEP – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) tahun ini berlangsung meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mengusung tema “Sinergi Wujudkan Sumber Daya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutan”, perayaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata. Anggota DPRD Pangkep, Muhammad Ramli, menilai momentum hari jadi daerah harus dimaknai lebih dalam sebagai […]

  • Dinkes Sulbar Lakukan Penguatan Indikator di Puskesmas Campalagian melalui Lokmin Bulanan

    Dinkes Sulbar Lakukan Penguatan Indikator di Puskesmas Campalagian melalui Lokmin Bulanan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Penguatan Indikator Puskesmas Pembina Desa Lokus PASTI PADU dalam rangka memperkuat kinerja layanan kesehatan dasar dan memastikan integrasi program berjalan optimal. Kegiatan ini dikemas dalam Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan yang berlangsung di Aula Puskesmas Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat 28 November 2025. Kegiatan dihadiri oleh […]

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Tekankan Pentingnya Validitas Data dalam Penanganan ATS di Daerah

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Tekankan Pentingnya Validitas Data dalam Penanganan ATS di Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mateng – Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat, M. Aditya Arie Yustira, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Rekonfirmasi Data Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat tersebut berlangsung […]

  • SDK Minta Kabupaten di Sulbar Segera Ajukan Usulan Program Inpres Jalan Daerah 2026

    SDK Minta Kabupaten di Sulbar Segera Ajukan Usulan Program Inpres Jalan Daerah 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), meminta seluruh pemerintah kabupaten segera mengajukan usulan pembangunan jalan agar dapat masuk dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) tahun anggaran 2026. Hal tersebut disampaikan SDK usai memimpin rapat bersama pemerintah kabupaten di Ruang Oval Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (28/10/2025). SDK mengatakan, sebagian besar […]

  • Yusuf T. Silambi Dorong Pemerintah Bangun Komunikasi Efektif dengan Masyarakat

    Yusuf T. Silambi Dorong Pemerintah Bangun Komunikasi Efektif dengan Masyarakat

    • 0Komentar

    Kutai Timur, Intuisi.id – Anggota DPRD Kutai Timur, Yusuf T. Silambi, menyerukan agar pemerintah daerah memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui ruang dialog yang lebih terbuka. Dalam forum diskusi yang digelar Kamis (14/11/2024), Yusuf menekankan bahwa mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung adalah langkah penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. “Ini sangat penting bagi […]

expand_less