Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Pj Bahtiar di Pasangkayu: Siasati Pemangkasan Anggaran, ASN dan Warga Didorong Bertani

Pj Bahtiar di Pasangkayu: Siasati Pemangkasan Anggaran, ASN dan Warga Didorong Bertani

INTUISI.ID, Pasangkayu – Pemerintah pusat telah menginstruksikan pemangkasan anggaran, baik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja.

Kebijakan ini memaksa daerah untuk melakukan inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk di Sulawesi Barat (Sulbar).

Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Dr. Bahtiar Baharuddin, mendorong masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memanfaatkan lahan kosong dengan bercocok tanam.

Hal ini ia sampaikan dalam kunjungannya ke Kabupaten Pasangkayu, Rabu (12/2/2025), dalam acara silaturahmi bersama Wakil Bupati Pasangkayu Hj. Erny Agus, Sekda Pasangkayu, dan sejumlah pejabat Pemprov Sulbar serta Pemda Pasangkayu.

“Ayo ambil cangkul! Jangan malu-malu. Sejak dulu, saya selalu mendorong ASN dan warga untuk memanfaatkan lahan kosong guna pengembangan hortikultura dan perikanan,” ujar Bahtiar.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Bidang Ekbang yang juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar Suyuti Marzuki, Kepala Inspektorat M. Natsir, Kadis Pendidikan Mifhtar, Kadis Ketahanan Pangan Abd. Waris, Kepala Kesbangpol Herdin, Kadis Perkim Syahruddin, Kadis Kominfopers Mustari Mula, Plt. Kepala Satpol PP Akhsan, Kadishub Maddareski, Kadis KLH H. Zulkifli, serta Sekretaris KPU Sulbar.

Wakil Bupati Pasangkayu, Hj. Erny Agus, menuturkan bahwa sebagai daerah yang bergantung pada sektor kelapa sawit, Pasangkayu perlu mencari strategi baru dalam menghadapi pemangkasan anggaran.

“Kami dipaksa untuk berinovasi dalam meningkatkan PAD, sementara sumber utama kami adalah kelapa sawit. Kita tahu berapa besar Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat untuk daerah,” ungkapnya.

Erny berharap Pj Bahtiar yang juga menjabat sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri dapat membantu Pemda Pasangkayu dalam menarik investasi dan menciptakan inovasi ekonomi baru.

“Kami butuh tangan dingin bapak untuk membantu mendatangkan investasi. Kami tahu bapak memiliki kreativitas dalam meningkatkan PAD, seperti yang telah dilakukan di berbagai daerah. Terima kasih atas inovasi dan dukungan yang bapak berikan, termasuk pengembangan pisang Cavendish yang akan kita tanam besok,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Pj Gubernur Bahtiar menegaskan bahwa meskipun masa tugasnya hanya hingga 20 Februari 2025, ia tetap berkomitmen membantu Sulbar. Salah satu solusi yang ia tawarkan adalah dengan mendorong pembangunan green house di setiap kecamatan sebagai pusat pembibitan hortikultura.

“Usulkan green house per kecamatan. Biayanya murah, hanya sekitar Rp200 jutaan. Dari situ, kita bisa produksi bibit dan membagikannya secara gratis kepada masyarakat,” jelas Bahtiar.

Ia juga menekankan bahwa dengan menanam cabai secara massal, masyarakat bisa memperoleh pendapatan tambahan.

“Jika menanam 5.000 pohon cabai, penghasilan bisa mencapai Rp6 juta per bulan. Kalau 2.000 pohon, sekitar Rp3 jutaan per bulan,” ujarnya, merujuk pada keberhasilan petani cabai di Enrekang, Sulawesi Selatan.

Menurutnya, jika Pasangkayu mampu meningkatkan produksi cabai, hal ini akan membantu mengendalikan inflasi di Sulbar, mengingat saat ini pasokan cabai di daerah tersebut masih bergantung dari Enrekang dan Toraja.

Selain cabai, Bahtiar juga mendorong budidaya pisang Cavendish yang mulai diminati di Pasangkayu.

“Minggu lalu saya panen Cavendish di belakang rumah jabatan. Hanya 14 pohon, tapi jika dijual harganya bisa mencapai Rp16 juta. Ini membuktikan bahwa tanah Sulbar sangat subur dan bisa dimanfaatkan untuk pertanian produktif,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bahtiar juga menanggapi rencana pembangunan Kawasan Industri di Kecamatan Tikke, Pasangkayu. Menurutnya, kawasan industri ini akan menjadi magnet bagi investor dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Bu Wabup, setelah pelantikan nanti, silakan datang ke kantor saya di Kemendagri. Kita bahas lebih lanjut, dan saya akan membantu mengajak kementerian lain untuk ikut serta dalam pengembangannya,” pungkasnya.

Dengan berbagai strategi yang diterapkan, Bahtiar optimistis bahwa Sulbar, khususnya Pasangkayu, mampu menghadapi tantangan pemangkasan anggaran dengan solusi kreatif dan inovatif. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Tim Resmob Polresta Mamuju Amankan Seorang Pria yang Di duga Lakukan Pemerkosaan

    Tim Resmob Polresta Mamuju Amankan Seorang Pria yang Di duga Lakukan Pemerkosaan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Tim Resmob Polresta Mamuju mengamankan seorang pria berinisial AS (25) terkait dugaan tindak pidana pemerkosaan yang terjadi di salah satu kantor dinas di Kabupaten Mamuju. Penangkapan dilakukan pada Sabtu dini hari, 22 November 2025. Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Benar, telah diamankan pria berinisial AS (25) seorang […]

  • Polresta Mamuju Datangi Lokasi Penemuan Seorang Perempuan Diduga Terlantar

    Polresta Mamuju Datangi Lokasi Penemuan Seorang Perempuan Diduga Terlantar

    • 0Komentar

    Mamuju – Personil piket jaga Polresta Mamuju bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan seorang perempuan yang diduga terlantar di Masjid Al Aqsa, Rangas, Kabupaten Mamuju. Minggu, 22 Maret 2026 Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir mengatakan bahwa Setibanya di lokasi, pihaknya segera mengamankan perempuan tersebut dan membawanya ke Polresta Mamuju untuk dilakukan pemeriksaan […]

  • Bapperida dan DiskominfoSS Sulbar Sinkronkan Data untuk RKPD

    Bapperida dan DiskominfoSS Sulbar Sinkronkan Data untuk RKPD

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) agar arah pembangunan yang disusun lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. 1Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni memperkuat integrasi dan validasi data sektoral bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS). Langkah tersebut merupakan tindak lanjut […]

  • Suhardi Duka Lantik Junda Maulana Sebagai Sekda Sulbar, Tegaskan Pentingnya Tata Kelola Pemerintahan yang Kuat

    Suhardi Duka Lantik Junda Maulana Sebagai Sekda Sulbar, Tegaskan Pentingnya Tata Kelola Pemerintahan yang Kuat

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) resmi melantik Dr. Junda Maulana sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, dalam upacara yang digelar di Ballroom Andi Depu, Lantai III Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 10 November 2025. Pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh pencetus pembentukan Provinsi Sulbar, perwakilan kementerian, unsur Forkopimda, seluruh kepala OPD lingkup Pemprov […]

  • Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Bahtiar Fokus pada Swasembada Pangan, Energi, dan Air di Sulbar

    Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Bahtiar Fokus pada Swasembada Pangan, Energi, dan Air di Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Bahtiar Baharuddin, mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai “Asta Cita Menuju Indonesia Emas.” Pertemuan ini dilaksanakan di Taman Kebun Hortikultura Rumah Jabatan Gubernur Sulbar untuk menguatkan sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Bahtiar menyampaikan bahwa arahan […]

  • Komitmen Wakil Ketua DPRD Sulbar: Dukung Penuh Program Penanganan Stunting dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

    Komitmen Wakil Ketua DPRD Sulbar: Dukung Penuh Program Penanganan Stunting dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Wakil Ketua DPRD Prov. Sulbar, St. Suraidah Suhardi, menghadiri kegiatan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem yang digelar di Desa Bebanga, Kabupaten Mamuju. Sabtu, 20 September 2025, St. Suraidah Suhardi memberikan apresiasi atas langkah nyata Pemprov Sulbar melalui Dinas Kesehatan yang terus berupaya menekan angka stunting di daerah. Intervensiyang dilakukan meliputi pemberian makanan tambahan […]

expand_less