Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Bulog Bakal Dapat Anggaran APBN, DPR Dorong Percepatan Penyerapan Gabah Petani

Bulog Bakal Dapat Anggaran APBN, DPR Dorong Percepatan Penyerapan Gabah Petani

INTUISI.ID, Jakarta – Pemerintah akan mengucurkan anggaran dari APBN kepada Perum Bulog untuk menyerap 3 juta ton setara beras dari Januari hingga April 2025. Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Pangan, Dr. Zulkifli Hasan, sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung harga jual gabah petani.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PAN, Ajbar, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Ia menilai, langkah ini sangat dinantikan guna meningkatkan daya saing Bulog dalam menyerap gabah petani, terutama dalam menghadapi persaingan dengan korporasi besar di industri beras.

“Selama ini Bulog hanya mengandalkan subsidi bunga pinjaman bank untuk menyerap gabah. Dengan adanya anggaran dari APBN, Bulog bisa lebih fleksibel dan memastikan hasil produksi petani terbeli dengan harga di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP),” ujar Ajbar.

Namun, Ajbar juga menekankan pentingnya percepatan mekanisme pencairan dana tunai agar Bulog dapat segera bergerak pada awal panen raya.

“Finalisasi mekanisme dana tunai harus dipercepat agar Bulog bisa menyerap gabah dari petani tepat waktu. Selain itu, kemitraan dengan asosiasi penggilingan padi harus diperkuat untuk menciptakan rantai distribusi yang lebih adil,” tambahnya.

Ia juga meminta Kemenko Pangan untuk mengantisipasi dampak La Niña, yang berpotensi mempengaruhi hasil panen di sejumlah daerah. Oleh karena itu, Ajbar mendorong alokasi dana tambahan untuk bantuan pasca-bencana di sektor pertanian.

Ajbar menegaskan bahwa Komisi IV DPR RI akan melakukan pengawasan ketat terhadap pendanaan APBN ke Bulog, guna memastikan anggaran digunakan secara efektif untuk menyerap gabah dan beras dari petani.

“Kami ingin memastikan bahwa pendanaan tunai ini benar-benar dimanfaatkan untuk menyerap gabah petani, bukan malah merugikan mereka atau penggilingan kecil,” tegasnya.

Ia juga mendorong revisi HPP (Harga Pembelian Pemerintah) agar tetap sejalan dengan harga pasar, serta relaksasi harga pembelian beras menjadi Rp12.250 – Rp12.500 per kg.

“Harga ini harus tetap mendukung petani kecil dan penggilingan kecil, tanpa mengganggu cadangan pangan nasional,” ujarnya.

Di sisi lain, Ajbar menyoroti pentingnya perlindungan bagi penggilingan kecil dan menengah agar mereka tidak kalah bersaing dengan korporasi besar yang mendominasi pasar serapan gabah.

“Bulog harus memastikan bahwa penggilingan kecil dan menengah tetap bisa bersaing di tengah persaingan pasar yang semakin ketat,” pungkasnya.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan serapan gabah oleh Bulog bisa lebih optimal, kesejahteraan petani meningkat, dan stabilitas pangan nasional tetap terjaga. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • BPKPD Sulbar Terima Kunjungan Kerja Wabup Mamasa Bahas Anggaran 2026

    BPKPD Sulbar Terima Kunjungan Kerja Wabup Mamasa Bahas Anggaran 2026

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Mamasa, Sudirman, Rabu 30 Juli 2025. Kunjungan ini dalam rangka koordinasi penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mamasa Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini juga […]

  • Tim Patroli Polsekta Mamuju Polresta Mamuju Gagalkan Terjadinya Tindak Kriminal di Malam Hari

    Tim Patroli Polsekta Mamuju Polresta Mamuju Gagalkan Terjadinya Tindak Kriminal di Malam Hari

    • 0Komentar

    Mamuju – Tim Patroli Polsek Kota Mamuju Polresta Mamuju berhasil menggagalkan terjadinya tindak kriminal terhadap seorang anak perempuan di bawah umur berinisial ZR (17) pada Kamis dini hari, 15 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WITA. Dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Kota Mamuju Ipda Ari Zulkipli membenarkan kejadian tersebut Benar, Peristiwa tersebut terjadi di samping bangunan Bengkel […]

  • SDK-JSM Gelar Maulid Nabi dan Haul H.S. Mengga, Ribuan Warga Hadir di Rumah Jonga Polman

    SDK-JSM Gelar Maulid Nabi dan Haul H.S. Mengga, Ribuan Warga Hadir di Rumah Jonga Polman

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat nomor urut 3, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga (SDK-JSM), melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Haul ke-17 H.S. Mengga di Rumah Jonga, Kabupaten Polman, Senin (18/11). Acara ini dihadiri sekitar 6.000 orang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh […]

  • Maju Calon Ketua HIPMI Bontang, Yusril Usung Kemandirian Ekonomi dan Regenerasi Pengusaha

    Maju Calon Ketua HIPMI Bontang, Yusril Usung Kemandirian Ekonomi dan Regenerasi Pengusaha

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Direktur Utama PT Kaharla Prima Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bontang. Keseriusan tersebut disampaikannya dalam pertemuan bersama sejumlah insan media di Bontang, Selasa, 23 Juni 2026. Yusril menegaskan bahwa salah satu agenda utama yang akan diusung apabila mendapat amanah memimpin HIPMI […]

  • Hari ke- 9 Pelatihan DLA Pemprov Sulbar, Fokus Rencana Aksi Panca Daya

    Hari ke- 9 Pelatihan DLA Pemprov Sulbar, Fokus Rencana Aksi Panca Daya

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Pemprov Sulbar bekerjasama BPSDM Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI melaksanakan Pelatihan Digital Leadership Academy (DLA) serta melibatkan pemateri dari pusat dan Tsinghua University China. Pelatihan yang dilaksanakan selama 10 hari ini berlangsung sejak 6 Oktober 2025 secara online/daring. Pelatihan berlanjut dengan tatap muka atau luring […]

  • Petani Tommo Tersenyum, 7 Hektare Padi Terkendali dari Serangan Bercak Daun Cokelat

    Petani Tommo Tersenyum, 7 Hektare Padi Terkendali dari Serangan Bercak Daun Cokelat

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD BPTPH SULBAR terus melakukan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) untuk mempertahankan produksi padi sebagai bentuk dukungan pada Program Swasembada Pangan dan Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM). Pengamatan dan pemantauan OPT kembali […]

expand_less