Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Soal Data Standar Pelayanan Minimal, Sekda Bontang Sebut Belum Utuh

Soal Data Standar Pelayanan Minimal, Sekda Bontang Sebut Belum Utuh

INTUISI.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan rendahnya Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kota Bontang untuk tahun 2023.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati, menyatakan bahwa data tersebut kemungkinan belum tersaji secara lengkap sehingga tidak dapat disimpulkan demikian.

“Data itu tidak lengkap. Saya ada kok datanya,” ucap Aji saat ditemui, Kamis (24/10/2024), sembari memperlihatkan data yang diterimanya dari pihak provinsi kaltim.

Ia menjelaskan, rata-rata standar pelayanan di Kota Bontang telah mencapai 90 persen, hal itu sudah melalui konfirmasi ulang pihak Inspektorat kaltim.

Iin sapaannya menyebutkan, setelah dilakukan klarifikasi pada awal tahun 2024 oleh Inspektorat Kaltim, capaian rata-rata SPM Kota Bontang tahun 2023 mencapai 92,48 persen.

“Memang pada awalnya belum semua data lengkap,” tambahnya.

Selain itu, Aji menegaskan bahwa Kota Bontang meraih banyak penghargaan, menunjukkan adanya kinerja yang baik dari pemerintah daerah.

Ia juga menyoroti tingginya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Pembangunan Literasi Manusia (IPLM) Kota Bontang, yang menurutnya menjadi bukti bahwa data SPM tersebut patut diragukan.

“IPM dan IPLM kita tinggi, masa SPM-nya rendah? Seperti itu kan komparasinya,” jelas Aji.

Namun, Aji juga mengakui adanya kemungkinan keterlambatan dalam penginputan data oleh Pemkot Bontang, yang mungkin berkontribusi pada rendahnya penilaian SPM dari Kemendagri.

Ia menekankan pentingnya evaluasi internal untuk memperbaiki sistem pelaporan yang lebih cepat dan lengkap.

“Mungkin data dari mereka tidak lengkap, atau kita yang terlambat menginput. Itu juga kesalahan kita. Karena lambat menginput,” jelasnya.

Aji menambahkan, penilaian ini memerlukan laporan berkelanjutan, sehingga Pemkot Bontang harus terus memperbarui data untuk evaluasi yang lebih akurat.

Ia juga menegaskan yang paling penting adalah masyarakat dapat merasakan pelayanan yang baik, meski angka penilaian mungkin tidak selalu mencerminkan kondisi di lapangan.

“Yang penting masyarakat bisa merasakan pelayanan yang baik. Untuk apa angka tinggi, tapi pelayanan ke masyarakat tidak bagus. Apa yang kita programkan, harus benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” tukas Aji.

Sekda juga memaparkan data spesifik dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pelaksanaan SPM.

Ia mengakui sektor kesehatan masih berada di posisi terendah, dengan capaian 45 persen pada triwulan I tahun 2024, meski sektor pendidikan sudah mencapai 100 persen.

“Bidang kesehatan masih 45 persen pada triwulan pertama. Pekerjaan umum 59,25 persen, perumahan rakyat 75 persen, dan trantibumlinmas 68 persen. Itu data triwulan kedua. Ini harus diketahui,” sambungnya.

Aji mengingatkan masyarakat evaluasi ini dilakukan setiap tiga bulan, sehingga capaian pada satu triwulan belum tentu mencerminkan kinerja pada triwulan berikutnya.

“Setiap triwulan dievaluasi. Jadi, tidak mesti naik terus. Begitu cara menghitungnya,” pungkasnya.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Gubernur Sulbar Suhardi Duka Lepas 20 Kafilah STQH Nasional ke-28 Menuju Kendari, Janjikan Bonus untuk Peraih Medali

    Gubernur Sulbar Suhardi Duka Lepas 20 Kafilah STQH Nasional ke-28 Menuju Kendari, Janjikan Bonus untuk Peraih Medali

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, secara resmi melepas 20 kafilah Sulbar yang akan berlaga pada ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional ke-28 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang akan berlangsung mulai 11 hingga 19 Oktober 2025. Kegiatan pelepasan tersebut digelar di Aula Lantai 3 Asrama Haji Transit Mamuju, pada Kamis, […]

  • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian

    Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Tim Penyusun Indikator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Perangkat Daerah melakukan diskusi pendalaman materi serta penyamaan persepsi terkait perumusan indikator “Penerapan Manajemen Risiko SPBE OPD Tahun 2026” di Kantor Inspektorat Sulbar, Selasa, 27 Januari 2026. Langkah ini sebagai bagian dari […]

  • Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

    Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

    • 0Komentar

    Mamuju – Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/178/V/2026/SPKT/Polresta Mamuju tanggal 28 Mei 2026, yang dilaporkan oleh korban Ikhwan Rozi terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan, penyidik Satreskrim Polresta Mamuju telah melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Ditemui hari ini minggu (31/5) Kasat Reskrim AKP Agustinus Pigay menjelaskan […]

  • Bapperida Sulbar Tegaskan Literasi Jadi Fondasi Strategis Pembangunan Daerah

    Bapperida Sulbar Tegaskan Literasi Jadi Fondasi Strategis Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Di tengah transformasi pembangunan menuju Generasi Emas 2045, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan bahwa literasi bukan sekadar urusan kebudayaan atau pendidikan semata, melainkan fondasi strategis dalam perencanaan pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, yang didampingi Perencana […]

  • FGD TKD dan PAD, Bapperida Sulbar Soroti Tantangan Fiskal Daerah

    FGD TKD dan PAD, Bapperida Sulbar Soroti Tantangan Fiskal Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Upaya memperkuat perencanaan fiskal terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Salah satunya melalui keikutsertaan Bapperida Sulbar dalam Focus Group Discussion (FGD) terkait pengalokasian Dana Transfer ke Daerah (TKD) dan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang digelar Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulbar secara daring melalui Microsoft Teams, Rabu, 29 April 2026. […]

  • Gubernur Suhardi Duka: Tidak Ada Pemerintah yang Sukses Sendiri, Siap Kolaborasi dengan Hidayatullah

    Gubernur Suhardi Duka: Tidak Ada Pemerintah yang Sukses Sendiri, Siap Kolaborasi dengan Hidayatullah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) hadiri musyawarah wilayah hidayatullah ke-IV Sulawesi Barat di Asrama Haji, Senin 24 November 2025. Kegiatan ini dihadiri juga Kakanwil Kemenag Sulbar Ustadz Adnan Nota, Plt Karo Pemkesra Sulbar Murdanil, perwakilan Polda maupun Kejaksaan Tinggi, Ketua Hidayatullah Sulbar H Mardhatillah dan Tenaga Ahli Gubernur. “Selamat bermusyawarah siapapun terpilih […]

expand_less