Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Tantangan Kemiskinan Ekstrem di Sulbar, BPS dan Pj Gubernur Tawarkan Solusi

Tantangan Kemiskinan Ekstrem di Sulbar, BPS dan Pj Gubernur Tawarkan Solusi

INTUISI.ID, Mamuju – Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada Maret 2024, tingkat kemiskinan di Sulawesi Barat mencapai 11,21 persen.

Meski terjadi sedikit penurunan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan pada Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) sebesar 0,05 poin dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) sebesar 0,03 poin.

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat, Tina Wahyufitri, menjelaskan bahwa mayoritas kepala rumah tangga miskin hanya tamat SD, sebesar 46,17 persen, dan 22,73 persen dari mereka tidak bisa membaca dan menulis, yang menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah dalam menurunkan kedua indeks tersebut.

Menurut Tina, peningkatan kemiskinan ekstrem di Sulbar juga disebabkan oleh penurunan pengeluaran pada kelompok penduduk tingkat terbawah, terutama yang masuk dalam kategori miskin ekstrem.

Perubahan dari bantuan sosial berbentuk tunai serta penghapusan aturan penggunaan dana desa minimal untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem turut mempengaruhi kondisi ini. Oleh karena itu, kemiskinan ekstrem di Sulbar menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat sebagai agenda prioritas nasional.

Menanggapi data ini, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, yang mulai menjabat sejak 17 Mei 2024, melihat kemiskinan ekstrem sebagai masalah mendasar yang harus segera ditangani oleh seluruh pemerintahan di Sulbar. Ia berfokus pada pemanfaatan potensi alam Sulbar dalam merancang program jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengurangi kemiskinan.

Pj Gubernur Bahtiar mengedepankan pendekatan inovatif dengan menggalakkan gerakan menanam hortikultura dan menebar ribuan kepiting bakau di hutan bakau Mamuju tanpa mengandalkan anggaran dari APBD. Inisiatif ini dilihatnya sebagai langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Pemberian bibit gratis kepada warga yang selama ini dilakukan, menurut Bahtiar, tidak hanya bermanfaat sebagai sumber pangan tetapi juga penting untuk mencegah bencana alam seperti longsor di daerah dengan potensi bencana tinggi seperti Sulbar.

“Pohon sukun merupakan sumber air bersih dan dapat menambah gizi serta menjadi sumber pendapatan masyarakat,” ungkapnya.

Kebijakan Bahtiar mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim, menilai Bahtiar telah tepat dalam mengidentifikasi masalah yang dihadapi Sulbar dan dalam menawarkan solusi. Menurutnya, Bahtiar berhasil menggerakkan birokrasi untuk bekerja secara kolaboratif dalam menghadapi kemiskinan ekstrem, stunting, dan pengangguran.

“Kebijakan visioner Bahtiar harus kita petik di Sulbar,” ujarnya.

Dosen Politik dan Kebijakan Publik FISIP Unsulbar, Farhanuddin, juga mengapresiasi program pemerintah Sulbar di sektor pertanian, perkebunan pisang Cavendish, dan sukun. Menurutnya, program-program ini akan berdampak positif pada pengembangan ekonomi masyarakat.

“Program yang dijalankan Pj Gubernur, seperti pemberian bibit pisang Cavendish, durian musang king, serta penyebaran kepiting, harus dikawal bersama karena langsung menyentuh masyarakat dan bisa menjadi bagian dari upaya menanggulangi kemiskinan,” tegas Farhanuddin.

(*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • DPRD Samarinda Tegaskan Penyesuaian Tarif Harus Tepat Sasaran dalam Revisi Perda Pajak dan Retribusi

    DPRD Samarinda Tegaskan Penyesuaian Tarif Harus Tepat Sasaran dalam Revisi Perda Pajak dan Retribusi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Pembahasan awal revisi Perda Pajak Daerah dan Retribusi di DPRD Kota Samarinda diwarnai sejumlah catatan kritis dari para legislator. Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengungkapkan bahwa beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) mengusulkan penambahan objek retribusi baru, seiring dengan perluasan layanan yang diberikan Pemerintah Kota Samarinda. Rohim menjelaskan bahwa pembahasan saat ini […]

  • Sulbar Jadi Terbaik I Penurunan Pengangguran di Sulawesi, Ini Penjelasan Bapperida

    Sulbar Jadi Terbaik I Penurunan Pengangguran di Sulawesi, Ini Penjelasan Bapperida

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Penghargaan Provinsi Terbaik I Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Regional Sulawesi Tahun 2026 yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dinilai sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan pembangunan daerah yang dijalankan secara terencana dan berkelanjutan. Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi […]

  • Langkah Kecil Cegah Bencana Besar: Kalaksa BPBD Sulbar Ingatkan Kaitan Erat Sampah dan Banjir

    Langkah Kecil Cegah Bencana Besar: Kalaksa BPBD Sulbar Ingatkan Kaitan Erat Sampah dan Banjir

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Kalaksa BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mengingatkan masyarakat bahwa persoalan sampah dan banjir memiliki keterkaitan yang sangat erat. Sehingga sesuai dengan amanah Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menenkankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari mitigasi bencana. Dia menjelaskan, banjir kerap terjadi akibat lingkungan yang kotor dan sistem drainase yang […]

  • Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Aris Mulyanata. (Foto : Him)

    Aris Mulyanata: Teknologi Barcode Dapat Tingkatkan Transparansi Perizinan Reklame

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Aris Mulyanata, mengkritik keterlambatan penertiban reklame yang menunggak pajak di Kota Samarinda. Puluhan baliho di jalan-jalan utama seperti Jalan S Parman, Hasan Basri, Letjen Soeprapto, dan IR Juanda, telah ditempeli stiker peringatan terkait tunggakan pajaknya, sebagai upaya untuk meminta para pengiklan melunasi kewajiban pajak mereka. Penertiban reklame […]

  • Langkah Progresif, 24 TK di Mamuju Dinyatakan Sebagai Sekolah Negeri

    Langkah Progresif, 24 TK di Mamuju Dinyatakan Sebagai Sekolah Negeri

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kabupaten Mamuju merayakan momen bersejarah dengan mengubah status 24 sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) dari swasta menjadi sekolah negeri. Upacara peresmian perubahan status ini digelar di Gelanggang Olah Raga (GOR) Mamuju dan dihadiri oleh Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamuju, Hj. Murniani. Dalam sambutannya, […]

  • Sedekah Jumat Berkah, Polsek Tommo Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

    Sedekah Jumat Berkah, Polsek Tommo Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

    • 0Komentar

    Mamuju – Di bawah kepemimpinan Kapolsek Tommo, Ipda Iswandi Ahmad, menginisiasi personilnya gelar kegiatan sosial dengan memberikan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran di Tommo Mamuju. Jumat, 24 April 2026 Bantuan tersebut disalurkan kepada Bapak Petrus, warga Tommo, yang mengalami kebakaran rumahnya beberapa waktu lalu. Adapun bantuan diberikan berasal dari sumbangan keikhlasan setiap personel […]