Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Fiskal Terbatas, Bapperida Sulbar Minta OPD Lebih Selektif Susun Anggaran 2027

Fiskal Terbatas, Bapperida Sulbar Minta OPD Lebih Selektif Susun Anggaran 2027

Intuisi.id, Mamuju – Anggaran yang terserap belum tentu berarti pembangunan berhasil. Prinsip itu yang ditekankan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat saat menelaah rencana anggaran seluruh perangkat daerah untuk APBD 2027.

Di tengah ruang fiskal yang perlu dikelola secara cermat, Bapperida Sulbar meminta setiap program yang masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) benar-benar memiliki alasan, target dan manfaat yang jelas bagi masyarakat.

Penajaman tersebut dilakukan melalui Asistensi Verifikasi RKA-SKPD yang berlangsung 24–29 Agustus 2026 di Kantor Bapperida Sulbar. Kegiatan dipimpin langsung Kepala Bapperida Sulbar Amujib.

Asistensi menjadi tahap penting sebelum penyusunan APBD 2027, khususnya untuk memastikan program dan kegiatan perangkat daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terhubung dengan prioritas pembangunan daerah.

Kepala Bapperida Sulbar Amujib mengatakan kualitas APBD sangat bergantung pada kualitas perencanaan yang mendahuluinya.

“Tahun 2027 kita ingin perencanaan semakin fokus, terukur dan berdampak. Setiap program yang dianggarkan harus jelas masalah yang ingin diselesaikan, indikatornya apa, targetnya berapa, dan manfaatnya bagi masyarakat seperti apa,” ujar Amujib.

Menurutnya, perangkat daerah perlu melihat kembali setiap usulan program, termasuk memastikan keterkaitannya dengan target pembangunan. Program yang tidak memberikan kontribusi jelas terhadap sasaran daerah, kata dia, perlu dievaluasi agar ruang fiskal yang tersedia dapat digunakan untuk kebutuhan yang lebih prioritas.

“Jangan sampai anggaran hanya terserap, tetapi dampaknya tidak terlihat. Kita harus memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah daerah memiliki hubungan yang kuat dengan target pembangunan,” tegasnya.

Panca Daya Harus Turun ke Anggaran

Amujib menjelaskan, penyusunan APBD 2027 tetap diarahkan untuk mendukung visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” sebagaimana tertuang dalam RPJMD Sulbar 2025–2029.

Karena itu, Panca Daya sebagai fondasi pembangunan daerah harus diterjemahkan secara konkret ke dalam program dan kegiatan perangkat daerah.

Lima arah tersebut mencakup penguatan pertumbuhan ekonomi, pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur dan lingkungan, serta penguatan tata kelola pemerintahan.

“Panca Daya harus diterjemahkan ke dalam program yang konkret. Kita tidak hanya berbicara tentang visi dan misi, tetapi bagaimana visi itu masuk ke dalam program, kemudian dianggarkan, dilaksanakan, diukur dan dievaluasi,” jelasnya.

Ia juga meminta perangkat daerah memperhatikan kesinambungan antara program yang telah berjalan dengan target RPJMD, prioritas pembangunan tahunan dan kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, penyusunan anggaran tidak hanya mengulang pola belanja dari tahun sebelumnya, tetapi terus disesuaikan dengan persoalan dan tantangan pembangunan yang dihadapi Sulawesi Barat.

Selektif di Tengah Ruang Fiskal

Tantangan lain yang menjadi perhatian adalah kemampuan fiskal daerah. Menurut Amujib, kondisi tersebut membuat pemerintah harus semakin selektif dalam menentukan program yang akan dibiayai.

Belanja daerah harus diarahkan pada program yang memiliki daya ungkit besar terhadap pencapaian target pembangunan. Konsep value for money juga perlu menjadi pertimbangan dalam setiap pengusulan anggaran.

“Ruang fiskal kita harus digunakan sebaik-baiknya. Karena itu, program yang memiliki dampak besar terhadap masyarakat harus menjadi perhatian utama. Kita harus berani melakukan penajaman agar anggaran tidak tersebar terlalu banyak, tetapi fokus pada prioritas,” katanya.

Dalam proses asistensi, tim Bapperida bersama perangkat daerah memeriksa sejumlah aspek dalam RKA-SKPD. Di antaranya kesesuaian program dengan prioritas pembangunan, indikator dan target kinerja, pagu anggaran, serta keterkaitannya dengan dokumen perencanaan daerah.

Proses tersebut diharapkan menghasilkan rancangan APBD 2027 yang tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga lebih efektif, efisien dan terukur.

Bagi Bapperida Sulbar, APBD pada akhirnya bukan sekadar dokumen anggaran. Di balik setiap program yang disusun terdapat target pembangunan dan kebutuhan masyarakat yang harus dijawab.

Karena itu, verifikasi RKA-SKPD menjadi salah satu cara memastikan kebijakan Panca Daya tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi program, anggaran dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat Sulawesi Barat. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • PNS Badan Penghubung Sulbar Ikuti Ujian Profiling di BKN Pusat Jakarta

    PNS Badan Penghubung Sulbar Ikuti Ujian Profiling di BKN Pusat Jakarta

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat di Jakarta mengikuti ujian profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Rabu (24/12). Langkah ini diambil sebagai solusi bagi para pegawai yang tidak sempat mengikuti ujian serupa saat dilaksanakan secara massal di […]

  • Pemprov Sulbar Akan Gelar Pengukuran Kompetensi Digital untuk 13.470 ASN dan Non ASN

    Pemprov Sulbar Akan Gelar Pengukuran Kompetensi Digital untuk 13.470 ASN dan Non ASN

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan menggelar Pengukuran Kompetensi Digital bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan tenaga kontrak di lingkup Pemprov Sulbar. Langkah ini merupakan percepatan transformasi digital sesuai misi ke-3 dan ke-5 Pancadaya Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. Kegiatan ini diinisiasi Dinas […]

  • Kalaksa BPBD Sulbar Instruksikan Regu Satu Posko Siaga Darurat Tetap Aktif dan Kompak

    Kalaksa BPBD Sulbar Instruksikan Regu Satu Posko Siaga Darurat Tetap Aktif dan Kompak

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Yasir Fattah, menegaskan agar Regu Satu Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar tetap aktif, solid, dan menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas siaga kebencanaan. Arahan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang masih berpeluang terjadi di […]

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Tekankan Pentingnya Validitas Data dalam Penanganan ATS di Daerah

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Tekankan Pentingnya Validitas Data dalam Penanganan ATS di Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mateng – Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat, M. Aditya Arie Yustira, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Rekonfirmasi Data Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat tersebut berlangsung […]

  • Sekretaris Tim Pemenangan: Sutinah Perempuan Tangguh di Mamuju

    Sekretaris Tim Pemenangan: Sutinah Perempuan Tangguh di Mamuju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Munawir Arafat, Sekretaris Tim Pemenangan Tina-Yuki sekaligus Ketua PKB Mamuju, menyampaikan orasi politiknya dalam kampanye terbatas Calon Bupati Mamuju petahana, Sitti Sutinah Suhardi, di Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, Senin (7/10/2024). Dalam orasinya, Munawir memastikan bahwa janji-janji kampanye yang belum terlaksana di periode pertama, akan diwujudkan dalam periode kedua Sutinah jika kembali terpilih. […]

  • Gubernur SDK Ingatkan Jurnalis: Berita Harus Seimbang, Obyektif, dan Bertanggung Jawab

    Gubernur SDK Ingatkan Jurnalis: Berita Harus Seimbang, Obyektif, dan Bertanggung Jawab

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) melantik pengurus Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) Sulbar Periode 2025-2029 di Aula Hotel Matos Mamuju, Rabu (18/6/2025). Dalam sambutannya Gubernur Suhardi Duka berharap media massa atau insan Pers dapat terus berperan sebagai mitra kerja Pemerintah dalam membantu menginformasikan program pembangunan serta penyelenggaraan pelayanan publik untuk masyarakat. “Alhamdulillah […]

expand_less