Daeng Ojol Bagikan Sembako untuk Korban Kebakaran, Lanjut Deklarasi Damai di Makassar
- BERITA
- calendar_month 1 jam yang lalu

INTUISI.id – Di tengah dinamika aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah, Komunitas Daeng Ojol memilih menyuarakan pesan berbeda: menjaga persaudaraan, membantu sesama, dan memastikan Makassar tetap aman serta kondusif.
Pesan tersebut disampaikan melalui kegiatan bakti sosial (baksos) dan Deklarasi Damai Jaga Ketertiban Makassar yang digelar Komunitas Daeng Ojol, Jumat (28/8/2026).
Sejak pagi, anggota komunitas berkumpul di sejumlah titik sebelum bergerak membagikan paket sembako kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Kandea, Kota Makassar. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA.
Ketua Komunitas Daeng Ojol, Elwanto, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian kepada korban musibah, tetapi juga momentum mempererat solidaritas di antara anggota komunitas.
“Kami melakukan kegiatan ini untuk menjaga solidaritas sesama anggota sekaligus ikut menjaga ketertiban dan kedamaian di tengah suasana politik yang sedang ramai dengan demonstrasi. Kami ingin menunjukkan bahwa ojol juga punya kepedulian terhadap kondisi masyarakat dan ingin Makassar tetap aman dan kondusif,” ujar Elwanto, Jumat (28/8/2026).
Setelah kegiatan sosial, anggota Komunitas Daeng Ojol melanjutkan aksi dengan membagikan bendera merah putih berukuran kecil atau handflag di kawasan Fly Over Makassar.
Pembagian bendera tersebut menjadi simbol perdamaian dan persatuan sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana Kota Makassar tetap tertib.
Elwanto menilai pengemudi ojek online merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Setiap hari, para pengemudi beraktivitas di jalan dan berinteraksi dengan berbagai lapisan warga.
Karena itu, menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.
Melalui Deklarasi Aksi Damai Makassar, Komunitas Daeng Ojol mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk mengedepankan persaudaraan dalam menyikapi berbagai dinamika yang berkembang.
Mereka juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun situasi yang dapat memicu konflik dan mengganggu ketenteraman bersama.
Bagi Komunitas Daeng Ojol, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun citra komunitas pengemudi ojek online yang tidak hanya beraktivitas mencari nafkah di jalan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan ikut mengambil bagian dalam menjaga lingkungan sekitarnya.
Semangat itu mereka rangkum dalam tagline komunitas, “Satu Aspal, Satu Tujuan, Satu Keluarga.” (*)
- person

Saat ini belum ada komentar