Manakarra Fair 2026 Resmi Dibuka, Usung Tema Kuliner Incar Omzet Lampaui Rp4 Miliar
- BERITA Pemerintahan
- calendar_month 3 jam yang lalu

Intuisi.id, Mamuju – Manakarra Fair kembali lolos kurasi Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program unggulan Kementerian Pariwisata yang hanya meloloskan 157 dari lebih 500 event yang diajukan se-Indonesia.
Bersama Sandeq Silumba dan Mandar Kultur, Manakarra Fair menjadi salah satu dari tiga event Sulawesi Barat yang masuk daftar tersebut.
Capaian ini disampaikan Sekretaris Daerah Pemprov Sulbar, Junda Maulana, saat membuka Manakarra Fair 2026 di Matos, Mamuju, Jumat malam (10/7/2026).
Turut hadir Bupati Mamuju Sutina Suhardi dan Founder Manakarra Fair yang juga Wakil Ketua DPRD Sulbar, Sitti Suraidah Suhardi.
“Alhamdulillah Manakarra Fair ini masuk pada Karisma Event Nasional, Karisma Event Nusantara. Ini tidak gampang masuk. Ada lebih dari 500 event yang dikurasi menjadi sekitar 157 event. Di antaranya dari Sulawesi Barat, yaitu Manakarra Fair, kemudian Sandeq Silumba, dan Mandar Kultur. Semuanya berhasil masuk,” ujar Junda sambil menyampaikan salam Gubernur Suhardi Suka.
Tahun lalu, Manakarra Fair menyabet peringkat pertama dalam penilaian KEN — capaian yang menjadi target untuk dipertahankan tahun ini.
“Manakarra Fair tahun lalu kita juara satu. Mudah-mudahan pada penilaian tahun ini kita juga bisa kembali mendapatkan juara,” katanya.
Mengusung tema kuliner, Manakarra Fair 2026 menampilkan beragam makanan khas Sulawesi Barat kepada masyarakat luas.
“Tema kita tahun ini adalah makanan. Kita punya banyak variasi makanan yang kita perkenalkan. Untuk itu kita berharap kegiatan ini bisa terus bertahan sehingga kita tetap masuk dalam Karisma Event Nusantara,” jelas Junda.
Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan tahun lalu mencatatkan omzet sekitar Rp4 miliar. “Jadi dampak ekonominya cukup besar. Kalau tahun lalu Manakarra Fair memiliki omzet sekitar Rp4 miliar. Mudah-mudahan tahun ini juga bisa memiliki omzet yang besar agar semakin mendorong perekonomian masyarakat,” ungkap Junda.
Ia mencatat, sektor akomodasi serta makan-minum menyumbang sekitar 35 persen pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat pada 2026.
“Artinya, makan-minum ini bisa menjadi subsektor ekonomi yang dapat terus kita kembangkan. Semakin banyak event, semakin banyak orang datang, tentu akan semakin banyak pembelian makan-minum dan penggunaan akomodasi,” tuturnya.
Junda berharap Manakarra Fair 2027 kembali masuk daftar KEN. “Kita berharap kegiatan ini sukses dan bisa bertahan masuk pada Karisma Event Nasional untuk tahun 2027,” pungkasnya. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar