Ikuti Kami

Beranda » BERITA » DPRD Bontang Ingatkan Pemkot Soal Fasilitas Paskibraka, Jangan Abaikan Peserta

DPRD Bontang Ingatkan Pemkot Soal Fasilitas Paskibraka, Jangan Abaikan Peserta

INTUISI.id – Keterbatasan anggaran kegiatan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bontang tahun 2026 menjadi perhatian DPRD Kota Bontang. Anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, meminta pemerintah daerah tidak mengabaikan kebutuhan dasar para peserta selama menjalani masa pelatihan.

Sorotan tersebut disampaikan Alfin dalam rapat kerja Pansus LKPJ bersama sejumlah organisasi perangkat daerah di Ruang Rapat BPKAD Kota Bontang.

Sebagai purna paskibraka, Alfin mengaku memahami pentingnya dukungan fasilitas yang memadai bagi peserta. Menurutnya, kebutuhan anggota Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan upacara pengibaran bendera, tetapi juga mencakup perlengkapan, konsumsi, hingga fasilitas pendukung selama proses pelatihan berlangsung.

Ia menjelaskan, anggaran awal kegiatan Paskibraka Bontang tahun 2026 sempat diusulkan sebesar Rp2,5 miliar. Namun, saat proses rasionalisasi anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), jumlah tersebut dipangkas menjadi Rp750 juta.

“Setelah dipangkas, Kesbangpol kembali melakukan pergeseran anggaran hingga menjadi Rp1,2 miliar. Tapi kondisi itu masih sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan kegiatan,” ujar Alfin.

Menurutnya, keterbatasan anggaran berpotensi memengaruhi kualitas fasilitas yang diterima peserta. Ia pun membandingkan kondisi saat dirinya mengikuti Paskibraka beberapa tahun lalu dengan situasi saat ini.

“Dulu fasilitas cukup lengkap, mulai dari pakaian hingga sepatu. Jangan sampai sekarang kebutuhan adik-adik paskibraka justru tidak terpenuhi,” katanya.

Alfin juga menegaskan bahwa pelaksanaan Paskibraka kini memiliki dasar hukum yang jelas melalui Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2022. Karena itu, pemerintah daerah dinilai memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan maksimal terhadap kegiatan tersebut melalui APBD.

Ia mengingatkan agar keterbatasan anggaran tidak berdampak pada kebutuhan dasar peserta selama menjalani latihan yang cukup berat.

“Jangan sampai mereka menjalani latihan berat tapi kebutuhan dasarnya tidak diperhatikan. Ini bisa menjadi sorotan masyarakat,” tegasnya.

Politikus Partai Golkar itu turut menyinggung persoalan perlengkapan Paskibraka yang sempat menjadi perhatian publik tahun lalu, termasuk keluhan mengenai kualitas sepatu peserta.

“Kalau bisa diusulkan lagi tambahan anggarannya. Tahun lalu saja sempat ramai soal sepatu, jangan sampai nanti muncul persoalan lain,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bontang, Deddy Haryanto, mengungkapkan pihaknya telah melakukan perbandingan anggaran kegiatan Paskibraka di sejumlah daerah di Kalimantan Timur.

Menurutnya, rata-rata anggaran Paskibraka di daerah lain berada di kisaran Rp2,5 miliar hingga Rp3,7 miliar. Sedangkan Bontang sebelumnya hanya mengalokasikan Rp750 juta sebelum dilakukan pergeseran anggaran menjadi Rp1,2 miliar.

“Karena itu kami melakukan pergeseran anggaran hingga mencapai Rp1,2 miliar agar pelaksanaan kegiatan tetap bisa berjalan,” ujarnya. (AJ)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Legislatif Berfungsi Optimal, DPRD Kutai Timur Perlu Sinergi dengan Masyarakat

    Legislatif Berfungsi Optimal, DPRD Kutai Timur Perlu Sinergi dengan Masyarakat

    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR, intuisi.id – Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Prayunita Utami, menegaskan bahwa fungsi legislasi DPRD tidak boleh dipandang sebelah mata. Dalam kesempatan di Gedung DPRD Kutim pada Kamis, 14 November 2024, ia menekankan bahwa fungsi legislasi, bersama fungsi anggaran dan pengawasan, merupakan fondasi kebijakan publik yang memiliki dampak luas bagi masyarakat. “Setiap kebijakan […]

  • Jelang 100 Hari Kerja, Wabup Mamasa Apresiasi Atas Komitmen SDK-JSM Bangun Daerah

    Jelang 100 Hari Kerja, Wabup Mamasa Apresiasi Atas Komitmen SDK-JSM Bangun Daerah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Majene – Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman menyampaikan apresiasi atas kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka – Salim S Mengga, menjelang 100 hari masa kerja mereka sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Menurutnya, di bawah kepemimpinan SDK-JSM, Pemerintah Provinsi Sulbar tidak bersikap seperti “kabupaten ketujuh”, melainkan hadir sebagai mitra aktif […]

  • Pj Gubernur Sulbar Dorong Pemkab Aktif Laksanakan Gerakan Pangan Murah

    Pj Gubernur Sulbar Dorong Pemkab Aktif Laksanakan Gerakan Pangan Murah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pengendalian inflasi menjadi fokus utama Pemprov Sulawesi Barat termasuk Pemkab se-Sulbar. Hal ini, agar masyarakat tidak kewalahan dalam bertransaksi kebutuhan pokok yang mahal. Sehingga, diperlukan gerakan pangan murah (GPM) yang selama ini dilaksanakan Pemprov Sulbar. Dengan demikian, Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin Pemkab juga turut melaksanakan GPM diwilayahnya masing-masing. “Kita minta Bupati […]

  • Bapemperda DPRD Sulbar Bahas Lanjutan Ranperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

    Bapemperda DPRD Sulbar Bahas Lanjutan Ranperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menggelar rapat pembahasan lanjutan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Selasa, 11 Maret 2025. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil fasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk memastikan substansi Ranperda telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan […]

  • Masyarakat Harap GPM Terus Dilaksanakan, Sangat Membantu

    Masyarakat Harap GPM Terus Dilaksanakan, Sangat Membantu

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemprov Sulbar terus melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulbar di Ahmad Kirang Mamuju, Selasa 27 Mei 2025. Gerakan pangan murah ini dilaksanakan untuk mengendalikan inflasi yang saat ini masih stabil di Sulbar. Salah satu warga , Rosmini mengatakan sangat senang dengan adanya gerakan pangan murah […]

  • Dukung Festival Sungai Tubo-Salutambung, Gubernur SDK: Pembangunan Harus Selaras Kelestarian Lingkungan dan Keluhuran Budaya

    Dukung Festival Sungai Tubo-Salutambung, Gubernur SDK: Pembangunan Harus Selaras Kelestarian Lingkungan dan Keluhuran Budaya

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Majene – Kepala Dinas PUPR Sulbar Rachmad mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menghadiri sekaligus membuka Festival Sungai Tubo Salutambung, yang dilaksanakan di Muara Sungai Tubo-Salutambung, Kabupaten Majene, Selasa 17 Juni 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan solidaritas warga dalam melestarikan sungai Tubo-Salutambung serta merawat ingatan kolektif terhadap nilai historis yang membentuk identitas […]

expand_less