Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Sahib Minta Perda Miras Bontang Direvisi, Soroti Lemahnya Pengawasan

Sahib Minta Perda Miras Bontang Direvisi, Soroti Lemahnya Pengawasan

INTUISI.id – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib, menilai aturan terkait minuman keras (miras) di Kota Bontang perlu segera ditinjau ulang. Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan peredaran minuman beralkohol masih terjadi tanpa pengawasan yang optimal.

Pernyataan tersebut disampaikan usai Rapat Dengar Pendapat Gabungan DPRD Kota Bontang bersama pelaku usaha tempat hiburan malam (THM) dan sejumlah pihak terkait, Senin (11/5/2026).

Dalam rapat itu, DPRD turut menyoroti Peraturan Daerah (Perda) Kota Bontang Nomor 27 Tahun 2002 tentang larangan, pengawasan, penertiban, serta peredaran dan penjualan minuman beralkohol yang dinilai sudah tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini.

Menurut Sahib, persoalan utama bukan sekadar keberadaan minuman beralkohol, melainkan lemahnya pengawasan yang membuat praktik peredarannya berjalan tanpa kontrol yang jelas.

“Kalau dibiarkan tanpa pengaturan yang jelas, ini seperti tidak ada kepastian. Lebih baik dibuat aturan yang tegas supaya semua pihak punya dasar yang sama,” ujarnya.

Ia mengatakan, realitas di lapangan menunjukkan minuman beralkohol masih beredar secara terbuka di sejumlah tempat, namun belum dibarengi mekanisme pengawasan yang efektif dari pemerintah daerah.

Karena itu, revisi perda dinilai penting agar pemerintah memiliki dasar hukum yang lebih kuat dalam melakukan pengawasan sekaligus penindakan terhadap peredaran ilegal.

Selain membahas regulasi miras, Sahib juga menyinggung keberadaan tempat hiburan malam di kawasan Berbas Pantai yang menurutnya telah lama beroperasi dan menjadi bagian dari aktivitas usaha di wilayah tersebut.

“Kalau melihat sejarahnya, aktivitas usaha di sana sudah berjalan cukup lama,” katanya.

Meski mendorong adanya pengaturan baru, Sahib menegaskan hal itu bukan berarti membuka kebebasan penuh terhadap penjualan minuman beralkohol. Ia menekankan distribusi tetap harus dibatasi dan hanya diperbolehkan di lokasi tertentu yang memiliki izin resmi serta berada dalam pengawasan ketat.

“Kalau diatur, ya harus jelas tempatnya. Jangan sampai dijual bebas di tempat umum seperti warung atau kafe biasa,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus tetap mempertimbangkan karakter Kota Bontang yang menjunjung nilai religius dan sosial masyarakat.

Menurut Sahib, regulasi yang jelas justru akan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha sekaligus memudahkan aparat dalam melakukan pengawasan di lapangan.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung temuan ratusan dus minuman beralkohol tanpa izin saat inspeksi mendadak di salah satu lokasi hiburan malam beberapa waktu lalu. Temuan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa peredaran miras ilegal masih terjadi dan memerlukan perhatian serius.

“Saya tidak ingin kita menutup mata. Kenyataannya memang masih ada, jadi harus dicari solusi yang tepat bersama,” pungkasnya. (AJ)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Humanis di Pantai Malawwa, Kapolresta Mamuju Bagikan Minuman untuk Anak Usai Berenang

    Humanis di Pantai Malawwa, Kapolresta Mamuju Bagikan Minuman untuk Anak Usai Berenang

    • 0Komentar

    MAMUJU — Di tengah kesibukan pengecekan Pos Pantau dan pengamanan kawasan wisata, Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi menunjukkan sisi humanisnya. Ia menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para pengunjung di Pantai Malawwa, sekaligus membagikan minuman kepada anak-anak yang baru selesai berenang. Kegiatan tersebut berlangsung saat Kapolresta melakukan monitoring situasi keamanan dan keselamatan pengunjung di […]

  • Syamsul Samad Hearing Dialog dengan KAHMI Polman, Bahas Pengentasan Kemiskinan

    Syamsul Samad Hearing Dialog dengan KAHMI Polman, Bahas Pengentasan Kemiskinan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Syamsul Samad, menghadiri hearing dialog sekaligus rangkaian Milad HMI Cabang Polman. Kegiatan ini digelar di Warung Kopi AK81 Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar Senin, 10 Februari 2025. Pada kesempatan ini, Syamsul Samad hadir sebagai narasumber dalam dialog bertemakan ‘Peningkatan Kapasitas Kebijakan Dalam Pengentasan Kemiskinan di […]

  • Retret Pemprov Sulbar: BI Dorong UMKM, Digitalisasi, dan Ekonomi Syariah untuk Sulbar Maju

    Retret Pemprov Sulbar: BI Dorong UMKM, Digitalisasi, dan Ekonomi Syariah untuk Sulbar Maju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Eka Putra Budi Nugroho, menyampaikan pemaparan komprehensif terkait kondisi dan prospek perekonomian global, nasional, serta regional Sulbar dalam Retret Pemprov Sulbar, Sabtu, 19 Juli 2025. Dalam pemaparannya, Eka Putra Budi Nugroho menyoroti lima pokok utama: perkembangan ekonomi global dan nasional, kondisi ekonomi serta […]

  • Aliansi Pemuda Berau Desak Dinas Pertanian Transparan dalam Program Swasembada Pangan

    Aliansi Pemuda Berau Desak Dinas Pertanian Transparan dalam Program Swasembada Pangan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Berau – Aliansi Pemuda Berau menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Berau sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja instansi tersebut. Mereka menilai program pertanian di Berau tidak sejalan dengan visi pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung program swasembada pangan nasional dan regenerasi petani muda. Akbar, Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah […]

  • Gubernur Sulbar Tegaskan Sawit Komoditas Strategis, Penegakan Hukum Perusahaan Diperketat

    Gubernur Sulbar Tegaskan Sawit Komoditas Strategis, Penegakan Hukum Perusahaan Diperketat

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Pasangkayu – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu potensi strategis Indonesia, baik dari sisi ekonomi nasional maupun dalam dinamika politik komoditas global. Hal tersebut disampaikan Gubernur Suhardi Duka saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu, Minggu, 22 Februari 2026. […]

  • Suhardi Duka di Puncak HKG PKK Sulbar: Jangan Jadi “00”, Istri Pejabat Harus Bijak di Media Sosial

    Suhardi Duka di Puncak HKG PKK Sulbar: Jangan Jadi “00”, Istri Pejabat Harus Bijak di Media Sosial

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK 2025 tingkat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berlangsung meriah dan penuh makna di Ballroom Andi Depu, lantai III Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 12 November 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka […]

expand_less