Ikuti Kami

Beranda » BERITA » DPRD dan Pemkot Cari Titik Tengah Soal Retribusi Bontang Kuala, Skema Kendaraan Jadi Opsi

DPRD dan Pemkot Cari Titik Tengah Soal Retribusi Bontang Kuala, Skema Kendaraan Jadi Opsi

INTUISI.id – Polemik penerapan retribusi di kawasan wisata Bontang Kuala mendorong DPRD Kota Bontang dan pemerintah daerah untuk mencari formula baru yang lebih seimbang antara kepentingan pendapatan daerah dan keberlangsungan ekonomi warga pesisir.

Dalam rapat Komisi B DPRD Bontang bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Selasa (12/5/2026), muncul sejumlah opsi penyesuaian mekanisme pungutan yang dinilai lebih adaptif terhadap kondisi lapangan.

Salah satu usulan utama adalah mengubah sistem tarif dari berbasis per orang menjadi berbasis kendaraan yang masuk ke kawasan wisata. Skema ini dinilai lebih sederhana sekaligus berpotensi mengurangi keluhan wisatawan maupun pelaku usaha.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi, menekankan pentingnya proses kebijakan yang lebih partisipatif sejak awal agar tidak menimbulkan resistensi di masyarakat.

Ia menilai keterlibatan warga dalam penentuan tarif dan mekanisme pungutan menjadi kunci agar kebijakan tidak perlu terus direvisi setelah diterapkan.

Di sisi lain, kekhawatiran juga muncul dari pelaku usaha lokal yang menggantungkan pendapatan pada sektor wisata dan kuliner di Bontang Kuala. Perubahan pola kunjungan wisatawan menjadi perhatian utama masyarakat setempat.

Anggota Komisi B DPRD Bontang, Junaidi, menyebut pergeseran ekonomi warga dari nelayan ke sektor wisata membuat stabilitas kunjungan menjadi faktor penting bagi keberlanjutan pendapatan masyarakat pesisir.

Sementara itu, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang mengakui bahwa implementasi retribusi masih membutuhkan penyesuaian, terutama dalam aspek sosialisasi dan teknis di lapangan.

Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi, menyebut kebijakan tersebut tetap mengacu pada Peraturan Daerah Kota Bontang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, namun pelaksanaannya akan dievaluasi untuk mengurangi dampak sosial yang muncul.

Di tengah perdebatan tersebut, pemerintah tetap menilai retribusi wisata sebagai instrumen penting untuk mendukung pemeliharaan dan operasional kawasan Bontang Kuala.

Data Dispopar menunjukkan fluktuasi pendapatan dari retribusi wisata, dengan pemasukan mencapai jutaan rupiah per hari dari ratusan pengunjung dalam beberapa hari terakhir.

Sebagai kompromi awal, rapat menyepakati opsi relaksasi sementara melalui skema tarif per kendaraan. Sepeda motor yang membawa dua orang tetap dikenakan satu tarif, sementara kendaraan seperti bentor direncanakan dikenai tarif tetap dengan penyesuaian kapasitas penumpang.

Selain itu, lokasi pungutan juga akan dipusatkan di area pelataran Bontang Kuala untuk mengurangi potensi gangguan terhadap aktivitas warga di kawasan permukiman. (AJ) 

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Matangkan Agenda Musrenbang 2027, Kominfo Sulbar Dorong Sinergi Pemda dan Pusat Dalam Pembangunan Berbasis Digital

    Matangkan Agenda Musrenbang 2027, Kominfo Sulbar Dorong Sinergi Pemda dan Pusat Dalam Pembangunan Berbasis Digital

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Tahapan awal Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 resmi dimulai dengan agenda Rakortekrenbang yang berlangsung sejak 6 hingga 10 April 2026. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat Muhammaad Ridwan Djafar menyampaikan, kegiatan ini menjadi forum strategis mempertemukan perencana pembangunan dari tingkat provinsi hingga kabupaten untuk menyatukan arah […]

  • DPRD Sulbar Dorong Percepatan Pengesahan Ranperda RTRW untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

    DPRD Sulbar Dorong Percepatan Pengesahan Ranperda RTRW untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Barat kembali menggelar rapat monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Barat, pada Selasa, 4 Maret 2025. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja dan meninjau sejauh mana proses pembahasan Ranperda RTRW telah berjalan. Regulasi ini dinilai […]

  • Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto. (Foto : Ist)

    Banjir dan Krisis Air Bersih, Begini Kata Rusdi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto, menyoroti bahwa meskipun upaya penanggulangan banjir terus dilakukan, masih ada beberapa titik di Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Samarinda Ulu yang rawan terkena banjir. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan strategi penanggulangan banjir untuk mengatasi permasalahan ini secara efektif. Rusdi sapaan […]

  • Kabar Gembira, Gaji Tenaga Non-ASN Majene Cair pada Senin Depan

    Kabar Gembira, Gaji Tenaga Non-ASN Majene Cair pada Senin Depan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Majene – Pjs. Bupati Majene, H. Habibi Azis, S.STP., MM, mengumumkan bahwa gaji bagi seluruh tenaga Non-ASN (honorer) di Kabupaten Majene akan terbayarkan pada Senin, 21 Oktober 2024. Pengumuman ini memberikan kabar gembira bagi para tenaga honorer yang telah menunggu pencairan gaji mereka. Dalam pernyataannya, Habibi Azis menegaskan komitmen pemerintah Kabupaten Majene untuk memenuhi […]

  • Kesbangpol Sulbar Monev Seleksi Paskibraka Mamasa: Tekankan Lahirnya Pemimpin Berkarakter Pancasila

    Kesbangpol Sulbar Monev Seleksi Paskibraka Mamasa: Tekankan Lahirnya Pemimpin Berkarakter Pancasila

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamasa – Tim Pemantau dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan rekrutmen dan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Kabupaten Mamasa Tahun 2026 pada Rabu (08/04). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi guna menjaring generasi muda terbaik yang akan bertugas pada […]

  • Tina-Yuki Resmi Daftar di KPU Mamuju, Diusung 13 Partai Politik

    Tina-Yuki Resmi Daftar di KPU Mamuju, Diusung 13 Partai Politik

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi dan Yuki Permana (Tina-Yuki), menjadi kandidat pertama yang resmi mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju, Selasa (28/8/2024). Pasangan ini mendapat dukungan dari koalisi besar yang terdiri dari 13 partai politik. Adapun partai pengusung Tina-Yuki adalah […]

expand_less