Ikuti Kami

Beranda » BERITA » DPRD Bontang Dorong Kebijakan Rombel Lebih Selektif dan Berkeadilan

DPRD Bontang Dorong Kebijakan Rombel Lebih Selektif dan Berkeadilan

INTUISI.id – DPRD Kota Bontang melalui Komisi A menyoroti kebijakan penambahan ruang belajar atau rombongan belajar (rombel) di sekolah negeri yang dinilai berpotensi berdampak pada keberlangsungan sekolah swasta.

Perhatian ini muncul setelah adanya kekhawatiran dari asosiasi sekolah swasta terkait kemungkinan berkurangnya jumlah peserta didik akibat meningkatnya daya tampung sekolah negeri.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya Bengawan, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mengambil kebijakan secara hati-hati dan berimbang agar tidak merugikan salah satu pihak.

“Pemerintah pasti mencari solusi dan tidak akan mengorbankan satu pihak. Kita juga akan melihat secara selektif sekolah mana yang menambah rombongan belajar dan mana yang tidak,” ujarnya, Rabu (6/4/2026).

Menurut Ubayya, penambahan rombel perlu melalui kajian matang, termasuk mempertimbangkan daya tampung, kebutuhan riil, serta dampaknya terhadap distribusi siswa di seluruh sekolah.

Ia menilai, jika tidak diatur dengan baik, kebijakan tersebut dapat menimbulkan ketimpangan, di mana sekolah negeri menjadi lebih dominan, sementara sekolah swasta mengalami penurunan jumlah siswa.

Dampak lanjutan dari kondisi tersebut, lanjutnya, bisa berpengaruh pada kemampuan sekolah swasta dalam memenuhi kebutuhan operasional, termasuk pemberian insentif bagi tenaga pendidik.

Karena itu, DPRD mendorong agar distribusi peserta didik dapat diatur secara proporsional, sehingga semua lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

“Sekolah swasta juga bagian dari masyarakat Bontang yang harus kita perhatikan bersama, baik oleh pemerintah maupun DPRD,” tegasnya.

DPRD Bontang memastikan akan terus mengawal kebijakan ini agar tetap berpihak pada prinsip keadilan dalam dunia pendidikan serta menjaga keberlangsungan seluruh lembaga pendidikan di Kota Bontang. (AJ)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Tiga Pimpinan DPRD Sulbar Hadiri Pelantikan KAHMI, Siap Dukung Program Strategis Pemprov

    Tiga Pimpinan DPRD Sulbar Hadiri Pelantikan KAHMI, Siap Dukung Program Strategis Pemprov

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Barat (Sulbar) resmi dilantik, Kamis, 18 September 2025. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI, Herman Khaeron, dan berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh penting. Turut hadir Gubernur Sulbar Suhardi Duka, bersama tiga unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah […]

  • Bapperida Sulbar Tegaskan Literasi Jadi Fondasi Strategis Pembangunan Daerah

    Bapperida Sulbar Tegaskan Literasi Jadi Fondasi Strategis Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Di tengah transformasi pembangunan menuju Generasi Emas 2045, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan bahwa literasi bukan sekadar urusan kebudayaan atau pendidikan semata, melainkan fondasi strategis dalam perencanaan pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, yang didampingi Perencana […]

  • Tahun Lalu Skor 3,44 Predikat B, Sulbar Pasang Target Lebih Tinggi di PEKPPP 2026

    Tahun Lalu Skor 3,44 Predikat B, Sulbar Pasang Target Lebih Tinggi di PEKPPP 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Tahun lalu, Sulawesi Barat berada di peringkat 30 dari 38 provinsi dalam evaluasi kinerja pelayanan publik nasional, dengan skor 3,44 dan predikat B. Tahun ini, targetnya melonjak jauh: masuk 5 besar nasional. Ini arahan langsung dari Gubernur Suhardi Duka yang harus dikejar Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat lewat rangkaian […]

  • Junda Dorong Transformasi PPID, Tingkatkan Asas Keterbukaan Demi Menjaga Kepercayaan Publik.  

    Junda Dorong Transformasi PPID, Tingkatkan Asas Keterbukaan Demi Menjaga Kepercayaan Publik.  

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana membuka Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas SDM Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, di Matos, Mamuju, Kamis 23 April 2026. Hal ini merupakan bagian dari misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk memastikan pelayanan publik di setiap OPD berjalan maksimal. Termasuk soal kebutuhan informasi. […]

  • Biro Hukum Setda Sulbar Bahas Empat Ranperbup Kabupaten Mamuju Tengah

    Biro Hukum Setda Sulbar Bahas Empat Ranperbup Kabupaten Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat turut serta dalam rapat pembahasan empat Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Kabupaten Mamuju Tengah. Rapat digelar di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sulbar, dengan menghadirkan Analis Hukum Biro Hukum Setda Sulbar, Rina, serta Tim Bagian Peraturan Perundang-undangan Kabupaten/Kota, Anwar dan Marliati. […]

  • Disbun Sulbar Dorong Pelaksanaan Penertiban Administrasi Persuratan melalui Pengarsipan Surat Manual dan Elektronik

    Disbun Sulbar Dorong Pelaksanaan Penertiban Administrasi Persuratan melalui Pengarsipan Surat Manual dan Elektronik

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan tindak lanjut atas Bimbingan Teknis Pengarsipan dan Pengawasan Arsip lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Sulbar. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus s.d. Oktober 2025 melibatkan staf dari Disbun Sulbar yang memiliki tugas dan fungsi pada bagian […]