KBP Tak Lagi Kartu Fisik, Pemkot Bontang Fokuskan Bantuan Pendidikan Langsung ke Siswa
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026

Intuisi.id – Pemerintah Kota Bontang melakukan penyesuaian kebijakan pada program Kartu Bontang Pintar (KBP) dengan mengubah skema pelaksanaannya menjadi bantuan langsung kepada siswa, tanpa lagi menggunakan kartu fisik.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan sekaligus menghindari tumpang tindih anggaran dengan program pendidikan lainnya.
“Dalam aturan, kalau fungsinya sama tidak boleh dobel anggaran. Jadi kita sesuaikan agar lebih efektif,” ujarnya, Selas (21/4/2026).
Ia menjelaskan, substansi utama program KBP tetap dipertahankan, yakni membantu kebutuhan pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu, mulai dari seragam, sepatu, tas, hingga perlengkapan sekolah lainnya.
Menurutnya, skema bantuan langsung justru sudah lebih dulu berjalan sebelum KBP dirancang dalam bentuk kartu, sehingga penyesuaian ini dianggap sebagai langkah penyederhanaan sistem.
“Bantuan perlengkapan sekolah itu tetap jalan, bahkan sudah ada sejak awal dalam bentuk bantuan langsung,” katanya.
Selain bantuan barang, pemerintah daerah juga memberikan dukungan berupa bantuan tunai untuk menunjang biaya pendidikan siswa. Neni menyebut nilai bantuan di Bontang relatif lebih tinggi dibandingkan program serupa di tingkat nasional.
“Kalau KIP sekitar Rp300 ribu sampai Rp350 ribu per tahun, sementara di Bontang bisa mendekati Rp1 juta per siswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang menyatakan siap menindaklanjuti kebijakan tersebut dan memastikan seluruh program pendidikan tetap berjalan optimal.
“Kami akan mengikuti kebijakan wali kota dan memastikan program pendidikan tetap menjadi prioritas,” ujarnya. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar