“Sipemimpin” dan “Elaboroji” Jadi Andalan PUPR Sulbar di Innovation Award
- BERITA Pemerintahan
- calendar_month Selasa, 14 Apr 2026

Intuisi.id, Mamuju – Upaya memperkuat inovasi pelayanan publik terus didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Di sektor infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar menyiapkan dua inovasi unggulan, yakni Sipemimpin dan Elaboroji, untuk diikutkan dalam ajang Innovation Award tingkat nasional.
Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Inovasi pada Urusan Wajib Pelayanan Dasar yang digelar di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Sulbar, Senin (13/4/2026).
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong pemerintah daerah menghadirkan layanan publik yang lebih inovatif, adaptif, dan berbasis digital. Inovasi kini tidak lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dalam mendorong kinerja birokrasi yang lebih efektif.
Di tingkat pusat, Menteri PANRB RI, Rini Widyantini, juga menekankan bahwa inovasi merupakan kunci peningkatan kualitas layanan sekaligus percepatan transformasi birokrasi.
Di daerah, langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menempatkan inovasi sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan daya saing daerah dan kualitas tata kelola pemerintahan.
Perwakilan Dinas PUPR Sulbar, Firman Juang, menyebut pengembangan inovasi tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga membutuhkan kolaborasi yang kuat antarperangkat daerah.
“Kolaborasi teknis harus diperkuat agar inovasi yang dikembangkan bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Sipemimpin dan Elaboroji dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan di sektor PUPR, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan.
Selain itu, keberadaan Peraturan Daerah Jasa Konstruksi Nomor 03 Tahun 2025 juga menjadi landasan penting dalam memperkuat ekosistem pembangunan di Sulawesi Barat.
Melalui partisipasi dalam Innovation Award, Pemprov Sulbar ingin menunjukkan bahwa inovasi daerah mampu bersaing di tingkat nasional. Lebih dari itu, inovasi yang dikembangkan diharapkan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan penguatan inovasi dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah optimistis kualitas pelayanan publik di Sulawesi Barat akan terus meningkat dan semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar