Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Musrenbang Polman 2027, Bapperida Sulbar Dorong Program Berdampak Nyata

Musrenbang Polman 2027, Bapperida Sulbar Dorong Program Berdampak Nyata

Intuisi.id, Polman – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Amujib, menyoroti pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah kabupaten dan provinsi, khususnya dalam menjawab tantangan pembangunan di Polewali Mandar (Polman).

Hal itu disampaikannya saat memaparkan materi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Polman Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Kantor Bupati Polman, Rabu (1/4/2026).

Forum ini dihadiri Bupati Polewali Mandar, jajaran Forkopimda, serta berbagai pemangku kepentingan. Musrenbang menjadi ruang penting untuk menyatukan arah kebijakan sekaligus menampung aspirasi pembangunan dari berbagai pihak.

Target-target ini sekaligus diarahkan untuk mendukung visi pembangunan Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yakni mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera.

Dalam paparannya, Amujib menilai kondisi makro Polman masih membutuhkan perhatian serius. Meski angka kemiskinan turun menjadi 14,02 persen, angkanya masih relatif tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata provinsi.

Hal serupa juga terlihat pada pertumbuhan ekonomi yang berada di angka 4,28 persen—masih di bawah target yang diharapkan.

“Artinya, meskipun ada perbaikan, kita masih punya pekerjaan rumah. Baik dari sisi pertumbuhan ekonomi, pengangguran, maupun kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Karena itu, Pemprov Sulbar mendorong agar arah pembangunan Polman ke depan lebih fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, dengan pendekatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Sejumlah target pun mulai dibidik untuk tahun 2027. Pertumbuhan ekonomi diharapkan bisa berada di kisaran 5,5 hingga 6 persen, didorong oleh investasi dan hilirisasi. Sementara angka kemiskinan ditargetkan turun ke kisaran 12–13 persen melalui intervensi berbasis data.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga ditargetkan meningkat hingga sekitar 72 persen, lewat penguatan layanan pendidikan dan kesehatan.

Di akhir paparannya, Amujib mengingatkan agar hasil Musrenbang tidak berhenti pada dokumen semata. Ia berharap perencanaan yang dihasilkan benar-benar punya prioritas jelas dan berdampak nyata.

“Yang kita butuhkan adalah program yang punya dampak langsung ke masyarakat. Perencanaan harus jelas prioritasnya, realistis dari sisi anggaran, dan kuat dalam pelaksanaannya,” pungkasnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Jamin Kelancaran dan Kekhusyukan Ibadah Tarawih, Polresta Mamuju Gelar Pengamanan di 14 Masjid

    Jamin Kelancaran dan Kekhusyukan Ibadah Tarawih, Polresta Mamuju Gelar Pengamanan di 14 Masjid

    • 0Komentar

    MAMUJU – Demi menjamin rasa aman dan nyaman bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah Shalat Tarawih di bulan suci Ramadhan, Polresta Mamuju mengerahkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan di 14 masjid yang berada di wilayah Kota Mamuju. Pengamanan dilakukan setiap malam selama bulan Ramadhan dengan fokus pada masjid-masjid yang memiliki jumlah jamaah cukup besar. Langkah […]

  • Perkuat Pendampingan di Lokus Pasti Padu, Dinkes Sulbar Dorong Optimalisasi Lokakarya Mini Puskesmas Tampapadang

    Perkuat Pendampingan di Lokus Pasti Padu, Dinkes Sulbar Dorong Optimalisasi Lokakarya Mini Puskesmas Tampapadang

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Upaya percepatan penanganan stunting dan penguatan layanan kesehatan dasar di Sulawesi Barat terus diperkuat melalui pendampingan intensif di lokus Pasti Padu. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan pelaksanaan Lokakarya Mini Program secara rutin di Puskesmas. Hal ini merupakan wujud implementasi Quick Wins Sulbar Sehat yang digagas Gubernur Suhardi Duka […]

  • Bapperida Sulbar Tegaskan Literasi Jadi Fondasi Strategis Pembangunan Daerah

    Bapperida Sulbar Tegaskan Literasi Jadi Fondasi Strategis Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Di tengah transformasi pembangunan menuju Generasi Emas 2045, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan bahwa literasi bukan sekadar urusan kebudayaan atau pendidikan semata, melainkan fondasi strategis dalam perencanaan pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, yang didampingi Perencana […]

  • Jelang Natal, Ketua DPRD Samarinda Soroti Stok Bahan Pokok dan Kesiapan Perayaan di Plenary Hall

    Jelang Natal, Ketua DPRD Samarinda Soroti Stok Bahan Pokok dan Kesiapan Perayaan di Plenary Hall

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan bahwa stabilitas ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian serius menjelang perayaan Natal tahun ini. Ia menyampaikan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap sejumlah komoditas pangan biasanya meningkat seiring tingginya aktivitas konsumsi selama masa liburan. Menurut Helmi, beberapa komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, daging, dan bahan masakan lainnya berpotensi mengalami […]

  • SDK-JSM Unggul di Quick Count, JSM Ajak Pendukung Tahan Diri

    SDK-JSM Unggul di Quick Count, JSM Ajak Pendukung Tahan Diri

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Barat nomor urut 3, Suhardi Duka dan Jenderal Salim Mengga (SDK-JSM), dipastikan unggul dalam Pilkada Sulbar 2024 berdasarkan hasil quick count dari lembaga survei Indikator Politik Indonesia (IPI). SDK-JSM meraih 44,28 persen suara dengan total data masuk sebanyak 82 persen. Di posisi kedua, pasangan AIM-PAS […]

  • Tak Hanya Wilayah Tertentu, Dinkes Bontang Tegaskan Stunting Masalah Bersama

    Tak Hanya Wilayah Tertentu, Dinkes Bontang Tegaskan Stunting Masalah Bersama

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang menegaskan bahwa stunting bukanlah persoalan yang hanya terjadi di wilayah tertentu, melainkan menyebar merata di seluruh kelurahan. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa gangguan pertumbuhan anak tersebut dapat terjadi di berbagai lingkungan tanpa terkecuali. Kepala Dinkes Bontang, Bahtiar Mabe, mengatakan bahwa anggapan stunting hanya muncul di kawasan tertentu seperti […]

expand_less