Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Peso Filipina dan Rupee India Juga Naik

Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Peso Filipina dan Rupee India Juga Naik

INTUISI.ID – Rupiah berhasil menguat sedikit terhadap dolar Amerika Serikat (AS), ada perdagangan Jumat (31/5/2024) siang.

Pukul 11.30 WIB, rupiah mencatatkan level Rp 16.245 per dolar AS, mengalami kenaikan sebesar 0,12 persen dari hari sebelumnya yang berada di Rp 16.265 per dolar AS.

Di kawasan Asia, rupiah turut bersinar dengan peso Filipina dan rupee India yang juga menguat terhadap dolar AS.

Peso Filipina mencatat kenaikan sebesar 0,22 persen, sementara rupee India naik 0,03 persen.

Namun, beberapa mata uang Asia lainnya terpaksa mengalami pelemahan terhadap dolar AS.

Won Korea mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 0,23 persen, diikuti oleh dolar Taiwan (-0,13 persen), yuan China (-0,12 persen), baht Thailand (-0,10 persen), ringgit Malaysia (-0,07 persen), dolar Singapura (-0,07 persen), yen Jepang (-0,006 persen), dan dolar Hong Kong (-0,003 persen).

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia berada di level 104,85, naik dari sehari sebelumnya yang berada di 104,71.

Sejarah Rupiah

Pemerintah Indonesia pada tanggal 1 Oktober 1945 menetapkan berlakunya mata uang bersama di wilayah Republik Indonesia (RI), yaitu uang De Javasche Bank, uang Hindia Belanda dan uang Jepang.

Dalam upaya memperkuat kedaulatan finansial Indonesia pasca kemerdekaan, Menteri Keuangan A.A. Maramis mengeluarkan Dekrit penting yang terdiri dari tiga keputusan signifikan.

Keputusan pertama menyatakan bahwa pemerintah Indonesia tidak lagi mengakui hak dan wewenang pejabat pemerintahan tentara Jepang untuk menerbitkan dan menandatangani surat-surat perintah membayar uang serta dokumen lain yang berhubungan dengan pengeluaran negara. Langkah ini diambil untuk menghapus pengaruh dan kontrol Jepang atas sistem keuangan Indonesia yang baru merdeka.

Keputusan kedua menetapkan bahwa mulai tanggal 29 September 1945, semua hak dan wewenang yang sebelumnya dimiliki oleh pejabat pemerintahan tentara Jepang diserahkan kepada Pembantu Bendahara Negara. Pejabat baru ini ditunjuk dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Keuangan. Penyerahan wewenang ini bertujuan untuk memastikan bahwa kontrol keuangan sepenuhnya berada di tangan pemerintah Indonesia.

Keputusan ketiga menginstruksikan bahwa kantor-kantor kas negara dan semua instansi yang menjalankan tugas kas negara, termasuk kantor pos, harus menolak pembayaran atas surat perintah membayar uang yang tidak ditandatangani oleh Pembantu Bendahara Negara. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap pengeluaran negara diawasi dengan ketat dan hanya dilakukan berdasarkan otorisasi dari pejabat yang sah.

Dekrit ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam mengendalikan keuangan negara dan memastikan bahwa semua transaksi serta pengeluaran negara dilakukan dengan otorisasi yang tepat dari pejabat yang ditunjuk. Ini merupakan langkah tegas untuk menegaskan kedaulatan Indonesia di bidang keuangan dan pemerintahan setelah berakhirnya pendudukan Jepang.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Sinergi untuk SDM Unggul: Plt Kadinkes Apresiasi Pelantikan Pengurus IKA PMII Sulbar

    Sinergi untuk SDM Unggul: Plt Kadinkes Apresiasi Pelantikan Pengurus IKA PMII Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menghadiri pelantikan Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Sulawesi Barat, di Ballroom d’Maleo Hotel and Convention, Mamuju, Jumat, 12 September 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Bergerak, Sulbar Maju dan Sejahtera” tersebut […]

  • Hari Pertama Kerja 2026, Dishub Sulbar Tegaskan Komitmen Kinerja dan Disiplin Pegawai

    Hari Pertama Kerja 2026, Dishub Sulbar Tegaskan Komitmen Kinerja dan Disiplin Pegawai

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Hari pertama masuk kerja tahun 2026, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Dishub Sulbar) menunjukkan komitmen kinerja dan kedisiplinan pegawai dalam mengawal serta menjalankan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga (SDK–JSM), Jumat (2/1/2026). Kadis Perhubungan Sulbar, Amir A. Dado mengatakan, hari pertama masuk kerja dimanfaatkan sebagai […]

  • Langkah Kecil Cegah Bencana Besar: Kalaksa BPBD Sulbar Ingatkan Kaitan Erat Sampah dan Banjir

    Langkah Kecil Cegah Bencana Besar: Kalaksa BPBD Sulbar Ingatkan Kaitan Erat Sampah dan Banjir

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Kalaksa BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mengingatkan masyarakat bahwa persoalan sampah dan banjir memiliki keterkaitan yang sangat erat. Sehingga sesuai dengan amanah Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menenkankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari mitigasi bencana. Dia menjelaskan, banjir kerap terjadi akibat lingkungan yang kotor dan sistem drainase yang […]

  • Pemprov Sulbar Terapkan WFA Selama Nataru

    Pemprov Sulbar Terapkan WFA Selama Nataru

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) akan memberlakukan Work From Anywhere (WFA) bagi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, Senin 22 Desember 2025. Menurut Junda Maulana, kebijakan WFA ini merupakan turunan dari arahan pemerintah pusat terkait […]

  • Pj Gubernur Bahtiar Tinjau Stabilitas Harga Komoditas di Mamasa

    Pj Gubernur Bahtiar Tinjau Stabilitas Harga Komoditas di Mamasa

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamasa – Pj Gubernur Bahtiar mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Mamasa, Senin, 15 Juli 2024. Dalam kesempatan ini, Bahtiar menikmati keindahan Mamasa yang terkenal sebagai “negeri di dalam awan” serta penghasil anggrek terbesar di Indonesia. Bahtiar menekankan pentingnya pengembangan anggrek sebagai komoditas unggulan, sambil memastikan produk lain seperti kopi dan sayuran tetap mendapat perhatian. […]

  • Polisi Amankan ODGJ yang Mengancam Warga dengan Parang di Tapalang

    Polisi Amankan ODGJ yang Mengancam Warga dengan Parang di Tapalang

    • 0Komentar

    Mamuju – Mendapat laporan dari warga mengenai adanya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengancam serta merusak rumah warga menggunakan senjata tajam jenis parang, personel piket Polsek Tapalang segera bergerak cepat menuju TKP di Desa Taan Tapalang. Sabtu, 7 Maret 2026 Dikonfirmasi Kapolsek Tapalang AKP H. Mino membenarkan kejadian tersebut Benar, Setibanya di lokasi, pihaknya […]

expand_less