Intuisi.id, Mamasa – Masyarakat Sulawesi Barat hari ini merasakan duka mendalam. Salah satu sosok yang sangat dikagumi, Mayor Jenderal TNI (Purn) Salim S. Mengga, meninggal dunia pada Sabtu pagi, 31 Januari 2025.
Almarhum Salim S. Mengga, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat, dikenal luas sebagai pribadi yang religius, berintegritas tinggi, dan dekat dengan masyarakat. Dalam kesehariannya, ia kerap melakukan kunjungan langsung menemui kelompok masyarakat yang selama ini luput dari perhatian pemerintah.
Kepergian tokoh yang dikenal sederhana dan bersahaja ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, tetapi juga bagi masyarakat luas serta para tokoh daerah.
Rasa kehilangan tersebut turut dirasakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Nazaruddin Gasma. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan almarhum.
Sebelum menjabat sebagai Anggota DPRD hingga Wakil Ketua DPRD Mamasa, Nazaruddin Gasma mengungkapkan bahwa dirinya telah mendampingi dan mengikuti perjalanan pengabdian Salim S. Mengga sejak tahun 2004.
Nazaruddin Gasma atau yang akrab disapa Accang mengenang almarhum Salim S. Mengga sebagai sosok pemimpin yang konsisten menjaga nilai kejujuran, kesederhanaan, dan keberpihakan kepada rakyat kecil.
Ia menuturkan, sejak pertama kali mendampingi Salim S. Mengga pada tahun 2004, almarhum tidak pernah berubah dalam sikap dan prinsip hidupnya, baik saat berada di luar pemerintahan maupun ketika mengemban jabatan strategis di daerah.
“Beliau tidak pernah membeda-bedakan siapa pun. Baik pejabat, tokoh adat, maupun masyarakat kecil, semua diperlakukan dengan hormat. Itulah yang membuat beliau sangat dicintai,” ungkap Accang dengan suara bergetar.
Menurut Accang, Salim S. Mengga selalu menekankan pentingnya integritas dan keberanian bersikap, meski harus mengambil keputusan yang tidak populer.
“Beliau sering berpesan kepada kami, jabatan itu hanya titipan. Yang paling penting adalah bagaimana kita meninggalkan jejak kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” kenangnya.
Atas kepergian Salim S. Mengga, Nazaruddin Gasma berharap nilai-nilai keteladanan almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi pemimpin Sulawesi Barat ke depan.
“Kami kehilangan seorang pemimpin, guru, sekaligus orang tua. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” tutup Accang. (*)




