Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian

Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian

Intuisi.id, Mamuju – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Tim Penyusun Indikator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Perangkat Daerah melakukan diskusi pendalaman materi serta penyamaan persepsi terkait perumusan indikator “Penerapan Manajemen Risiko SPBE OPD Tahun 2026” di Kantor Inspektorat Sulbar, Selasa, 27 Januari 2026.

Langkah ini sebagai bagian dari upaya penguatan SPBE di Lingkup Pemprov Sulbar, sejalan dengan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Dalam kunjungannya, rombongan Tim Penyusun Indikator SPBE Perangkat Daerah diterima langsung oleh Sekretaris Inspektorat Sulbar, Syahid, bersama Tim SPBE Inspektorat Sulbar. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Inspektorat Sulbar dan membahas secara mendalam penerapan indikator Manajemen Risiko SPBE.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Inspektorat Sulbar akan melaksanakan penilaian penerapan Manajemen Risiko SPBE pada Triwulan III Tahun 2026. Penilaian ini mencakup indikator-indikator yang telah ditetapkan dalam kerangka SPBE nasional. Seluruh mekanisme penilaian, mulai dari tahapan, metode hingga instrumen penilaian, sepenuhnya menjadi kewenangan Inspektorat sesuai dengan standar pengawasan internal pemerintah.

Untuk menjaga akuntabilitas serta mencegah potensi rekayasa dokumen, setiap bukti dukung pada level penilaian akan menggunakan surat keterangan (suket) sebagai bentuk pernyataan resmi atas upaya dan pelaksanaan yang telah dilakukan oleh perangkat daerah.

Selain itu, Inspektorat Sulbar juga berencana menyusun Pedoman Manajemen Risiko SPBE secara mandiri sebagai acuan dalam pelaksanaan dan penilaian, agar proses pengelolaan risiko SPBE dapat berjalan lebih sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Saat ini, tahapan awal yang menjadi fokus adalah identifikasi risiko SPBE, sebagai fondasi utama dalam penyusunan manajemen risiko.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar menyampaikan sinergi antara Dinas KominfoSS dengan perangkat daerah termasuk Inspektorat menjadi kunci dalam memperkuat kualitas penerapan SPBE di Sulbar.

“Manajemen Risiko SPBE merupakan instrumen penting untuk memastikan layanan digital pemerintah berjalan aman, andal, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan indikator SPBE benar-benar aplikatif dan mendorong penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital,” kata Ridwan Djafar.

Ridwan Djafar menegaskan, implementasi SPBE yang matang, termasuk pengelolaan risikonya, merupakan bagian dari upaya mewujudkan Sulbar digital.

Ia berharap, penyusunan indikator SPBE Perangkat Daerah Tahun 2026 dapat lebih komprehensif dan menjadi instrumen strategis dalam mendorong akselerasi transformasi digital pemerintahan di Sulbar. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Peningkatan Kapasitas SDM, Kadis PMPTSP Sulbar Resmikan Bimtek dan Outbound

    Peningkatan Kapasitas SDM, Kadis PMPTSP Sulbar Resmikan Bimtek dan Outbound

    • 0Komentar

    Malino, INTUISI.id – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat, H. Habibi Azis, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Outbound Team Building dengan tema “Pengangkatan Kapasitasi Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Barat di Era Digital”. Kegiatan ini berlangsung di Masagena Cottage 3, Malino, Kec. Tinggimoncong, Kabupaten Gowa […]

  • Junda Maulana Apresiasi ASN-Non ASN Pemprov Sulbar Raih Skor 2,76 “Baik” dalam Pengukuran Kompetensi Digital

    Junda Maulana Apresiasi ASN-Non ASN Pemprov Sulbar Raih Skor 2,76 “Baik” dalam Pengukuran Kompetensi Digital

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menyampaikan apresiasi atas capaian skor 2,76 dari skala 4 dengan predikat “Baik” dalam pengukuran kompetensi digital ASN dan Non-ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Capaian ini disampaikan dalam kegiatan Ekspose Hasil Pengukuran Kompetensi Digital yang dirangkaikan dengan Penutupan […]

  • DPRD Kutim Dorong Pendampingan UMKM untuk Optimalkan Hasil Pelatihan

    DPRD Kutim Dorong Pendampingan UMKM untuk Optimalkan Hasil Pelatihan

    • 0Komentar

    Kutai Timur, intuisi.id – Pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kutai Timur menjadi perhatian serius Sekretaris Komisi B DPRD Kutai Timur, Leny Susilawati Anggraini. Leny menegaskan bahwa tanpa adanya pendampingan yang berkelanjutan, pelatihan UMKM yang diadakan bisa saja tidak membawa dampak yang signifikan bagi perkembangan usaha mereka. Dalam pernyataannya, Leny mengungkapkan […]

  • Pemkesra Sulbar Rapat Bahas Pergub Tentang Program Beasiswa Tahun 2026

    Pemkesra Sulbar Rapat Bahas Pergub Tentang Program Beasiswa Tahun 2026

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemkesra Setda Prov. Sulbar menggelar rapat pembahasan rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Beasiswa Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Biro Hukum Pemprov Sulbar. Selasa (30/09/2025). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Karo Pemkesra, Murdanil, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan, Safaruddin, serta dihadiri oleh Analis Kebijakan Ahli […]

  • DPRD Sulbar Terima Aliansi Tenaga Kontrak Mamuju, Bahas Aspirasi Terkait Penerimaan PPPK Paruh Waktu

    DPRD Sulbar Terima Aliansi Tenaga Kontrak Mamuju, Bahas Aspirasi Terkait Penerimaan PPPK Paruh Waktu

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Suhadi Kandoa dari Fraksi Hati Nurani Kebangkitan Rakyat bersama M. Khalil Qibran dari Fraksi Golkar, menerima audiensi Aliansi Tenaga Kontrak Kabupaten Mamuju pada Senin (29/9/2025). Pertemuan ini berlangsung di ruang Komisi I DPRD Sulbar dengan agenda menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian […]

  • Sri Puji Astuti : Sekolah Rakyat Jadi Langkah Nyata Wujudkan Pendidikan Inklusif di Samarinda

    Sri Puji Astuti : Sekolah Rakyat Jadi Langkah Nyata Wujudkan Pendidikan Inklusif di Samarinda

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda mendapat apresiasi dari DPRD setempat atas peluncuran program Sekolah Rakyat, yang ditujukan untuk menjangkau anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi sangat rentan. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menyebut program ini sebagai bentuk nyata perhatian terhadap kelompok masyarakat yang selama ini sulit mengakses pendidikan formal. “Banyak […]

expand_less