Ikuti Kami

Beranda » BERITA » DPK PPNI RSUD Sulbar Gelar Sosialisasi 6 SKP dan Etik Legal Keperawatan

DPK PPNI RSUD Sulbar Gelar Sosialisasi 6 SKP dan Etik Legal Keperawatan

Intuisi.id, Mamuju – Keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam praktik keperawatan. Perawat memiliki peran strategis dalam menjamin mutu pelayanan melalui penerapan standar keselamatan pasien serta kepatuhan terhadap prinsip etik dan hukum (legal) keperawatan.

DPK PPNI RSUD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam kegiatan Giat Bulanan melaksanakan kegiatan Sosialisasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) dan Etik Legal Keperawatan, pada Kamis , 18 Desember 2025, bertempat di Aula Lantai 3 RSUD Sulbar.

Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan keperawatan. Kegiatan ini sejalan dengan Panca Daya Pemprov Sulbar ke-3, yaitu Membangun SDM yang Unggul dan Berkarakter, yang digagas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka – Salim S. Mengga (SDK-JSM) melalui peningkatan kompetensi, integritas, dan kesadaran hukum tenaga keperawatan.

Kegiatan di hadiri oleh perawat dari berbagai unit pelayanan dan bertujuan untuk memperkuat pemahaman perawat terhadap penerapan keselamatan pasien sebagai prioritas utama dalam pelayanan kesehatan. Dalam sosialisasi tersebut disampaikan enam sasaran keselamatan pasien yang meliputi ketepatan identifikasi pasien, peningkatan komunikasi efektif, peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai, kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, dan tepat pasien operasi, pengurangan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan, serta pengurangan risiko pasien jatuh.

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Ketua DPK PPNI RSUD Sulbar Nurdania Syahrir. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang aman, bermutu, serta beretika.

“Pemahaman terhadap keselamatan pasien dan aspek etik legal merupakan fondasi penting dalam praktik keperawatan profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi 6 keselamatan pasien yang juga disampaikan oleh Nurdania Syahrir mengacu pada standar akreditasi rumah sakit. Terdapat enam sasaran keselamatan pasien yang wajib dipahami dan diterapkan oleh seluruh tenaga kesehatan, khususnya perawat, yaitu:

1. Ketepatan Identifikasi Pasien
Perawat wajib memastikan identitas pasien secara benar dengan menggunakan minimal dua identitas, seperti nama lengkap dan tanggal lahir atau nomor rekam medis, sebelum memberikan asuhan keperawatan, tindakan, maupun pemberian obat.

2. Peningkatan Komunikasi yang Efektif
Komunikasi yang jelas, akurat, dan tepat waktu sangat penting untuk mencegah kesalahan pelayanan. Perawat dianjurkan menggunakan metode komunikasi efektif seperti SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation).

3. Peningkatan Keamanan Obat yang Perlu Diwaspadai (High Alert Medication)
Obat-obatan tertentu memiliki risiko tinggi jika terjadi kesalahan. Perawat harus menerapkan prinsip 6 benar dalam pemberian obat serta mengikuti prosedur penyimpanan dan pelabelan obat dengan benar.

4. Kepastian Tepat Lokasi, Tepat Prosedur, dan Tepat Pasien Operasi
Sebelum tindakan invasif atau operasi, perawat berperan aktif dalam proses verifikasi dan penandaan untuk mencegah kesalahan tindakan.

5. Pengurangan Risiko Infeksi Terkait Pelayanan Kesehatan
Kepatuhan terhadap kebersihan tangan (hand hygiene), penggunaan APD, dan penerapan standar pencegahan infeksi merupakan tanggung jawab profesional perawat.

6. Pengurangan Risiko Pasien Jatuh
Perawat harus melakukan pengkajian risiko jatuh secara berkala serta menerapkan intervensi pencegahan sesuai kondisi pasien.

Sementara itu, materi Etik Legal dalam keperawatan disampaikan oleh Widyawati. Ia menyampaikan bahwa selain keselamatan pasien, perawat juga wajib memahami dan menerapkan prinsip etik dan legal dalam praktik keperawatan.

Widyawati menjelaskan, etik keperawatan mencakup nilai-nilai profesional seperti beneficence (berbuat baik), non-maleficence (tidak merugikan), autonomy (menghargai hak pasien), justice (keadilan), dan confidentiality (kerahasiaan).

“Aspek legal berkaitan dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, standar praktik, serta kewenangan perawat sesuai dengan kompetensi dan Surat Tanda Registrasi (STR) serta Surat Izin Praktik Perawat (SIPP). Dokumentasi asuhan keperawatan yang lengkap dan akurat juga menjadi bukti hukum atas tindakan yang dilakukan perawat,” terangnya.

Direktur RSUD Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Keselamatan pasien merupakan tanggung jawab bersama dan harus menjadi budaya kerja di setiap lini pelayanan. Melalui penguatan pemahaman 6 sasaran keselamatan pasien serta etik legal keperawatan, saya berharap seluruh perawat dapat memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berlandaskan profesionalisme serta integritas,” ujar dr. Musadri Amir.

DPK PPNI RSUD Sulbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kesadaran perawat melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pembinaan profesional. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya keselamatan pasien serta meningkatkan kepatuhan perawat terhadap kode etik dan ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui Sosialisasi 6 SKP dan Etik Legal Keperawatan, diharapkan seluruh perawat di RSUD Sulbar mampu memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan profesional. Keselamatan pasien bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berintegritas. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Retreat Ditutup dengan Pesan Keras SDK: Sulbar Harus Bebas dari Pejabat Korup!

    Retreat Ditutup dengan Pesan Keras SDK: Sulbar Harus Bebas dari Pejabat Korup!

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Hari terakhir retreat Eselon II lingkup Pemprov Sulbar dan Tenaga Ahli yang digelar di Makorem/142 Tatag Mamuju, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) membawakan materi sekaligus menutup rangkaian retreat tersebut, Minggu 20 Juli 2025. Dalam pemaparan materinya, Gubernur Suhardi Duka membagi empat pembahasan dalam materinya. Mengawali pemaparannya, Suhardi Duka membahas secara filosofis […]

  • Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Foto : Him)

    Siswa SMP dan SMA di Larang Bawa Kendaraan Pribadi ke Sekolah, Deni : Pengadaan Bus bisa Dilakukan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah menetapkan kebijakan pelarangan siswa SMP dan SMA membawa kendaraan pribadi ke sekolah. Kebijakan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mengharuskan pengendara kendaraan bermotor memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), serta untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar. Menanggapi […]

  • Setetes Darah Selamatkan Nyawa: DPD RI Sulbar dan Dinkes Galakkan Donor Darah

    Setetes Darah Selamatkan Nyawa: DPD RI Sulbar dan Dinkes Galakkan Donor Darah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Kesehatan Sulbar turut mendukung kegiatan Donor Darah yang dilaksanakan Kantor DPD RI Provinsi Sulawesi Barat melalui perlibatan UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah dan Unit Transfusi Darah (UTD) Provinsi Sulawesi Barat Kegiatan Senator Peduli Donor Darah yang mengangkat tema “Setetes Darah Selamatkan Nyawa” tersebut berlangsung di Kantor DPD RI Sulbar, Jl. Tengku Cik […]

  • Nama Gubernur Sulbar SDK Kembali Dicatut, Kadis Kominfo: Jangan Percaya

    Nama Gubernur Sulbar SDK Kembali Dicatut, Kadis Kominfo: Jangan Percaya

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Nama Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka kembali dicatut oleh oknum tak bertanggungjawab. Pelaku menggunakan foto Gubernur Sulbar dijadikan profil WhatsApp dan menjalankan aksinya. Aksi pelaku pertama mencoba menipu beberapa pejabat di lingkup Pemprov Sulbar dengan meminta bantuan. Namun, aksinya tersebut tidak berhasil karena para calon korban tidak memercayai pelaku. “Iya ada kembali mencatut […]

  • Sekretaris Bapperida Sulbar Hadiri Peluncuran Master Plan Produktivitas Nasional oleh Bappenas

    Sekretaris Bapperida Sulbar Hadiri Peluncuran Master Plan Produktivitas Nasional oleh Bappenas

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, menghadiri kegiatan Peluncuran Dokumen Master Plan Produktivitas Nasional (MPPN) yang dilaksanakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) secara hybrid, Selasa, 7 Oktober 2025. Peluncuran dokumen MPPN ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Ketenagakerjaan, […]

  • BPBD Sulbar Terima Kunjungan Korem 142/Tatag Mamuju: Bahas Kesiapan Peralatan Penanggulangan Bencana

    BPBD Sulbar Terima Kunjungan Korem 142/Tatag Mamuju: Bahas Kesiapan Peralatan Penanggulangan Bencana

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan Tim Korem 142/Tatag Mamuju, Jumat (12/12/2025). Kunjungan ini dalam rangka koordinasi kesiapsiagaan peralatan penanggulangan bencana yang dimiliki BPBD Sulbar. Kedatangan Tim Korem 142/Tatag Mamuju di Kantor BPBD Sulbar disambut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulbar Arnidah di ruang kerjanya. Pertemuan […]

expand_less