Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Pemprov dan Kejati Sulbar Bangun Kerjasama, Plt Karo Pemkesra Sulbar: Kita Ingin Pastikan Program Koperasi Merah Putih Berjalan Lancar

Pemprov dan Kejati Sulbar Bangun Kerjasama, Plt Karo Pemkesra Sulbar: Kita Ingin Pastikan Program Koperasi Merah Putih Berjalan Lancar

Intuisi.id, Mamuju –Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat finalisasi draf nota kesepakatan antara Pemprov Sulbar dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (Kejati Sulbar) terkait sinergi pengawalan dan pengawasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah Provinsi Sulawesi Barat.

Ini menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga.

Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemkesra, Muh. Dhany Sadry, yang mewakili Plt. Kepala Biro Pemkesra, Murdanil, dan berlangsung dalam suasana koordinatif serta konstruktif.

Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan substansi draf nota kesepakatan agar selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta mendukung tata kelola koperasi yang transparan dan akuntabel.

Muh. Dhany Sadry menyampaikan bahwa nota kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara Pemprov Sulbar dan Kejati Sulbar, khususnya dalam memastikan keberlangsungan dan pengelolaan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan berjalan sesuai prinsip hukum dan tata kelola yang baik. “Sinergi ini diharapkan mampu meminimalisir potensi permasalahan hukum sekaligus mendorong koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Plt. Kepala Biro Pemkesra Murdanil, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan, pengawasan, dan pendampingan terhadap koperasi desa dan kelurahan. Menurutnya, keterlibatan Kejati Sulbar sangat penting sebagai mitra strategis dalam aspek pengawalan hukum.

“Melalui nota kesepakatan ini, kami ingin memastikan Koperasi Merah Putih dapat tumbuh secara sehat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” jelas Murdanil.

Ia berharap, setelah draf nota kesepakatan difinalisasi, kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret di lapangan demi memperkuat perekonomian desa dan kelurahan di Sulawesi Barat. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Dukung Program SDK-JSM: Desa Wae Puteh Diproyeksikan Jadi Pilot Project Desa Digital

    Dukung Program SDK-JSM: Desa Wae Puteh Diproyeksikan Jadi Pilot Project Desa Digital

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Topoyo — Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM) terus mendorong digitalisasi layanan publik dan pemerataan akses teknolgi informasi sebagai bagian dari Visi “Sulbar Maju dan Sejahtera”. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemprov Sulbar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo SP) Sulbar, bersama Dinas Kominfo […]

  • Zulfikar Suhardi Buka Pelatihan Wirausaha Baru dan Industri Kecil di Mamuju

    Zulfikar Suhardi Buka Pelatihan Wirausaha Baru dan Industri Kecil di Mamuju

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Barat, Muh. Zulfikar Suhardi, membuka kegiatan Pelatihan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru serta Industri Kecil di Kabupaten Mamuju, Kamis, 20 November 2025. Kegiatan yang digelar di Maleo Town Square (Mastor) Mamuju ini sebagai upaya memperkuat ekosistem kewirausahaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam sambutannya, Zulfikar menyampaikan harapannya […]

  • RSUD Taman Husada Tampilkan Tari Kecak di Bontang City Carnival 2024

    RSUD Taman Husada Tampilkan Tari Kecak di Bontang City Carnival 2024

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – RSUD Taman Husada Bontang turut memeriahkan perayaan Bontang City Carnival (BCC) 2024 dengan penampilan budaya Bali melalui pertunjukan tari Kecak pada Sabtu, 19 Oktober 2024. Penampilan ini menarik perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang kawasan simpang Ramayana hingga Jalan Awang Long, Bontang Baru. Karnaval yang merupakan bagian dari perayaan HUT ke-25 Kota Bontang […]

  • Sulbar Mandarras: DPKD Sulbar bangun Sinergi dengan Perpusnas RI untuk Meningkatkan Budaya Baca

    Sulbar Mandarras: DPKD Sulbar bangun Sinergi dengan Perpusnas RI untuk Meningkatkan Budaya Baca

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Jakarta — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Provinsi Sulawesi Barat, Mustari Mula melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia Perpustakaan Nasional Republik Indonesia , Adin Bondar serta Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca (PPABB), Senin, 4 Agustus 2025. Dalam kesempatan tersebut, Kadis PKD Mustari Mula memperkenalkan diri […]

  • Percepat Akses Air Bersih, Pemprov Sulbar Dukung Pembangunan SPAM Regional

    Percepat Akses Air Bersih, Pemprov Sulbar Dukung Pembangunan SPAM Regional

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama sejumlah instansi terkait menghadiri rapat koordinasi membahas kebutuhan lahan untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Polewali Mandar–Majene. Rapat tersebut digelar oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Barat di kantornya, Senin (9/3/2026). Pertemuan ini membahas berbagai aspek teknis terkait kesiapan lahan sebagai salah […]

  • DPRD Samarinda Targetkan Pengesahan Raperda Sekolah Aman Bencana Desember

    DPRD Samarinda Targetkan Pengesahan Raperda Sekolah Aman Bencana Desember

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Satuan Pendidikan Aman Bencana Kota Samarinda telah selesai difinalisasi dan kini memasuki tahap harmonisasi hukum, menunggu pengesahan pada Desember 2025. Ketua Bapemperda DPRD Samarinda, Kamaruddin, menjelaskan bahwa Perda ini bertujuan memastikan sekolah di kota memiliki kesiapan menghadapi bencana, mulai dari tahap pra-bencana, saat kejadian, hingga pasca-bencana. Fokus utama regulasi […]

expand_less