Ikuti Kami

Beranda » PARIWARA » DPRD Samarinda » Komisi III DPRD Samarinda Minta Sidak Dilakukan Sebelum Pasar Pagi Resmi Beroperasi

Komisi III DPRD Samarinda Minta Sidak Dilakukan Sebelum Pasar Pagi Resmi Beroperasi

INTUISI.ID – Menjelang rencana pengoperasian kembali Pasar Pagi pasca revitalisasi, Komisi III DPRD Kota Samarinda menegaskan pentingnya inspeksi mendadak (sidak) sebelum pasar tersebut dibuka untuk umum. Sidak dianggap sebagai langkah krusial untuk memastikan seluruh aspek pembangunan telah benar-benar siap digunakan dan tidak meninggalkan potensi masalah yang dapat mengganggu kenyamanan maupun keamanan pengguna.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian jadwal sidak dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Ia menjelaskan bahwa pembangunan fisik Pasar Pagi secara umum telah rampung, dan sebelumnya sempat ditargetkan beroperasi pada akhir November. Namun hingga kini, proses pendataan ulang pedagang oleh Dinas Perdagangan masih berlangsung.

“Dinas Perdagangan sedang melakukan pendataan. Sebelumnya sudah ada pendataan mengenai siapa saja yang mendapat hak los di sana, dan itu kini sedang diatur kembali,” ujarnya, Jumat, 5 Desember 2025.

Deni menilai penataan ulang data pedagang sangat penting untuk menghindari tumpang tindih penempatan los maupun petak pasar. Ia menambahkan bahwa sidak perlu dilakukan guna memastikan hasil akhir pembangunan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sebagaimana pernah dilakukan DPRD ketika progres proyek masih berada pada kisaran 40 hingga 60 persen.

Pemeriksaan tidak hanya akan berfokus pada struktur bangunan, tetapi juga mencakup aspek teknis penunjang seperti sistem proteksi kebakaran, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), fasilitas di setiap lantai, serta seluruh kelengkapan gedung.

“Kami ingin memastikan semuanya benar-benar berjalan baik. Jangan sampai ikon baru hasil revitalisasi justru masih memiliki kekurangan yang seharusnya bisa dicegah sejak awal,” tegas Deni.

Komisi III DPRD Samarinda disebut telah mengirimkan surat resmi kepada Pemkot untuk meminta penjadwalan sidak. Deni mengingatkan bahwa Pasar Pagi memiliki peran strategis sebagai pusat perdagangan konveksi dan emas di Kota Samarinda, sehingga persiapan operasionalnya harus dilakukan secara matang.

“Setiap pasar memiliki segmennya masing-masing. Kita ingin Pasar Pagi, setelah selesai direvitalisasi, benar-benar menjadi ikon yang baik bagi Kota Samarinda,” katanya.

Selain kesiapan teknis, Deni juga menekankan pentingnya peran aktif pedagang dan masyarakat dalam menjaga ketertiban serta kebersihan pasar ketika nanti kembali beroperasi.

“Pasar ini dibangun menggunakan uang rakyat untuk kembali melayani rakyat. Kita berharap semua pihak ikut menjaga dan merawat fasilitas yang sudah dibangun. Mudah-mudahan ini bisa menjadi warisan yang bermanfaat untuk anak cucu kita,” pungkasnya. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Bapperida Sulbar Dorong Ekonomi Biru Berkelanjutan Lewat Seminar Nasional Kesehatan Laut

    Bapperida Sulbar Dorong Ekonomi Biru Berkelanjutan Lewat Seminar Nasional Kesehatan Laut

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju –  Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis ekonomi biru. Hal ini ditunjukkan dengan partisipasi aktif dalam Seminar Nasional “Integrasi Ekologi dan Ekonomi: Peran Kesehatan Laut dalam Mewujudkan Ekonomi Biru Berkelanjutan” yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa, 9 September 2025. […]

  • Tekan Beban Anggaran, Pemkot Bontang Tunda Pembelian Mes di Jakarta

    Tekan Beban Anggaran, Pemkot Bontang Tunda Pembelian Mes di Jakarta

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Pemerintah Kota Bontang memilih menunda rencana pembelian mes (penginapan) di Jakarta sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran di tengah keterbatasan fiskal daerah. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyatakan, langkah tersebut diambil agar beban keuangan daerah tetap terkendali tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat. “Rencana pengadaan aset tersebut memang ditujukan untuk efisiensi jangka panjang. Namun […]

  • Perketat Akuntabilitas! Bapenda Sulbar Turunkan Tim Pengawasan Evaluasi Pantau OPD dan UPTD Pengampu Retribusi

    Perketat Akuntabilitas! Bapenda Sulbar Turunkan Tim Pengawasan Evaluasi Pantau OPD dan UPTD Pengampu Retribusi

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju –  Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Bapenda Sulbar) melalui Bidang Pengawasan dan Evaluasi Pendapatan Daerah resmi menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap OPD dan UPTD pengampu retribusi daerah, Rabu 4 Maret 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan akuntabilitas dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memastikan tata kelola retribusi berjalan […]

  • Bupati Mamuju Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H

    Bupati Mamuju Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si., menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1446 H yang diselenggarakan di Masjid Al-Ikhwan Galung, Kecamatan Mamuju. Dalam acara tersebut, hadir pula Anggota DPR-RI Komisi IV, Dr. H. Suhardi Duka, M.M, Senin, 16 September 2024. Acara peringatan Maulid ini menjadi momen penting untuk […]

  • DKPPKB Sulbar Siapkan Labkesmas BSL-2 Plus, Perkuat Deteksi Dini Penyakit

    DKPPKB Sulbar Siapkan Labkesmas BSL-2 Plus, Perkuat Deteksi Dini Penyakit

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat sistem ketahanan kesehatan daerah. Salah satu langkah strategis yang kini disiapkan adalah pengembangan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) Plus. Upaya ini digerakkan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar sebagai bagian dari peningkatan layanan kesehatan berbasis deteksi dini yang […]

  • Sukseskan Penanganan Stunting, DPRD Sulbar dan Biddokkes Polda Bahas Program Pemberdayaan Masyarakat

    Sukseskan Penanganan Stunting, DPRD Sulbar dan Biddokkes Polda Bahas Program Pemberdayaan Masyarakat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Wakil Ketua DPRD Sulbar, St. Suraidah Suhardi, didampingi Ketua Komisi IV, Abdul Rahim, bersama Sekretaris DPRD Sulbar serta Kepala Bagian Persidangan dan Kepala Bagian Umum dan Keuangan, menerima kunjungan silaturahmi Kabid Dokkes Polda Sulbar, Kombes Pol. Effri Susanto, pada Selasa 23 September 2025, bertempat di Ruang Banggar DPRD Sulbar. Pertemuan ini membahas […]

expand_less