Intuisi.id, Mamuju – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) IV Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengurus Daerah Sulawesi Barat, panitia memastikan seluruh persiapan berjalan lancar dan siap digelar sesuai jadwal. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 8 November 2025 di Lywanza Hills, Kabupaten Mamuju.
Ketua Panitia MUSDA IV IOF Sulbar, Ilham Duski, menyampaikan bahwa seluruh aspek teknis dan administrasi hampir rampung, termasuk kesiapan tempat, perangkat kegiatan, dan akomodasi peserta.
“Kami ingin memastikan MUSDA berjalan tertib, demokratis, dan penuh semangat persaudaraan. Semua persiapan, mulai dari akomodasi peserta hingga teknis pemilihan, sudah kami siapkan dengan matang,” ujar Ilham.
Sementara itu, Sekretaris Panitia, Inaldy L.S. Si’lang, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang pemilihan ketua umum, melainkan juga momentum konsolidasi organisasi dan evaluasi perjalanan IOF Sulawesi Barat selama periode sebelumnya.
“Kami berharap forum ini melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa IOF Sulbar lebih profesional, solid, dan aktif dalam kegiatan otomotif maupun sosial kemasyarakatan,” jelas Inaldy.
Dalam proses penjaringan calon Ketua Umum IOF Sulbar periode 2025–2029, panitia mencatat telah ada sejumlah nama yang mengambil formulir pendaftaran, di antaranya Suhadi Kandoa, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat sekaligus Ketua IOF Pengcab Mamasa, serta H. Andi Farid Amri dari IOF Pengda Sulawesi Barat.
Penjaringan calon dilakukan secara terbuka dan transparan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku di tubuh IOF. Selain agenda pemilihan Ketua Umum, MUSDA IV juga akan dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus cabang IOF se-Sulawesi Barat.
Dengan mengusung tema “Semangat Kebersamaan dan Profesionalisme”, MUSDA IV diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran IOF Sulbar sebagai komunitas otomotif yang solid dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antar off-roader lintas kabupaten, sekaligus ajang konsolidasi untuk memperkuat peran IOF dalam kegiatan sosial, penanggulangan bencana, dan pemberdayaan masyarakat di Sulawesi Barat. (*)




