Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Dinkes Sulbar Perkuat Peran Tenaga Kesehatan Lingkungan, Pastikan Kemananan dan Kelayakan SPPG

Dinkes Sulbar Perkuat Peran Tenaga Kesehatan Lingkungan, Pastikan Kemananan dan Kelayakan SPPG

INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat peran tenaga kesehatan lingkungan dalam memastikan keamanan dan kelayakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian penting dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah penguatan ini sejalan dengan komitmen mendukung visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, serta implementasi Panca Daya ke-3, Membangun Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berkarakter, yang digagas oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan kabupaten, hingga Oktober 2025 tercatat 86 unit SPPG tersebar di enam kabupaten, dengan 66 SPPG telah beroperasi aktif. Setiap unit menjadi bagian vital dalam menyediakan makanan bergizi bagi peserta didik di seluruh wilayah Sulawesi Barat.

Pelaksanaan pengawasan dan pembinaan dilakukan oleh petugas kesehatan lingkungan di Puskesmas. Mereka memastikan higiene sanitasi, keamanan pangan, dan kelayakan fasilitas pengolahan makanan di setiap SPPG berjalan sesuai standar.

Namun, peran lintas program dan lintas sektor sangat diharapkan untuk mendukung pemantauan, pembinaan, serta pengawasan secara berkesinambungan sebagaimana tertuang dalam Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 531 Tahun 2025 tentang Kelompok Kerja Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Peran tenaga kesehatan lingkungan dan UKS di sekolah adalah ujung tombak dalam memastikan makanan yang dikonsumsi anak-anak benar-benar aman dan bergizi. Kami mendorong penguatan kapasitas petugas di Puskesmas agar pengawasan dan pembinaan dilakukan secara konsisten dan sesuai standar,” kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, Selasa 21 Oktober 2025.

Sebaran Pengawasan SPPG di Sulawesi Barat
– Kabupaten Polewali Mandar: 25 SPPG diawasi oleh 12 dari 20 Puskesmas; satu Puskesmas membina hingga 7 SPPG.
– ⁠Kabupaten Pasangkayu: 5 SPPG dibina oleh 7 dari 15 Puskesmas; satu Puskesmas membina 2 SPPG.
– ⁠Kabupaten Mamuju: 19 SPPG aktif dari 23 Puskesmas; satu Puskesmas membina 4 SPPG.
– ⁠Kabupaten Mamuju Tengah: 10 SPPG dibina oleh 11 Puskesmas; satu Puskesmas membina 2 SPPG.
– ⁠Kabupaten Mamasa: 3 SPPG telah beroperasi.
– ⁠Kabupaten Majene: 7 SPPG aktif dari 11 Puskesmas; satu Puskesmas membina 3 SPPG.

Langkah pengawasan ini juga merupakan tindak lanjut dari Rakor Pencegahan Kasus KLB pada Program MBG, yang menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan instansi terkait lainnya.

Melalui langkah strategis ini, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat berharap seluruh SPPG di daerah dapat mencapai Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), serta menjadi model penyelenggaraan pangan aman, sehat, dan bergizi bagi peserta didik di seluruh kabupaten. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Biro Organisasi Setda Sulbar Mantapkan Persiapan Monev Kinerja Triwulan I Tahun 2026

    Biro Organisasi Setda Sulbar Mantapkan Persiapan Monev Kinerja Triwulan I Tahun 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju –  Dalam rangka meningkatkan kualitas akuntabilitas kinerja dan memastikan terlaksananya tata kelola pemerintahan yang efektif, Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Setda Sulbar) menggelar kegiatan pendampingan Rencana Aksi Perangkat Daerah untuk Persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Triwulan I Tahun 2026. Rapat dilaksanakan di Ruang Kerja Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja, […]

  • Tradisi Cap Go Meh, PSMTI Mamuju Pererat Kebersamaan dan Toleransi

    Tradisi Cap Go Meh, PSMTI Mamuju Pererat Kebersamaan dan Toleransi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dalam rangka perayaan Cap Go Meh, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Mamuju menggelar berbagai pertunjukan seni dan budaya, termasuk atraksi barongsai, tari Mandarin, fashion show, serta live musik. Acara berlangsung meriah di Ballroom Matos, Rabu (12/2/2025) malam. Ketua PSMTI Mamuju, Charly Wijaya, menyampaikan bahwa perayaan Cap Go Meh bukan sekadar penutupan […]

  • Konferda DPD GMNI, Bau Akram Dai : Ruang Strategis Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Generasi Muda

    Konferda DPD GMNI, Bau Akram Dai : Ruang Strategis Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Generasi Muda

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulawesi Barat, Bau Akram Dai,  mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, pada kegiatan Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Sulbar yang digelar di Water Park Grand Maleo Hotel Mamuju, pada Sabtu, 25 April 2026. Dalam sambutan pembukaannya, […]

  • RIPJPID Sulbar 2025–2029, Upaya Mendorong Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi

    RIPJPID Sulbar 2025–2029, Upaya Mendorong Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perencanaan pembangunan berbasis bukti. Salah satunya melalui penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Daerah (RIPJPID) Tahun 2025–2029 yang kini telah memasuki tahap akhir. Langkah strategis tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Seminar […]

  • Komitmen Terus Perkuat Implementasi SPBE, PUPR Sulbar Evaluasi Kinerja Tim

    Komitmen Terus Perkuat Implementasi SPBE, PUPR Sulbar Evaluasi Kinerja Tim

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tim dan capaian indikator. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan berbasis digital di lingkungan Dinas PUPR Sulbar. Evaluasi ini juga […]

  • Tim Khusus Dibentuk, Usut Tuntas Anak Putus Sekolah di Sulbar

    Tim Khusus Dibentuk, Usut Tuntas Anak Putus Sekolah di Sulbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Angka anak putus sekolah (APS) di Sulawesi Barat masih jadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki layanan pendidikan, tapi grafik penurunannya belum terlihat signifikan. Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengatakan persoalan ini harus dibenahi dari akarnya. Ia ingin penyebab anak putus sekolah atau anak tidak sekolah digali lebih […]

expand_less