Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Konferda DPD GMNI, Bau Akram Dai : Ruang Strategis Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Generasi Muda

Konferda DPD GMNI, Bau Akram Dai : Ruang Strategis Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Generasi Muda

Intuisi.id, Mamuju – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulawesi Barat, Bau Akram Dai,  mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, pada kegiatan Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Sulbar yang digelar di Water Park Grand Maleo Hotel Mamuju, pada Sabtu, 25 April 2026.

Dalam sambutan pembukaannya, Suhardi Duka menegaskan urgensi internalisasi nilai-nilai ideologi bagi seluruh kader GMNI, terutama nasionalisme dan marhaenisme sebagai fondasi utama dalam menjalankan perjuangan organisasi. Ia menilai bahwa tanpa dasar ideologis yang kokoh, arah dan tujuan perjuangan berpotensi menjadi kabur.

“Perjuang tanpa landasan, maka perjuangan itu tidak akan punya arah yang jelas. Nilai nasionalisme dan marhaenisme harus benar-benar tertanam dalam diri setiap kader GMNI,” ujar Suhardi Duka.

Pada bagian lain, Gubernur Suhardi Duka menjelaskan tentang dinamika ideologi dan ekonomi Indonesia yang kerap bergerak antara kecenderungan kiri dan kanan. Baginya hal tersebut harusnya menjadi tantangan bagi generasi muda untuk menentukan arah masa depan bangsa.

Sementara itu, Kepala Dispoparekraf Bau Akram Dai menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Konferda GMNI Sulbar.

“Kegiatan ini menjadi ruang strategis dalam memperkuat kapasitas ideologis dan kepemimpinan generasi muda,” kata Bau Akram.

Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti GMNI memiliki peran penting dalam mencetak kader-kader yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Bau Akram berharap, momentum Konferda ini dapat melahirkan gagasan dan program kerja yang adaptif terhadap tantangan zaman, khususnya dalam pengembangan sektor kepemudaan yang terintegrasi dengan olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk memahami ideologi secara konseptual, dan sekaligus memiliki kemampuan mengimplementasikannya dalam bentuk inovasi dan karya yang berdampak bagi masyarakat.

“Kami berharap kader GMNI dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan ekosistem kepemudaan yang produktif, kreatif, dan berdaya saing, termasuk dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah,” ucap Bau Akram. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Bapenda Sulbar Percepat Migrasi Server Pendapatan Daerah

    Bapenda Sulbar Percepat Migrasi Server Pendapatan Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menggandeng Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka mematangkan skema perpindahan server pendapatan daerah. Koordinasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola sistem pendapatan berbasis digital. Koordinasi tersebut dilaksanakan di ruang Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Kamis, 5 […]

  • Biro Organisasi Setda Sulbar Finalisasi LKE Zona Integritas 2026 

    Biro Organisasi Setda Sulbar Finalisasi LKE Zona Integritas 2026 

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Menindaklanjuti hasil rapat monitoring perkembangan pengisian Lembar Kerja Evaluasi Zona Integritas (LKE ZI) sebelumnya, Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyelenggarakan  Finalisasi Pengisian LKE ZI Tahun 2026. Kegiatan berlangsung secara intensif di Ruang Rapat Biro Organisasi Setda Sulbar pada Rabu, 15 April 2026. Evaluasi LKE ZI Tahun 2026 sejalan […]

  • BPBD Sulbar Rapat Kerja Bersama Komisi IV DPRD Bahas LKPJ Gubernur Sulawesi Barat

    BPBD Sulbar Rapat Kerja Bersama Komisi IV DPRD Bahas LKPJ Gubernur Sulawesi Barat

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti rapat kerja bersama Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada Senin (13/4/2026). Rapat kerja ini dihadiri langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD […]

  • Inflasi Terkendali, Sulbar Peringkat 11 Terbaik Nasional pada November 2024

    Inflasi Terkendali, Sulbar Peringkat 11 Terbaik Nasional pada November 2024

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Inflasi di Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan tren positif dengan angka year-on-year (y-on-y) sebesar 1,18 persen pada November 2024. Capaian ini menempatkan Sulawesi Barat di peringkat ke-11 terbaik nasional dari 38 provinsi, lebih baik dari rata-rata inflasi nasional sebesar 1,55 persen year-on-year (y-on-y). Pj Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin mengapresiasi gerakan yang dilakukan […]

  • Pemkot Bontang Optimalkan Bantuan Pendidikan, KBP Dialihkan ke Skema Langsung

    Pemkot Bontang Optimalkan Bantuan Pendidikan, KBP Dialihkan ke Skema Langsung

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Pemerintah Bontang melakukan penyesuaian kebijakan pada program Kartu Bontang Pintar (KBP) dengan mengalihkan skema pelaksanaannya menjadi bantuan langsung kepada siswa. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran anggaran pendidikan. Wali Kota Neni Moerniaeni menjelaskan, perubahan skema tersebut merupakan hasil evaluasi agar tidak terjadi duplikasi anggaran dengan program bantuan pendidikan lainnya yang sudah berjalan. […]

  • Peran Penting Pemuda di Era IKN, Bambang: Pemuda Kutim Harus Mandiri

    Peran Penting Pemuda di Era IKN, Bambang: Pemuda Kutim Harus Mandiri

    • 0Komentar

    Kutai Timur, Intuisi.Id  – Bambang Bagus Wondo Saputro, legislator dari DPRD Kutai Timur, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Menurut Bambang, proyek ini akan membawa perubahan signifikan yang harus direspons dengan kesiapan sumber daya manusia yang berkualitas di Kutim. “Minimal ambil bagian dalam mengisi pembangunan […]

expand_less