Gelar Pelatihan Jubir Infrastruktur, Ketua MACI: Dampak Pembangunan Harus Dirasakan Masyarakat

INTUISI.ID, JAKARTA – Ketua Masyarakat Asta Cita Indonesia (MACI), Muhammad Zulfikar Suhardi, menegaskan bahwa gagasan, program, dan capaian pembangunan pemerintah harus disampaikan secara terbuka, dipahami, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka Training of Trainers (ToT) Juru Bicara Infrastruktur MACI di Jakarta, Kamis (7/8/2025).
“Pembangunan infrastruktur bukan hanya proyek teknis, tapi bagian dari strategi besar menuju Indonesia Emas 2045. Peran juru bicara menjadi strategis untuk mengkomunikasikan manfaat itu,” ujar Zulfikar, yang juga Anggota DPR RI.
Ia mengapresiasi kinerja Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), beserta jajaran kementerian teknis yang membangun infrastruktur dengan dampak nyata bagi masyarakat.
Menko AHY, yang hadir dan memberikan sambutan, menekankan pentingnya juru bicara digital untuk menyampaikan program dan capaian pembangunan secara faktual dan konstruktif.
“Pada akhirnya, infrastruktur bukan sekadar jalan atau jembatan, tapi dampak yang dihadirkannya—menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat pariwisata, menghidupkan UMKM, dan mendekatkan layanan pendidikan serta kesehatan,” kata AHY.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan terletak pada kemampuannya menghadirkan prosperity dan sustainability sekaligus. AHY mengajak para juru bicara untuk menjadi “duta isu besar” yang mampu berdialog dengan publik, baik di warung kopi, media sosial, maupun forum resmi.
“Komunikasi publik harus dua arah. Tidak semua harus manis. Sampaikan realitas, bangun optimisme, dan ajak masyarakat mencari solusi bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zulfikar mendaulat AHY sebagai Ketua Dewan Pembina MACI berdasarkan aspirasi anggota di seluruh Indonesia. AHY menyetujui penunjukan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap semangat para juru bicara infrastruktur.
Acara dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, antara lain Wakil Ketua BAKN DPR RI Herman Khaeron, Wakil Menteri ATR/Waka BPN Ossy Dermawan, serta sejumlah pakar dan penasihat MACI.
Didirikan pada 1 Agustus 2025, MACI hadir sebagai jejaring masyarakat yang kritis, berbasis data, dan berkomitmen memperkuat komunikasi pembangunan, khususnya sektor infrastruktur. Anggotanya tersebar di 38 provinsi dan aktif melawan disinformasi melalui narasi positif yang konstruktif. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar