Ikuti Kami

Beranda » BERITA » 35 OPD Dipangkas Jadi 29 untuk Efisiensi Pemerintahan SDK-JSM

35 OPD Dipangkas Jadi 29 untuk Efisiensi Pemerintahan SDK-JSM

INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) setujui adanya perampingan lembaga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar, yang menjadi ranperda inisiatif di DPRD Sulbar.

Persetujuan ini dilakukan saat menghadiri rapat paripurna DPRD Sulbar membahas tiga agenda salah satunya rancangan peraturan daerah tentang perubahan ketiga atas peraturan daerah nomor 6 tahhn 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah provinsi Sulbar, Selasa 15 Juli 2025.

Kata Gubernur Sulbar, mengibaratkan, kalau kita langsing itu gesit, kalau terlalu gemuk itu berat. Menurunkan yang gemuk itu memang berat, tapi DPRD mampu menurunkan berat badan Sulbar ini, kata Suhardi Duka (SDK).

Menurutnya, langkah ini akan lebih efesien jabatan-jabatan yang tidak penting dengan anggaran fiskal Sulbar tidak besar.

“Contoh jabatan tidak penting seperti Kepala Kereta Api, apa yang diurus di sini. Jadi jabatan-jabatan tidak penting kita hapus. OPD bersentuhan sama, kita gabung. Katakanlah Dinas Perhubungan apa fungsinya jembatan timbang pusat tangani, pelabuhan pusat juga,” ungkapnya.

Sehingga, dirinya setuju dengan kebijakan dewan melakukan perampingan kelembagaan di Sulbar.

“Jabatan OPD Akan dilakukan selter (seleksi terbuka) lagi, mengisi jabatan tersebut,” bebernya.

Sedangkan, Ketua Pansus Syamsul Samad menyampaikan ini merupakan Ranperda inisiatif DPRD Sulbar.

“Jadi kita berharap bahwa secara keseluruhan ada efektivitas penyelenggaraan pemerintahan layanan publik,” ucap Syamsul Samad.

Ketua Komisi I DPRD Sulbar itu juga menuturkan bahwa untuk apa banyak lembaga jika bisa mengurus satu lembaga saja.

“Menurut kami sekian tahun itu kurang efektif maka kita ajukan digabungkan, misalnya Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi itu kita gabungkan, kemudian Dispora dan Pariwisata ngapain berdiri masing-masing kalau bisa bergabung,” tuturnya.

Selain itu, Ranperda ini berdasarkan atas kajian yang cukup lama dan sejalan yang diinginkan Gubernur Sulbar juga.

“Makanya nyambung, meskipun ini inisiatif. Tapi ini juga keinginan Gubernur juga sesuai visi-misinya. Jadi itu ketemu, akhir mulus kita jalankan ini, kita rampingkan dari 35 OPD jadi 29 OPD,” paparnya.

Dia meyakini secara optimis akan lebih enak jalannya OPD jika ramping. “Kalau gemuk nda’ sehat jalan, tapi kalau ramping sehat jalannya,” tandasnya.

Adapun, OPD yang digabungkan diantaranya:

a. Penggabungan Dinas Lingkungan Hidup Tipe B dengan Dinas Kehutanan Tipe B menjadi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tipe A yang menyelenggarakan Urusan Pemerintahan Bidang Lingkungan Hidup dan Bidang Kehutanan;

b. Penggabungan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Tipe B dengan Dinas Pariwisata Tipe A menjadi Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tipe A yang menyelenggarakan Urusan Pemerintahan Bidang Kepemudaan dan Olahraga serta Bidang Pariwisata;

c. Penggabungan Dinas Transmigrasi Tipe A dengan Dinas Tenaga Kerja Tipe B menjadi Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Tipe A yang menyelenggarakan Urusan Pemerintahan Bidang Transmigrasi dan Bidang Tenaga Kerja;

d. Penggabungan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Tipe B dengan Dinas Perhubungan Tipe B menjadi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan Tipe A yang menyelenggarakan Urusan Pemerintahan Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bidang Pertanahan dan Bidang Perhubungan;

e. Penggabungan Dinas Sosial Tipe A, Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Tipe A menjadi Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tipe A yang menyelenggarakan Urusan Pemerintahan Bidang Sosial, Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa;

f. Penggabungan Dinas Kesehatan Tipe B dengan Urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menjadi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tipe A yang menyelenggarakan Urusan Pemerintahan Bidang Kesehatan dan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana;

g. Penggabungan Badan Kepegawaian Tipe A dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Tipe B menjadi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Tipe A yang melaksanakan fungsi penunjang kepegawaian dan fungsi penunjang Pendidikan dan Pelatihan. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Biro Hukum Hadiri Rapat Pembahasan Harmonisasi Tiga Ranperbup Kabupaten Pasangkayu

    Biro Hukum Hadiri Rapat Pembahasan Harmonisasi Tiga Ranperbup Kabupaten Pasangkayu

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diwakili Analis Hukum Seniwati dan Rina, bersama Tim dari Bagian Peraturan Perundang-undangan Kabupaten/Kota, Siti Khadijah menghadiri rapat pembahasan harmonisasi tiga Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Kabupaten Pasangkayu, di Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulbar, Kamis (08/01/2026). Kehadiran Biro Hukum Setda Sulbar dalam rapat […]

  • Tutup Tahun 2025, Realisasi Anggaran Bapperida Sulbar Capai 92,39 Persen

    Tutup Tahun 2025, Realisasi Anggaran Bapperida Sulbar Capai 92,39 Persen

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat evaluasi capaian kinerja dan anggaran dalam rangka penutupan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang RPJMD Kantor Bapperida Sulbar, Rabu, 24 Desember 2025. Rapat dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Sulbar, Muhammad Darwis Damir, dan diikuti […]

  • Disdukcapil Bontang Luncurkan Aplikasi PONDOK PASILAN, Permudah Layanan Administrasi Kependudukan

    Disdukcapil Bontang Luncurkan Aplikasi PONDOK PASILAN, Permudah Layanan Administrasi Kependudukan

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) resmi meluncurkan aplikasi PONDOK PASILAN (Pelayanan Online Dokumen Pencatatan Sipil dan Kependudukan) sebagai upaya memperkuat digitalisasi layanan publik. Peluncuran aplikasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan Bontang 2025–2029 sebagai kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, berkelanjutan, serta menjadi […]

  • Biro Organisasi Setda Sulbar Fasilitasi Pembahasan Draft SOTK Perangkat Daerah Mateng

    Biro Organisasi Setda Sulbar Fasilitasi Pembahasan Draft SOTK Perangkat Daerah Mateng

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mateng – Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat memfasilitasi Rapat Pembahasan Draft Peraturan Bupati tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja (SOTK) Perangkat Daerah Kabupaten Mamuju Tengah. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Biro Organisasi, Kamis 14 Mei 2026. Penyusunan SOTK ini merupakan bagian dari upaya mendukung misi Gubernur Sulawesi […]

  • Dukung Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Daerah, BPBD Sulbar Perkuat Pemahaman dan Mekanisme Penyaluran serta Pemanfaatan DSP

    Dukung Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Daerah, BPBD Sulbar Perkuat Pemahaman dan Mekanisme Penyaluran serta Pemanfaatan DSP

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Arnida, mengikuti rapat secara daring yang membahas Pengelolaan Dana Siap Pakai (DSP). Kegiatan berlangsung Kamis 16 Oktober 2025, menghadirkan Direktur Sumber Daya Darurat BNPB RI, Agus Riyanto, sebagai pembicara utama. Dalam rapat ini juga dibahas tata kelola administrasi, pelaporan, dan optimalisasi penggunaan […]

  • Sekretaris Tim Pemenangan: Sutinah Perempuan Tangguh di Mamuju

    Sekretaris Tim Pemenangan: Sutinah Perempuan Tangguh di Mamuju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Munawir Arafat, Sekretaris Tim Pemenangan Tina-Yuki sekaligus Ketua PKB Mamuju, menyampaikan orasi politiknya dalam kampanye terbatas Calon Bupati Mamuju petahana, Sitti Sutinah Suhardi, di Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, Senin (7/10/2024). Dalam orasinya, Munawir memastikan bahwa janji-janji kampanye yang belum terlaksana di periode pertama, akan diwujudkan dalam periode kedua Sutinah jika kembali terpilih. […]

expand_less