Suhadi Kandoa’ Dorong Muskercab PKB Mamasa Bahas Persoalan Nyata Masyarakat

Intuisi.id, Mamasa – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa menyiapkan tiga agenda konsolidasi organisasi untuk masa bakti 2026–2031. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Orientasi Politik, pengukuhan pengurus, dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).
Ketiga agenda itu disiapkan sebagai tindak lanjut Keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB Nomor 16151/DPP/01/VIII/2026. Berdasarkan petunjuk teknis DPP, seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 14 September hingga 31 Oktober 2026.
Ketua DPC PKB Mamasa, Suhadi Kandoa’, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda formal organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat pemahaman kader, menegaskan tanggung jawab kepengurusan, dan menyusun program kerja partai untuk lima tahun ke depan.
“Kami di DPC PKB Mamasa siap melaksanakan petunjuk teknis dari DPP dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi agar seluruh pengurus memahami tugas dan tanggung jawabnya,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan Minggu (26/10/2026).
Agenda pertama, Orientasi Politik, dirancang sebagai bagian dari kaderisasi tematik bagi pengurus yang akan menjalankan tugas kepartaian. Materi kegiatan disiapkan oleh Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB, mencakup ideologi partai, manajemen dan tata kelola organisasi, serta arah politik partai ke depan.
Peserta diwajibkan mengenakan seragam resmi berwarna hijau muda dan didaftarkan melalui aplikasi yang disiapkan DPP PKB. Instruktur kegiatan juga direncanakan berasal dari DPP atau DPW PKB.
Setelah orientasi, agenda dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus DPC PKB Mamasa periode 2026–2031. Prosesi tersebut akan mencakup pengambilan sumpah dan janji pengurus serta melibatkan badan dan lembaga partai, DPAC se-Kabupaten Mamasa, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan unsur masyarakat lainnya.
Agenda ketiga adalah Muskercab, yang akan menjadi forum untuk merumuskan arah kerja organisasi di tingkat kabupaten. Melalui forum ini, pengurus akan membahas dokumen perencanaan strategis, target pemenangan pemilu, program kerja prioritas, serta program yang ditujukan bagi masyarakat.
Suhadi mengatakan, Muskercab diharapkan menjadi ruang untuk membahas persoalan yang dihadapi warga Mamasa, mulai dari infrastruktur, pertanian, pendidikan, hingga pelestarian adat.
Ia berharap seluruh pengurus dapat menjalankan peran secara aktif, bukan sekadar tercatat dalam struktur organisasi.
“Kami tidak ingin pengurus hanya menjadi nama dalam struktur. Muskercab harus menjadi forum untuk mendengar dan membahas persoalan nyata masyarakat. Hasilnya diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi menjadi dasar kerja yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Melalui tiga agenda tersebut, DPC PKB Mamasa berharap konsolidasi kepengurusan periode 2026–2031 dapat berjalan terarah, sekaligus memperkuat penyusunan program partai yang berhubungan dengan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Mamasa. (*/Zk)
- person

