Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Kepala Bapperida Sulbar Sebut Perlunya Investasi Bidang Kesehatan dalam Mengembangkan Perekonomian Suatu Daerah

Kepala Bapperida Sulbar Sebut Perlunya Investasi Bidang Kesehatan dalam Mengembangkan Perekonomian Suatu Daerah

INTUISI.ID, Mamuju – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Junda Maulana menyebut perlunya investasi bidang kesehatan dalam mengembangkan perekonomian suatu daerah.

Menurut Junda, pentingnya perhatian terhadap investasi kesehatan itu karena berpengaruh terhadap ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas.

Kesimpulan itu didasarkan dari beberapa penelitian global yang disebutkannya saat membuka paparannya dalam Lokakarya Evaluasi dan Persiapan Implementasi Penanganan – Pencegahan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di Aula Andi Depu Gedung Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin (16/6/2025).

Tentunya hal tersebut sejalan dengan Misi ketiga dalam Panca Daya Sulbar yang dicanangkan oleh Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yaitu Membangun SDM yang Unggul dan Berkarakter.

Ia pun menyebut 3 (tiga) kelompok sasaran super prioritas dalam penanganan stunting, yaitu Ibu Hamil, Ibu Menyusui pasca melahirkan, dan Bayi Usia 0 – 23 bulan (baduta).

“Pada tiga sasaran super prioritas tersebut, termasuk dalam Pengasuhan pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (270 Hari Masa Kehamilan + 730 hari setelah kelahiran sampai usia 2 tahun) merupakan periode emas yang sangat penting bagi perkembangan otak dan pertumbuhan fisik anak,” jelas Junda.

Selain itu, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulbar ini juga mengungkap angka kenaikan prevalensi stunting yang signifikan pada tahun 2024, menjadi 35,4 persen dan provinsi ketiga tertinggi di Indonesia saat ini.

Sementara berdasarkan Data Sistem Aplikasi Online Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM), persentase penimbangan balita sangatlah rendah di posyandu.

“Rata- rata balita yang diukur atau ditimbang setiap bulan hanya 65,69 persen. Artinya dari 100 balita, hanya 65 anak yang datang ke posyandu”, ungkap Junda.

Hal ini membuktikan bahwa data E-PPGBM tidak mewakili keseluruhan sasaran yang seharusnya diukur.

Oleh karena itu, Junda menyebut ada 9 (sembilan) tantangan yang dihadapi oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).
1.⁠ ⁠Komitmen politik pemimpin penting, tapi perlunya dibarengi program riil di lapangan.
2.⁠ ⁠Penajaman dan peningkatan cakupan program perlu dilakukan.
3.⁠ ⁠Perlu peningkatan kapasitas dan pendampingan.
4.⁠ ⁠Keterlibatan multi stakeholder perlu dikoordinasikan.
5.⁠ ⁠Penguatan perencanaan dan penganggaran berbasis data.
6.⁠ ⁠Pemantauan dan evaluasi terintegrasi sebagai konsep yang ideal.
7.⁠ ⁠Perubahan perilaku yang tidak mudah dan perlu waktu.
8.⁠ ⁠Konvergensi mudah diucapkan, namun sulit diwujudkan.
9.⁠ ⁠Keterlibatan lembaga non pemerintah yang memerlukan acuan pelaksanaan program. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Siap Berprestasi! Kapolda Sulbar Kukuhkan Komite Olahraga Polri

    Siap Berprestasi! Kapolda Sulbar Kukuhkan Komite Olahraga Polri

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dalam upaya mendukung pengembangan bakat dan prestasi personel di bidang olahraga, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar secara resmi mengukuhkan Komite Olahraga Polri (KOP) di jajaran Polda Sulbar. Acara pengukuhan berlangsung di Aula Marannu Mapolda Sulbar pada Selasa (19/11/2024). Dengan dibentuknya KOP, Kapolda Sulbar berharap tercipta wadah yang terstruktur untuk pembinaan dan […]

  • Kolaborasi Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamasa Tingkatkan Kompetensi ASN

    Kolaborasi Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamasa Tingkatkan Kompetensi ASN

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamasa – Pemerintah daerah Sulawesi Barat (Sulbar), melalui Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) melaksanakan kegiatan Pembinaan Penataan Kelembagaan dan Analisa Jabatan (Anjab), Ketatalaksanaan dan Pelayanan Publik pada Perangkat Daerah di Kabupaten Mamasa selama dua hari, Kamis-Jumat 3-4 Juli 2025. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Permendagri Nomor 99 Tahun 2018 pada Pasal 2 ayat […]

  • Gubernur SDK dan Wagub Salim Kompak Gunakan Passapu di Momen HUT RI, Melambangkan Kegagahan dan Keteguhan Hati

    Gubernur SDK dan Wagub Salim Kompak Gunakan Passapu di Momen HUT RI, Melambangkan Kegagahan dan Keteguhan Hati

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, MAMUJU – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga kompak menggunakan Passapu pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80 di Anjungan Pantai Manakarra, Minggu 17 Agustus 2025. Gubernur Suhardi Duka menggunakan Passapu Sure Parara Mamengga (Sarung berwarna Merah), dengan baju jas tutup warna putih. Perpaduan warna merah dan […]

  • Disdikpora Mamuju Dianugerahi SPM Pendidikan Terbaik di Sulbar Tahun 2023

    Disdikpora Mamuju Dianugerahi SPM Pendidikan Terbaik di Sulbar Tahun 2023

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga kembali meraih penghargaan prestisius dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) pendidikan tahun 2023. Penghargaan ini diserahkan oleh Sekretaris Daerah Sulawesi Barat dalam sebuah acara pada hari Senin, yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga Kabupaten Mamuju, Senin 18 Maret 2024. […]

  • Dikebut Pemkot Bontang, Pembangunan Sekolah Rakyat Masuki Tahap Finalisasi Dokumen

    Dikebut Pemkot Bontang, Pembangunan Sekolah Rakyat Masuki Tahap Finalisasi Dokumen

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Pemerintah Kota Bontang terus mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat dengan mematangkan kesiapan teknis dan administratif. Langkah ini ditandai melalui rapat kerja lanjutan yang digelar di Ruang Rapat Utama Wali Kota Bontang, Senin (13/04/2026). Rapat yang dipimpin Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bersama Wakil Wali Kota Agus Haris tersebut menyoroti sejumlah tahapan krusial sebagai […]

  • Disbun Sulbar Identifikasi CPCL Aren di Polewali Mandar, Dorong Peningkatan Nilai Tambah Produk Aren dan Pendapatan Petani

    Disbun Sulbar Identifikasi CPCL Aren di Polewali Mandar, Dorong Peningkatan Nilai Tambah Produk Aren dan Pendapatan Petani

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dalam upaya mendukung pengembangan hilirisasi hasil perkebunan, Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan, Agustina Palimbong, bersama jajaran stafnya, melaksanakan kegiatan identifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) di Kabupaten Polewali Mandar, untuk fasilitasi penanganan sarana pascapanen dan pengolahan komoditas aren. Identifikasi dilaksanakan, Selasa 3 Maret 2026, […]

expand_less