Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Inspektorat Lakukan Gelar Aset dalam rangka Pemeriksaan Fisik Kendaraan Dinas oleh BPKPD

Inspektorat Lakukan Gelar Aset dalam rangka Pemeriksaan Fisik Kendaraan Dinas oleh BPKPD

INTUISI.ID, Mamuju – Pemprov Sulbar oleh Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pemeriksaan fisik kendaraan dinas milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya pengelolaan aset daerah yang akuntabel dan transparan, Senin 23 Juni 2025.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh tim dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat, berlangsung di Halaman Kantor Inspektorat dan melibatkan pengecekan fisik secara menyeluruh terhadap kondisi kendaraan dinas.

Adapun jumlah kendaraan yang diperiksa terdiri dari 9 unit mobil dinas dan 20 unit sepeda motor dinas, yang digunakan oleh ASN di Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan dinas yang tercatat dalam daftar aset daerah benar-benar ada secara fisik, dalam kondisi layak operasional, serta sesuai dengan data administrasi yang tercatat.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Sulbar dibawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk penertiban dan validasi aset, agar pengelolaan barang milik daerah semakin tertib, akurat, dan sesuai regulasi.

Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Barat, M. Natsir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Inspektorat untuk memastikan pengelolaan aset daerah dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.

“Pemeriksaan fisik kendaraan dinas ini menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan aset daerah. Kami ingin memastikan bahwa seluruh kendaraan yang tercatat dalam daftar aset benar-benar ada, terpelihara dengan baik, dan digunakan sebagaimana mestinya,” ujar M. Natsir.

Lebih lanjut, beliau juga menambahkan bahwa hasil pemeriksaan ini akan menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi perbaikan pengelolaan aset, khususnya kendaraan dinas, di lingkup Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Pemeriksaan fisik kendaraan dinas ini juga menjadi bagian dari penguatan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) serta mendukung terciptanya akuntabilitas dan efisiensi dalam penggunaan aset daerah. (Rls)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Pemkot Bontang Matangkan Persiapan DTA 2026, Fokus Percepatan Transformasi Digital SDM

    Pemkot Bontang Matangkan Persiapan DTA 2026, Fokus Percepatan Transformasi Digital SDM

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Pemerintah Kota Bontang mulai mematangkan langkah penguatan sumber daya manusia di bidang digital melalui rencana pelaksanaan Digital Talent Academy (DTA) Tahun 2026. Pembahasan tersebut dilakukan dalam audiensi antara Pemkot Bontang dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia yang digelar di Kantor Wali Kota Bontang, Rabu (29/04/2026). Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Kepala BKPSDM […]

  • Bapperida Tegaskan Komitmen Bangun Pemerintahan Desa Bersih dan Berintegritas

    Bapperida Tegaskan Komitmen Bangun Pemerintahan Desa Bersih dan Berintegritas

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Bapperida Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berintegritas. Hal itu diwujudkan melalui program Perluasan Percontohan Desa Anti Korupsi (DAK) yang saat ini memasuki tahap penilaian untuk enam desa perwakilan dari enam kabupaten di Sulbar. Program ini merupakan strategi penting untuk mendukung sasaran pembangunan […]

  • Harlah GP Ansor ke-91, SDK Hadir dengan Dua Tantangan dalam Mendorong Kedaulatan Pangan

    Harlah GP Ansor ke-91, SDK Hadir dengan Dua Tantangan dalam Mendorong Kedaulatan Pangan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) memberikan dua tantangan bagi Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Sulbar dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Tantangan itu disampaikan saat menghadiri tasyakuran Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-91 tahun yang dirangkaikan dengan halal bihalal di Waterpark Hotel Maleo, Kabupaten Mamuju, Sabtu, 3 Mei 2025. Salah satu tantangan […]

  • Duka Mendalam, Gubernur Sulbar Kenang Sosok Langka dan Kepercayaan dari Almarhum Wagub Salim S Mengga

    Duka Mendalam, Gubernur Sulbar Kenang Sosok Langka dan Kepercayaan dari Almarhum Wagub Salim S Mengga

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar tahlilan dan doa bersama untuk almarhum Wakil Gubernur Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga. Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Kamis 5 Februari 2026) malam. Suasana khidmat, Tausyiah dibawakan oleh Annaguru Muhasib Kamaludin. Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengenang kebersamaannya dengan almarhum jauh sebelum sama-sama memimpin […]

  • Suhadi Kandoa Serap Aspirasi Masyarakat di Kabupaten Mamasa

    Suhadi Kandoa Serap Aspirasi Masyarakat di Kabupaten Mamasa

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamasa – Guna menyerap aspirasi konstituen di daerah pemilihannya, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Suhadi Kandoa melaksanakan reses atau penjaringan aspirasi masyarakat pada masa persidangan Ke-II, untuk masa jabatan 2024-2029. Reses dilaksanakan selama lima hari, mulai Selasa (11/02/2025), di beberapa titik dalam Daerah Pemilihan (Dapil) Mamasa I, yang mencakup Kecamatan Tabang dan Kecamatan Pana. […]

  • Leny Susilawati: DPRD Kutim Optimistis Proyek Fisik Tuntas Meski Cuaca Jadi Tantangan

    Leny Susilawati: DPRD Kutim Optimistis Proyek Fisik Tuntas Meski Cuaca Jadi Tantangan

    • 0Komentar

    Kutai Timur, intuisi.id– Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kutai Timur menjadi tantangan besar dalam pelaksanaan proyek-proyek fisik. Menanggapi hal ini, Leny Susilawati Anggraini, anggota DPRD Kutai Timur dari Partai NasDem menegaskan bahwa musim hujan telah mempengaruhi percepatan realisasi proyek, termasuk semenisasi jalan yang seharusnya bisa selesai sepanjang 100 meter, namun kini hanya bisa dikerjakan setengahnya. […]

expand_less