INTUISI.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus berupaya memperluas jangkauan promosi potensi investasi daerah. Langkah ini ditempuh untuk menarik minat para pelaku usaha sekaligus memperkenalkan Bontang sebagai kota yang terbuka terhadap investasi berkelanjutan.
Salah satu strategi yang telah dijalankan yakni pemasangan iklan promosi investasi di dua bandara besar Kalimantan Timur, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan dan Bandara APT Pranoto Samarinda. Tayangan iklan tersebut berlangsung selama tiga bulan hingga April 2025.
“Kontrak awalnya memang tiga bulan. Namun jika memungkinkan, kami akan lanjutkan lagi kerja samanya,” ujar Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, Rabu, (22/10/25).
Ia menjelaskan, bandara menjadi lokasi yang sangat strategis untuk memperkenalkan potensi daerah karena menjadi titik keluar-masuk utama bagi pelaku bisnis, wisatawan, maupun investor. Melalui promosi visual di tempat tersebut, diharapkan pesan ajakan berinvestasi di Bontang bisa menjangkau lebih luas kalangan potensial, baik dari dalam maupun luar negeri.
Selain promosi di bandara, DPMPTSP juga menggandeng sejumlah media nasional ternama untuk memperkuat eksposur Bontang di tingkat nasional. Beberapa di antaranya yakni CNN Indonesia, Kompas, Liputan6, Detik, dan Beritasatu.
“Dengan jangkauan media nasional yang begitu besar, informasi mengenai potensi investasi di Bontang bisa dikenal lebih luas. Ini bagian dari upaya kami menjadikan Bontang sebagai destinasi investasi yang menarik,” lanjut Aspiannur.
Tidak berhenti sampai di situ, pihaknya juga tengah menyiapkan rencana kerja sama dengan salah satu televisi nasional untuk menghadirkan program talkshow berdurasi satu jam yang membahas peluang investasi di Kota Bontang. Salah satu figur yang dipertimbangkan sebagai pembawa acara ialah Desi Anwar dari CNN Indonesia TV.
“Masih tahap rencana dan akan kami ajukan dalam anggaran tahun 2026. Meskipun biayanya cukup besar, kami yakin hasilnya sepadan,” ungkapnya.
DPMPTSP juga rutin mengikuti berbagai ajang pameran investasi di luar daerah sebagai bentuk promosi langsung kepada calon investor. Melalui kegiatan tersebut, Bontang memperkenalkan berbagai sektor potensial yang bisa dikembangkan, mulai dari industri, pariwisata, hingga kelautan.
Upaya berkelanjutan ini, kata Aspiannur, merupakan wujud nyata dukungan terhadap visi Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris untuk menjadikan investasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.
Dengan promosi yang intensif, pelayanan perizinan yang efisien, dan potensi sumber daya yang besar, Bontang diyakini mampu menjadi magnet baru bagi investor di masa depan. (*)




