Ikuti Kami

Beranda » BERITA » DPRD Sulbar Gelar RDPU dengan Aliansi Masyarakat Gentungan Raya

DPRD Sulbar Gelar RDPU dengan Aliansi Masyarakat Gentungan Raya

INTUISI.ID, Mamuju – Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Aliansi Masyarakat Gentungan Raya dan Kanang-Kanang terkait dampak lingkungan dan sosial yang diakibatkan oleh aktivitas tambang pasir milik CV. Sinar Harapan di Kecamatan Kalukku, Mamuju, Sulbar.

Berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Sulbar, Rabu, 22 Januari 2025, RDPU dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Sulbar Syarifuddin, didampingi Anggota Komisi II DPRD Sulbar Khalil Gibran dan Zulfakhri. Turut hadir, DLHK, Dinas Kehutanan, ESDM, PTSP, Kesbangpol, Balai Sungai, Camat Kalukku, Kepala Desa, CV. Sinar Harapan dan Aliansi Masyarakat.

Dalam RDPU ini, Haruna Syam, salah satu masyarakat terdampak menyampaikan aspirasi dan keluhan mengenai dampak negatif ditimbulkan oleh operasi tambang pasir, termasuk kerusakan lingkungan, pencemaran air, serta gangguan terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.

Mereka meminta perhatian serius dari pihak pemerintah dan DPRD untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

Adapun rekomendasi teknis yang detail apakah betul dampak ini dilakukan oleh pihak perusahaan atau dampak ini murni betul-betul karena alam.

Ketua Komisi II DPRD Sulbar, Syarifuddin mengapresiasi Aliansi Masyarakat Gentungan Raya dan Kanang-Kanang karena santun dalam menyampaikan aspirasi.

Dia menjelaskan, dalam pertemuan itu belum ada kesimpulan apakah CV. Sinar Harapan selaku pengelola tambang pasir telah melakukan suatu pelanggaran, karena penjelasan dari OPD terkait harus melakukan peninjauan lebih dalam lagi atau peninjauan langsung ke lapangan, untuk mencocokkan peta tambang dengan situasi kerusakan dampak dari perusahaan itu sendiri.

“Jadi saya rasa DLHK, ESDM, Balai Sungai, PTSP, Dinas Kehutanan, camat serta kepala desa alangkah bagusnya kita berkunjung dan mengambil suatu kesimpulan untuk melakukan pertemuan lagi kedepannya,” ucap Syarifuddin.

Setelah mendengarkan penjelasan baik dari CV. Sinar Harapan dan OPD terkait dalam RDPU, sebagai bentuk perhatian pemerintah dan DPRD, maka sehari setelahnya yakni pada Kamis 23 Januari 2025 dilakukan peninjauan langsung di empat desa terdampak, yaitu Desa Gentungan Raya, Gentungan Timur, Gentungan Induk dan Kanang-Kanang. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Penggunaan Handphone Siswa Dibatasi, Ini Ketentuan dan Sanksinya

    Penggunaan Handphone Siswa Dibatasi, Ini Ketentuan dan Sanksinya

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi menerbitkan Surat Edaran tentang Pengaturan dan Pembatasan Penggunaan Telepon Seluler (Handphone) di lingkungan satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta. Kebijakan ini diterbitkan sebagai langkah strategis dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi digital dengan pembentukan karakter peserta didik, sekaligus […]

  • Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Sulbar Genjot Integrasi Data Geospasial

    Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Sulbar Genjot Integrasi Data Geospasial

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Bapperida terus mendorong penguatan tata kelola Satu Data Indonesia (SDI), khususnya dalam pemanfaatan data geospasial untuk perencanaan pembangunan yang lebih presisi yang sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Upaya ini mengemuka dalam kegiatan “Pembinaan Penguatan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia Pulau Sulawesi” yang digelar secara […]

  • Dorong Swasembada Bibit Kakao, Dinas Perkebunan Sulbar Produksi 10.000 Bibit Kakao Unggul ICRI 08H untuk Petani

    Dorong Swasembada Bibit Kakao, Dinas Perkebunan Sulbar Produksi 10.000 Bibit Kakao Unggul ICRI 08H untuk Petani

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Perkebunan Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan kegiatan produksi untuk memperbanyak bibit kakao jenis ICRI 08H sebanyak 10.000 batang di UPTD BPPTP di Kelurahan Basseang, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini sejalan dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka – Salim S. Mengga, khususnya mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan serta […]

  • Antusias Jelang Pelantikan, Sutinah Suhardi: Kami Siap Jalankan Amanah Rakyat

    Antusias Jelang Pelantikan, Sutinah Suhardi: Kami Siap Jalankan Amanah Rakyat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Jakarta– Bupati dan Wakil Bupati Mamuju terpilih, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si. dan Yuki Permana, S.T., telah menyelesaikan berbagai persiapan jelang pelantikan yang akan digelar secara serentak. Sejak 17 Februari 2025, kepala daerah terpilih dari 37 provinsi se-Indonesia telah menjalani registrasi dan tes kesehatan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta. Setelah itu, […]

  • DPRD Sulbar Dukung Pj Gubernur Bahtiar Perjuangkan APBD Pro Rakyat

    DPRD Sulbar Dukung Pj Gubernur Bahtiar Perjuangkan APBD Pro Rakyat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat menyatakan dukungannya terhadap Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, yang berkomitmen memperjuangkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang pro-rakyat. Hal ini disampaikan dalam Sidang Paripurna di DPRD Sulbar, Selasa, 27 Agustus 2024, yang membahas Jawaban Pj Gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terkait Nota […]

  • Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Him)

    Tantangan PAUD dan Kesetaraan Gender di Kota Tepian, Begini Harapan Sri Puji Astuti

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda turut angkat bicara soal tantangan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan juga pengarusutamaan gender. Hal itu disampaikan langsung oleh, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, yang menyebut bahwa tantangan tersebut seperti masih minimnya lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) negeri. Lembaga pendidikan […]

expand_less