INTUISI.ID, Mamuju – Rasmiani, seorang guru di MTs DDI Basseang di bawah naungan Kementerian Agama Polewali Mandar, berhasil menjadi perwakilan Sulawesi Barat di ajang Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) VII Korpri tahun 2024 yang akan berlangsung di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Setelah melalui persaingan ketat di antara Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam audisi yang digelar Korpri Sulbar, Rasmiani merasa pantas untuk tampil di MTQN VII sebagai duta Sulbar.
“Proses audisi kafilah yang dilaksanakan Korpri Sulbar sudah cukup bagus. Tidak ada lagi perwakilan langsung dari kabupaten, semua harus melalui audisi,” ujar Rasmiani, Rabu, 16 Oktober 2024.
Ia menambahkan, audisi tersebut memberikan kesempatan yang lebih luas untuk menemukan bakat dan potensi terbaik di Sulbar. Namun, ia berharap agar audisi berikutnya tidak lagi dilakukan secara virtual.
“Semoga ke depannya audisi bisa dilaksanakan langsung, agar kelebihan dan kekurangan peserta dapat lebih jelas terlihat,” tambahnya.
Selain itu, Rasmiani menginginkan agar Training Center (TC) dilakukan secara tatap muka untuk memaksimalkan bimbingan dari pelatih.
Ia juga sangat memperhatikan pola hidup sehat selama persiapan lomba, terutama menjaga asupan makanan dan rutin berolahraga.
“Selama audisi hingga sekarang, saya tidak mengonsumsi gorengan, dan berat badan saya turun karena pagi dan sore rutin olahraga,” ungkapnya.
Rasmiani akan tampil di cabang Tilawah Wanita di MTQN VII Korpri. Pelayanannya yang didapat dari Korpri Sulbar juga mendapat pujian, karena perhatian mereka terhadap seluruh peserta sangat baik.
Dengan persiapan yang matang, ia berharap dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Sulbar di ajang nasional ini. (*)





