INTUISI.ID, Polman – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) dan Jenderal (Purn) Salim S. Mengga (JSM), menggelar kampanye terbatas di kediaman H. Ramli di Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, pada Selasa (15/10/2024).
Kampanye tersebut dihadiri ratusan masyarakat dan relawan Sahabat H. Ramli, serta dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Calon Bupati Polman, Dirga Adhi Putra Singkarru, turut hadir dan berharap keberkahan Maulid Nabi dapat menyertai perjuangan pasangan SDK-JSM dalam Pilgub Sulbar 2024.
Dirga juga mengajak relawan di Wonomulyo untuk bersama-sama memenangkan pasangan tersebut.
“Semoga melalui momentum Maulid ini, keberkahan selalu menyertai kita semua, terutama pasangan calon gubernur SDK-JSM,” ujar Dirga dalam sambutannya.
Jenderal Salim S. Mengga dalam orasinya menekankan tentang perbedaan dua tipe pemimpin, yaitu pemimpin bertipe pelayan dan pemimpin bertipe mandor.
Menurut Salim, pemimpin bertipe pelayan adalah pemimpin yang mendahulukan kepentingan rakyat dan berbagi secara merata. Sebaliknya, pemimpin bertipe mandor lebih mengutamakan kepentingan diri sendiri.
“Ada dua tipe pemimpin, pelayan dan mandor. Pemimpin pelayan membagikan apa yang ada secara adil, dan jika ada kekurangan, dia yang melengkapinya. Sementara pemimpin mandor akan mengambil lebih dulu untuk dirinya sendiri,” tegas JSM dalam bahasa Mandar.
Salim juga menambahkan bahwa pemimpin bertipe pelayan adalah mereka yang meneladani kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang jujur dan amanah.
“Pemimpin yang bertipe pelayan seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW—jujur, amanah, dan berintegritas tinggi,” jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk meneladani sifat Nabi dalam kehidupan sehari-hari dan memilih pemimpin yang benar-benar mengedepankan kepentingan rakyat. Kampanye ini semakin memperkuat dukungan untuk SDK-JSM di Polman jelang Pilgub Sulbar 2024. (*)





