Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Stunting Sulbar Turun ke 26%, Tapi Kunjungan Balita ke Posyandu Baru 70 Persen

Stunting Sulbar Turun ke 26%, Tapi Kunjungan Balita ke Posyandu Baru 70 Persen

Intuisi.id, Mamuju – Sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat menunjukkan perkembangan positif. Angka stunting tercatat turun dari 35 persen menjadi 26 persen, jumlah anak tidak sekolah berkurang dari sekitar 37.000 menjadi 22.000, dan angka kemiskinan turun menjadi 10 persen.

Namun, evaluasi Pemerintah Provinsi Sulbar juga menemukan dua pekerjaan rumah: kunjungan balita ke Posyandu baru mencapai sekitar 70 persen, sedangkan angka perkawinan anak meningkat dari 10 persen menjadi 11 persen.

Temuan tersebut dibahas dalam evaluasi Program Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Terpadu (Pastipadu) yang dipimpin Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana di Kantor Gubernur Sulbar, Senin (19/10/2026).

Junda mengatakan, penurunan stunting menjadi salah satu perkembangan yang patut diperhatikan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024, angka stunting Sulbar tercatat 35 persen. Sementara itu, data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) menunjukkan angka 26 persen.

Meski demikian, ia menyoroti cakupan kunjungan balita ke Posyandu yang belum optimal. Padahal, pemantauan rutin diperlukan untuk mengetahui kondisi pertumbuhan anak dan membantu petugas kesehatan mengidentifikasi risiko masalah gizi sejak dini.

“Artinya, sudah ada penurunan, cuma tadi yang kita evaluasi adalah angka kunjungan balitanya ke Posyandu yang masih rendah, yaitu sekitar 70 persen,” kata Junda.

Di sektor pendidikan, jumlah anak tidak sekolah dilaporkan turun dari sekitar 37.000 menjadi 22.000 anak. Pemerintah masih perlu memperkuat upaya agar anak-anak tersebut dapat kembali mengakses pendidikan. Faktor ekonomi keluarga dan kenakalan remaja turut menjadi perhatian dalam pembahasan.

Sementara itu, angka kemiskinan Sulbar turun dari 10,18 persen menjadi 10 persen. Menurut Junda, penguatan data penerima bantuan sosial serta dukungan lintas sektor dibutuhkan agar program penanganan kemiskinan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Berbeda dengan indikator tersebut, angka perkawinan anak justru meningkat dari 10 persen menjadi 11 persen. Kondisi ini menjadi perhatian karena persoalan perkawinan anak, kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan dapat saling memengaruhi.

“Jadi antara stunting, kemiskinan, anak tidak sekolah, kemudian perkawinan anak ini saling berkait. Ini merupakan lingkaran yang harus kita tangani, bagaimana cara menanganinya, tidak parsial,” ujar Junda.

Karena itu, Junda menegaskan bahwa Pastipadu harus dijalankan melalui pendekatan terpadu, sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Penanganan tidak cukup dilakukan oleh satu perangkat daerah, tetapi membutuhkan koordinasi berbagai sektor dengan sasaran yang jelas.

Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) mengesampingkan ego sektoral dan memastikan program masing-masing saling mendukung. Perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi nonpemerintah, masyarakat, dan media juga diharapkan ikut terlibat.

Menurut Junda, keberhasilan pemerintah tidak semestinya hanya diukur dari tercapainya target masing-masing OPD, tetapi dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Jangan kita ego bahwa satu-satunya ukuran keberhasilan kita kalau OPD kita berhasil. Tidak, keberhasilan kita kalau kita bisa menyejahterakan masyarakat,” tuturnya.

Evaluasi tersebut juga membahas penguatan dashboard digital Pastipadu. Sistem ini diharapkan membantu pemerintah memantau perkembangan indikator, memperbaiki kualitas data, serta menentukan intervensi berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Dengan pendekatan terpadu, Pemprov Sulbar berharap penurunan stunting dan kemiskinan serta berkurangnya jumlah anak tidak sekolah dapat terus berlanjut, sekaligus mendorong perbaikan pada indikator yang masih menjadi tantangan, terutama kunjungan balita ke Posyandu dan perkawinan anak. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Bapperida Sulbar Gelar Diseminasi Data Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Terpadu

    Bapperida Sulbar Gelar Diseminasi Data Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Terpadu

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Diseminasi Data Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Terpadu bertempat di Ruang RPJMD Kantor Bapperida Sulbar, Selasa, 7 Oktober 2025. Kegiatan tersebut dibuka oleh A. Almah Aliuddin, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Sulbar, yang hadir mewakili Kepala Bapperida Sulbar, […]

  • Gubernur Sulbar Tinjau Pembibitan Komoditas Pangan Dinas Ketapang, Siap Dibagikan ke Masyarakat

    Gubernur Sulbar Tinjau Pembibitan Komoditas Pangan Dinas Ketapang, Siap Dibagikan ke Masyarakat

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulbar Suhardi Duka meninjau pembibitan komoditas pangan oleh Dinas Ketapang di samping kantornya, Senin 17 November 2025. Turut mendampingi Sekprov Junda Maulana, Kepala Inspektorat Sulbar Muh Natsir dan jajaran Pemprov Sulbar lainnya. “Ini bagian upaya kita untuk menata dan mengendalikan inflasi di Sulbar. Jadi semua langkah kita lakukan,” kata SDK. Ia […]

  • Sambut HUT ke-71 Korlantas Polri, Satlantas Polresta Mamuju Berbagi Kebahagiaan untuk Warga Kurang Mampu

    Sambut HUT ke-71 Korlantas Polri, Satlantas Polresta Mamuju Berbagi Kebahagiaan untuk Warga Kurang Mampu

    • 0Komentar

    MAMUJU – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Mamuju menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Mamuju. Rabu, 16 september 2026   Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian dan perhatian Polri, khususnya Satlantas Polresta Mamuju, terhadap masyarakat […]

  • Murdanil: MTQ KORPRI Bukan Sekadar Kompetisi, tapi Memperkuat Kebersamaan ASN

    Murdanil: MTQ KORPRI Bukan Sekadar Kompetisi, tapi Memperkuat Kebersamaan ASN

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Makassar – Sebelum lantunan ayat Al-Qur’an dan persaingan antarkafilah dimulai, para peserta MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 terlebih dahulu dipertemukan dalam suasana yang lebih hangat. Malam Ta’aruf menjadi ruang untuk saling mengenal, mempererat silaturahmi, sekaligus membangun kebersamaan sebelum rangkaian perlombaan dimulai. Suasana tersebut turut diikuti delegasi Sulawesi Barat. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) […]

  • Dinsos Sulbar Siap Dukung Penanganan Bencana Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Dinsos Sulbar Siap Dukung Penanganan Bencana Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Dinsos Sulbar) menghadiri Rapat Koordinasi Tanggap Darurat bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rapat daring pada Rabu, 3 Desember 2025 tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. Dalam rapat, Kepala UPTD […]

  • Kominfo Sulbar Sukses Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

    Kominfo Sulbar Sukses Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat ketahanan digital di lingkup pemerintahan. Menindaklanjuti arahan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Pemprov Sulbar bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) berhasil membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di tingkat provinsi dan enam kabupaten se-Sulawesi Barat per 29 […]

expand_less