Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Pemkot Bontang Dorong Donor Darah Jadi Gaya Hidup, 150 Pendonor Dapat Penghargaan

Pemkot Bontang Dorong Donor Darah Jadi Gaya Hidup, 150 Pendonor Dapat Penghargaan

INTUISI.id – Pemerintah Kota Bontang mendorong masyarakat menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan darah bagi warga yang sewaktu-waktu membutuhkan transfusi.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat membuka Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 di Halaman PMI Kota Bontang, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan mengusung tema “Setetes Darah untuk Kemanusiaan, Berikan Darah Selamatkan Kehidupan” dan melibatkan PMI, IDI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, perusahaan, relawan hingga masyarakat.

Neni mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan darah di Kota Bontang. Ia juga membagikan pengalamannya sebagai pendonor dan bagaimana donor darah memiliki manfaat besar ketika anggota keluarganya membutuhkan transfusi.

“Mari kita menjadi pendonor darah, bukan penerima darah karena sakit. Donor darah bukan hanya menyelamatkan sesama, tetapi juga menyehatkan diri,” ujar Neni.

Menurut Neni, donor darah dapat dilakukan masyarakat mulai usia 17 tahun sesuai ketentuan. Karena itu, ia mendorong kegiatan donor tidak hanya dilakukan ketika ada kebutuhan mendesak, tetapi menjadi kebiasaan di tengah masyarakat.

“Jadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat, ibadah sosial dan bagian dari budaya gotong royong,” katanya.

Kebutuhan darah di Kota Bontang berasal dari berbagai kondisi medis. Ketua PMI Kota Bontang, Aji Erlynawati, mengatakan darah dibutuhkan antara lain untuk ibu yang menjalani persalinan, korban kecelakaan, pasien operasi, anak dengan penyakit tertentu hingga penderita penyakit kronis.

Karena kebutuhan tersebut berlangsung sepanjang waktu, ketersediaan stok darah sangat bergantung pada partisipasi masyarakat yang secara rutin melakukan donor.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Ketua IDI Kota Bontang Andi Anwar Arsyad, Forkopimda, organisasi perangkat daerah, perusahaan serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PMI Kota Bontang memberikan penghargaan kepada sekitar 150 pendonor yang telah melakukan donor sebanyak 10, 25, 50, 75 hingga 100 kali.

Dua pendonor yang telah mencapai 100 kali donor juga mendapat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi mereka membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

Neni menilai para pendonor rutin merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan transfusi darah di Bontang.

“Setiap tetes darah yang kita berikan bisa menjadi kesempatan hidup bagi orang lain. Karena itu, mari terus bergerak dan mengajak lebih banyak masyarakat untuk menjadi pendonor,” pungkas Neni. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • SMSI Tandatangani Kerja Sama dengan Kedubes Iran

    SMSI Tandatangani Kerja Sama dengan Kedubes Iran

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, dan Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Islam Iran, Mohammad Reza Ebrahimi, menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Kantor Kedutaan Besar Iran, Jl. HOS Cokroaminoto No. 110, Menteng, Jakarta, pada Senin pagi (12/8). Penandatanganan ini menandai dimulainya kerja sama strategis antara kedua pihak di bidang media dan […]

  • Maulid di Parappe, Wagub Salim S Mengga: Mulai Perbaikan Diri untuk Lingkungan yang Lebih Baik

    Maulid di Parappe, Wagub Salim S Mengga: Mulai Perbaikan Diri untuk Lingkungan yang Lebih Baik

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Polman – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Muttaqin, Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu 16 November 2025. Kehadiran pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ini disambut hangat oleh masyarakat yang memadati area masjid. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Salim S Mengga menekankan pentingnya […]

  • Tim PASTIPADU Sulbar Matangkan Pelatihan Posyandu di 72 Desa Lokus

    Tim PASTIPADU Sulbar Matangkan Pelatihan Posyandu di 72 Desa Lokus

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Komitmen memperkuat kualitas layanan kesehatan masyarakat berbasis desa terus diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui Panca Daya, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas menuju Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera sebagaimana digagas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Tim PASTIPADU Sulbar menggelar Rapat Pemantapan […]

  • Pusdalops BPBD Sulbar Koordinasikan Dampak Angin Kencang di Pesisir Kota Polewali

    Pusdalops BPBD Sulbar Koordinasikan Dampak Angin Kencang di Pesisir Kota Polewali

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui pusdalops melakukan koordinasi dengan pusdalops BPBD Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terkait kejadian angin kencang yang menerjang wilayah pesisir Kota Polewali pada Senin, 13 Oktober 2025. Berdasarkan laporan pusdalops bpbd polman Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, serta pohon tumbang di beberapa […]

  • Polresta Mamuju Gelar Apel gelar Pasukan Operasi Keselamatan Marano 2026

    Polresta Mamuju Gelar Apel gelar Pasukan Operasi Keselamatan Marano 2026

    • 0Komentar

    Mamuju — Polresta Mamuju menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Marano 2026 di Mapolresta Mamuju pagi ini. Senin, 02 Februari 2026 Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Mamuju, dihadiri Dandim 1418 Mamuju diwakili Pasi Ops, Dishub Mamuju, Satpol PP Mamuju, pejabat utama Polresta Mamuju Operasi Keselamatan 2026 mengangkat tema “Terwujudnya Kamseltibcar Lantas yang […]

  • Sulbar Tertinggi Kemiskinan Ekstrem, Akademisi Sebut Program PJ Bahtiar Solusi Potensial

    Sulbar Tertinggi Kemiskinan Ekstrem, Akademisi Sebut Program PJ Bahtiar Solusi Potensial

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Ekonomi Provinsi Sulawesi Barat yang tumbuh positif juga diikuti dengan kenaikan harga kebutuhan pokok. Sehingga jika pendapatan masyarakat tidak bertambah maka daya beli masyarakat sangat rendah, atau dengan kata lain masyarakat jatuh pada garis kemiskinan ekstrem. Hal inilah menjadi salah satu penyebab sehingga Sulbar masih berada dalam kategori kemiskinan ekstrem tertinggi secara […]

expand_less