Dapur SPPG Aralle Disidak, Pemerintah Pastikan Proses dan Makanan Sesuai Standar
- BERITA
- calendar_month 3 jam yang lalu

Intuisi.id, Mamasa – Tim Satuan Tugas (Satgas) Kabupaten Mamasa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Aralle, sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sidak ini dipimpin langsung oleh Ketua Satgas Kabupaten Mamasa yang juga Wakil Bupati, H. Sudirman. Pemeriksaan turut melibatkan unsur pemerintah kecamatan, TNI, dan Polri guna memastikan proses berjalan objektif dan transparan.
Dari hasil pemeriksaan, fasilitas dapur serta proses kerja di SPPG Aralle dinyatakan telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Tim Satgas juga melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan meminta keterangan dari seluruh karyawan, mulai dari bagian persiapan, memasak, pengemasan hingga distribusi makanan melalui masing-masing koordinator.
Satgas MBG Kecamatan Aralle, Andi Iswadi, menyampaikan bahwa hasil uji sampel makanan menunjukkan kondisi yang layak konsumsi.
“Pemeriksaan terhadap sampel makanan menunjukkan bahwa makanan masih dalam kondisi baik, sehat, dan segar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah meminta klarifikasi dari Kepala SPPG Kecamatan Aralle terkait proses produksi makanan. Disebutkan bahwa setiap menu yang disiapkan telah melalui tahapan pengecekan ketat oleh bagian gizi sebelum diolah.
“Proses ini meliputi seleksi bahan baku serta penilaian kelayakan konsumsi,” jelasnya.
Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Aralle, Hajriani, menegaskan bahwa setiap bahan makanan yang masuk selalu diperiksa secara teliti untuk memastikan kualitasnya sebelum dimasak.
“Setiap bahan dipastikan dalam kondisi layak sebelum diolah. Setelah dimasak, makanan kembali diperiksa sebelum didistribusikan,” katanya.
Menurutnya, tahapan berlapis tersebut bertujuan memastikan setiap porsi makanan yang diterima masyarakat dalam kondisi aman dan sehat.
Meski seluruh prosedur telah dijalankan, pihak SPPG Aralle tetap menyampaikan permohonan maaf atas laporan yang muncul di masyarakat. Hal itu disebut sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
Pemerintah daerah melalui Satgas Kecamatan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Transparansi dan akuntabilitas ditegaskan menjadi prioritas dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. (*/Zk)
- person

Saat ini belum ada komentar