Hadapi Penurunan APBD, Pemkot Bontang Andalkan Peran CSR untuk Jaga Pembangunan
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026

Intuisi.id -Pemerintah Kota Bontang mulai mengandalkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau CSR sebagai strategi menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah tekanan fiskal daerah.
Hal ini mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) TJSLP Tahun 2027 yang digelar pada Rabu (15/04/2026) di Ruang Rapat Utama Wali Kota Bontang.
Kegiitan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sony Suwito Adicahyono, serta melibatkan perangkat daerah dan perwakilan perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang.
Dalam sambutannya, Agus Haris menyoroti kondisi keuangan daerah yang tengah menghadapi tantangan serius. Ia mengungkapkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang mengalami tren penurunan.
“Proyeksi tahun 2027 menunjukkan potensi penurunan pendapatan antara 5 hingga 10 persen. Ini tentu menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut pemerintah untuk lebih inovatif dalam mencari sumber pembiayaan alternatif, salah satunya melalui optimalisasi program TJSLP dari perusahaan.
“Di sinilah peran CSR menjadi sangat strategis, untuk memastikan pembangunan tetap berjalan dan menyentuh masyarakat,” jelasnya.
Untuk itu, Pemkot Bontang menetapkan lima fokus utama dalam arah kebijakan TJSLP tahun 2027, yakni penguatan ekonomi kerakyatan, penciptaan lapangan kerja, pengurangan beban masyarakat miskin, pengembangan sektor pariwisata, serta peningkatan infrastruktur dasar.
Ia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah perusahaan yang telah berkomitmen menjalankan program TJSLP dan melaporkan realisasinya secara tepat waktu.
“Komitmen dan integritas yang ditunjukkan perusahaan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah. Ini adalah kontribusi nyata untuk kemajuan Bontang,” tuturnya. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar