Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Suhardi Duka Peringatkan Risiko “Shutdown” Daerah Jika Pusat Tak Beri Relaksasi Aturan Keuangan

Suhardi Duka Peringatkan Risiko “Shutdown” Daerah Jika Pusat Tak Beri Relaksasi Aturan Keuangan

Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sulbar Tahun 2027 menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, sekaligus menampung berbagai aspirasi dari pemangku kepentingan. Hal itu disampaikan Suhardi Duka usai menghadiri Musrenbang RKPD Sulbar 2027, Jumat, 10 April 2026.

“Musrenbang ini kita mengakselerasi apa yang menjadi kebijakan nasional dan kebijakan provinsi, sekaligus mendengarkan pandangan para bupati. Termasuk juga DPRD melalui pokok-pokok pikiran hasil reses,” ujar Suhardi Duka.

Menurutnya, forum Musrenbang menghasilkan sangat banyak masukan. Namun tantangan terbesar adalah bagaimana mengelola berbagai usulan tersebut di tengah keterbatasan kapasitas fiskal daerah.

“Inputnya besar sekali. Tinggal bagaimana mengelola dengan kapasitas fiskal yang sangat terbatas. Ini bagian dari seni mengelola anggaran,” katanya.

Suhardi Duka menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran kini diterapkan secara ketat di lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar. Sejumlah belanja nonprioritas bahkan telah dipangkas, termasuk konsumsi rapat di ruang gubernur dan perjalanan dinas.

“Sekarang makan minum di ruangan gubernur sudah tidak ada, perjalanan dinas juga dikurangi,” ungkap Suhardi Duka.

Meski demikian, Suhardi Duka menegaskan ada sejumlah pos anggaran yang tidak bisa terkena efisiensi, seperti subsidi layanan kesehatan melalui BPJS serta belanja pegawai.

“Kalau subsidi BPJS dihapus, akan banyak persoalan di rumah sakit. Di sisi lain, masyarakat sekarang menuntut pelayanan cepat, sementara kapasitas tenaga medis juga terbatas,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa beban belanja pegawai di kabupaten se-Sulbar rata-rata mencapai 40 persen, sementara di tingkat provinsi berada di angka 38 persen. Bahkan, Pemprov Sulbar harus melakukan penyesuaian anggaran hingga Rp220 miliar.

“Saya harus mengurangi Rp220 miliar. Bahkan kalau semua P3K diberhentikan pun belum cukup,” tegas Suhardi Duka.

Dalam kondisi tersebut, Suhardi Duka mengusulkan adanya relaksasi terhadap aturan pengelolaan keuangan daerah, khususnya terkait batasan belanja pegawai.

“Olehnya itu kami mengusulkan relaksasi Pasal 146. Kalau tidak ada relaksasi atau kebijakan dari pemerintah pusat, ini bisa menjadi bencana bagi daerah, bahkan bisa saja shutdown,” katanya.

Ia menambahkan, usulan tersebut telah menjadi kesepakatan dalam Forum Bupati se-Sulbar yang merumuskan tiga langkah strategis untuk mengatasi tekanan fiskal daerah. Terkait respons pemerintah pusat, Suhardi Duka mengaku mulai ada perhatian terhadap kondisi tersebut.

“Sudah mulai ada perhatian. Saya juga sudah berkomunikasi dengan Dirjen Keuangan Daerah melalui zoom dan menyampaikan data-data yang ada,” pungkasnya.

Musrenbang RKPD 2027 diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang realistis, terukur, dan tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran daerah. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Restrukturisasi OPD Sulbar 2026, ASN Terima Penugasan Plt Eselon III Lewat Apel Khusus

    Restrukturisasi OPD Sulbar 2026, ASN Terima Penugasan Plt Eselon III Lewat Apel Khusus

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju –  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menggelar apel khusus lingkup Pemprov Sulbar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 10 Februari 2026. Apel tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Apel khusus ini digelar untuk memberikan penugasan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang akan mengemban […]

  • Muhammad Zulfikar Suhardi Ambil Formulir, Siap Jadi Ketum HIPMI Sulbar

    Muhammad Zulfikar Suhardi Ambil Formulir, Siap Jadi Ketum HIPMI Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju  – Muhammad Zulfikar Suhardi (MZS), secara resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sulawesi Barat, pada Jumat, 27 Juni 2025, di Sekretariat BPD HIPMI Sulbar. Pengambilan formulir diwakili oleh A.M. Abrar Dg Materru dan Hairil Amri, yang disambut langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) […]

  • Yusuf T. Silambi: Transparansi Anggaran Penting untuk Pemerintahan yang Akuntabel

    Yusuf T. Silambi: Transparansi Anggaran Penting untuk Pemerintahan yang Akuntabel

    • 0Komentar

    Kutai Timur, Intuisi.id – Anggota DPRD Kutai Timur, Yusuf T. Silambi, menyoroti pentingnya transparansi anggaran sebagai fondasi utama pemerintahan yang akuntabel. Dalam rapat kerja DPRD Kutai Timur, Jumat (28/11/2024), Yusuf menyerukan agar pemerintah daerah memprioritaskan keterbukaan dalam pengelolaan anggaran untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. “Transparansi anggaran harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah. Dengan memperjelas alokasi […]

  • Dinsos Sulbar Salurkan Bantuan Beras untuk Keluarga Miskin Ekstrem di Kabupaten Majene

    Dinsos Sulbar Salurkan Bantuan Beras untuk Keluarga Miskin Ekstrem di Kabupaten Majene

    • 0Komentar

    intuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menyalurkan bantuan beras kepada keluarga miskin ekstrem di Kabupaten Majene sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan meringankan beban kebutuhan dasar masyarakat. Penyaluran yang berlangsung pada Senin, 17 November 2025, itu dipusatkan di salah satu titik penyerahan bantuan di Majene. Bantuan beras tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh […]

  • Pemprov Sulbar Usulkan Tambahan Kuota Pemagangan Nasional

    Pemprov Sulbar Usulkan Tambahan Kuota Pemagangan Nasional

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat langkah strategis dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan perluasan kesempatan kerja. Hal ini juga sejalan dengan visi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Barat, Junda Maulana, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan […]

  • Pemprov Sulbar Penggalangan Dana untuk Bencana Alam Dilanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera

    Pemprov Sulbar Penggalangan Dana untuk Bencana Alam Dilanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi mengumumkan penggalangan donasi untuk membantu penanggulangan musibah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025, , 4 Desember 2025. Sebagai bentuk solidaritas nasional, Pemprov Sulbar menginisiasi gerakan penggalangan donasi yang melibatkan unsur pemerintahan, ASN, masyarakat, para pengusaha serta […]

expand_less