Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Tiga Usulan Daerah Sulbar ke Pusat: Tunda Aturan 30 Persen, Ubah Nomenklatur, Tambah TKD

Tiga Usulan Daerah Sulbar ke Pusat: Tunda Aturan 30 Persen, Ubah Nomenklatur, Tambah TKD

Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memimpin pertemuan Forum Bupati se-Sulawesi Barat di Ruang Rapat Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 9 April 2026.

Dalam rapat itu, arah pembangunan 2027 mulai dipetakan. Sejumlah target disepakati untuk masuk dalam RKPD dan RAPBD.

Fokusnya mencakup pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, penanganan stunting, hingga peningkatan layanan publik.

Kemandirian energi dan hilirisasi produk unggulan daerah juga ikut dibahas sebagai penopang ekonomi Sulawesi Barat.

“Arah pembangunan yang kita akan bawa ke 2027 yaitu sejalan dengan Astacita bapak presiden yaitu ketahanan pangan, kemudian kemandirian energi,” jelas Suhardi Duka.

Namun di balik target tersebut, forum juga dihadapkan pada persoalan serius yakni penerapan Undang-Undang HKPD 2022 yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027.

Dalam rapat terungkap, seluruh daerah di Sulawesi Barat saat ini telah melampaui ambang batas tersebut.

Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, yang ditunjuk menyampaikan hasil forum, mengatakan kondisi itu mendorong lahirnya kesepakatan bersama antara pemerintah kabupaten dan provinsi untuk disampaikan ke Pemerintah Pusat.

“Ketika melihat Undang-undang harus 30 persen di tahun 2027, maka tidak ada yang ketemu. Kami bersepakat dengan Pak gubernur untuk tidak melakukan pengurangan-pengurangan termasuk angka P3K kita apalagi ASN kita,” jelasnya

Arsal menyebut ada tiga poin kesepakatan yang akan dibawa ke pemerintah pusat.
Pertama, usulan penundaan pemberlakuan aturan yang seharusnya berlaku pada 2027, setidaknya lima tahun ke depan.

Kedua, perubahan nomenklatur belanja agar sebagian komponen bisa masuk ke belanja barang dan jasa, sehingga tidak membebani pos belanja pegawai dan Ketiga, usulan penambahan Transfer ke Daerah (TKD).

“Jadi salah satu penyebab belanja pegawai itu naik, itu disebabkan karena TKD dua tahun terakhir ini mengalami pengurangan. Kami tidak ada penambahan pegawai tapi belanja pegawainya naik terus dua tahun terakhir. Kenapa? Karena pengurangan transfer daerah, Nah kalau transfer daerah ditambah atau tidak dipotong-potong seperti sekarang ini, saya pikir angka 30 persen itu akan ketemu,” tutur Arsal.

Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menyebut, kalau ketiga poin yang menjadì usulan itu tidak terima oleh pemerintah pusat, daerah akan kesulitan bergerak.

Ia menyebut, saat ini belanja pegawai di sejumlah daerah sudah berada di kisaran 38 hingga 40 persen.

“Kalau direlaksasi pemberlakuannya, ya masih bisa tidak ada yang korban. Tapi kalau, tidak ada upaya dari pemerintah pusat dari tiga solusi itu. Walaupun semua P3K di pecat atau diberhentikan. Belum cukup juga,” pungkasnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Pemprov Sulbar Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 dengan Capaian WTP dari BPK

    Pemprov Sulbar Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 dengan Capaian WTP dari BPK

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, secara resmi menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Sulbar tahun 2024 kepada DPRD Sulbar pada Selasa, 24 Juni 2025. Ranperda tersebut menjadi salah satu wujud transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Dalam penjelasannya, Suhardi Duka menjelaskan bahwa Ranperda […]

  • Digitalisasi Penanganan Stunting, Pemprov Sulbar Luncurkan Aplikasi Inzting

    Digitalisasi Penanganan Stunting, Pemprov Sulbar Luncurkan Aplikasi Inzting

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemprov Sulbar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sulbar launching aplikasi Ikhtiar Menzerokan Stunting (Inzting) dan digitalisasi pemberdayaan perempuan di Ballroom Grand Maleo Hotel & Convention Mamuju, Kamis 12 Desember 2024. Aplikasi stunting ini sama dengan aplikasi yang diterapkan oleh Bahtiar saat bertugas di Sulawesi Selatan. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak […]

  • DLH Sulbar Tegaskan Komitmen Dukung Percepatan Penanganan Sampah di Pasar Wonomulyo Polman

    DLH Sulbar Tegaskan Komitmen Dukung Percepatan Penanganan Sampah di Pasar Wonomulyo Polman

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) merespons pemberitaan mengenai menumpuknya sampah di Pasar Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), yang dikabarkan tidak terangkut selama sepekan terakhir. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan masyarakat serta mengganggu aktivitas pasar. Menindaklanjuti hal ini, DLH Sulbar menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya percepatan penanganan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten […]

  • Bontang Raih Anugerah “Kota Cerdas Berkarakter”, Bambang: Berkat Kerjasama Semua Pihak

    Bontang Raih Anugerah “Kota Cerdas Berkarakter”, Bambang: Berkat Kerjasama Semua Pihak

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Pemerintah Kota Bontang kembali mengukir prestasi gemilang di kancah nasional dengan meraih penghargaan dalam kategori “Pemerintah Kabupaten atau Kota Cerdas Berkarakter” dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek). Penghargaan ini diberikan dalam acara Anugerah Apresiasi Cerdas Berkarakter yang berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Kantor Kemendikbudristek, Jakarta, Senin, 7 Oktober 2024. […]

  • Wagub Sulbar: Jadikan Pancasila Pedoman Hidup untuk Tangkal Perpecahan

    Wagub Sulbar: Jadikan Pancasila Pedoman Hidup untuk Tangkal Perpecahan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2025. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan dan kesetiaan terhadap ideologi bangsa. Rabu 1 Oktober 2025. Menurut pasanan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ini, Pancasila bukan hanya dasar […]

  • Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi BPJS Ketenagakerjaan Sulbar

    Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi BPJS Ketenagakerjaan Sulbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan silaturahmi dari BPJS Ketenagakerjaan Sulbar, Selasa, 6 Januari 2026. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Staf Keuangan Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar, Masita, yang mewakili Plt. Kepala Dinas Sosial, P3A dan Pemdes Sulbar, […]

expand_less