Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Data Terkini DKP Sulbar: Harga Ikan Kembung Capai Rp57.000/kg, Ini Faktor Penyebabnya

Data Terkini DKP Sulbar: Harga Ikan Kembung Capai Rp57.000/kg, Ini Faktor Penyebabnya

Intuisi.id, Mamuju – Perkembangan harga ikan sebagai salah satu komoditas penyumbang inflasi di Provinsi Sulawesi Barat pada Januari 2026 menunjukkan adanya variasi harga yang cukup signifikan antar kabupaten dan antar jenis komoditas. Perbedaan ini mencerminkan dinamika produksi, distribusi, serta struktur biaya pada masing-masing wilayah.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, terus memperkuat koordinasi lintas sektor melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Langkah ini difokuskan pada pemantauan harga pangan strategis, termasuk komoditas perikanan yang memiliki kontribusi terhadap pembentukan inflasi daerah dan daya beli masyarakat.

Perkembangan Harga per Komoditas
Berdasarkan data pemantauan Januari 2026, komoditas ikan bandeng mencatat harga tertinggi di Kabupaten Mamuju sebesar Rp46.250/kg, diikuti Pasangkayu Rp44.000/kg dan Mamuju Tengah Rp40.000/kg. Harga lebih rendah tercatat di Majene Rp35.000/kg dan Polewali Mandar Rp34.400/kg.

Pada komoditas ikan cakalang, harga tertinggi berada di Pasangkayu Rp45.000/kg, disusul Mamuju Tengah Rp42.500/kg dan Polewali Mandar Rp41.333/kg. Di Mamuju harga tercatat Rp40.000/kg, sementara harga terendah berada di Majene Rp37.500/kg.

Untuk ikan kembung, Pasangkayu kembali mencatat harga tertinggi Rp57.000/kg, diikuti Mamuju Tengah Rp52.500/kg dan Mamuju Rp50.714/kg. Harga di Majene Rp47.778/kg dan terendah di Polewali Mandar Rp40.000/kg.

Komoditas ikan layang menunjukkan harga tertinggi di Mamuju Tengah Rp53.333/kg, diikuti Mamuju Rp49.286/kg dan Pasangkayu Rp49.000/kg. Harga di Majene Rp44.800/kg dan Polewali Mandar Rp37.000/kg.

Sementara itu, ikan tongkol relatif stabil pada kisaran Rp35.000/kg hingga Rp45.000/kg, dengan harga tertinggi di Pasangkayu Rp45.000/kg dan terendah di Majene Rp35.000/kg.

Adapun ikan tuna mencatat harga tertinggi di Pasangkayu Rp58.000/kg, diikuti Mamuju Tengah Rp53.333/kg, Majene Rp46.444/kg, Mamuju Rp45.000/kg, dan Polewali Mandar Rp43.000/kg.

Secara umum, Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah cenderung memiliki harga yang relatif lebih tinggi dibandingkan kabupaten lainnya.

Faktor Penyebab Disparitas Harga
Perbedaan harga antar wilayah dipengaruhi oleh sejumlah faktor struktural dan teknis, antara lain:

1. Perbedaan volume produksi dan musim tangkap, terutama dipengaruhi kondisi cuaca dan gelombang laut.

2. Biaya operasional penangkapan, termasuk harga bahan bakar, es balok, logistik, dan perawatan alat tangkap.

3. Biaya distribusi dan transportasi, khususnya pada wilayah dengan akses infrastruktur terbatas.

4. Rantai pemasaran, di mana panjangnya jalur distribusi dapat meningkatkan margin harga di tingkat konsumen.

5. Keseimbangan permintaan dan pasokan lokal, terutama pada daerah dengan konsumsi ikan yang tinggi.

Secara ekonomi, mekanisme pasar bekerja berdasarkan hukum permintaan dan penawaran. Ketika pasokan terbatas sementara permintaan tinggi, harga cenderung meningkat. Sebaliknya, wilayah dengan pasokan melimpah cenderung memiliki harga yang lebih stabil.

Dukungan DKP Sulbar dalam Pengendalian Inflasi
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mendukung program Gubernur dalam pengendalian inflasi, salah satunya melalui penyediaan dan publikasi informasi harga komoditas perikanan secara rutin dan akurat.

“Penyediaan data harga yang transparan dan berbasis lapangan sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan. Dengan data yang valid, pemerintah dapat merespons lebih cepat ketika terjadi gejolak harga,” ujar Safaruddin.

Ia menambahkan bahwa informasi harga tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengendalian inflasi, tetapi juga sebagai referensi bagi nelayan, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengambil keputusan ekonomi.

Solusi Strategis yang Dapat Ditempuh
Untuk mengurangi disparitas harga dan menjaga stabilitas komoditas perikanan, pemerintah daerah khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan dapat menempuh beberapa langkah strategis:

– Penguatan sentra produksi dan pengembangan budidaya sebagai penopang pasokan ketika hasil tangkapan menurun.

– Peningkatan fasilitas rantai dingin (cold storage dan ice plant) guna menjaga kualitas dan memperpanjang umur simpan ikan.

– Optimalisasi distribusi antarwilayah, terutama dari daerah surplus ke daerah defisit.

– Efisiensi biaya operasional nelayan, termasuk fasilitasi akses BBM bersubsidi dan bantuan sarana tangkap.

– Digitalisasi sistem informasi harga dan produksi, untuk mempercepat akses data dan transparansi pasar.

Melalui sinergi kebijakan yang terintegrasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, diharapkan stabilitas harga ikan di Sulawesi Barat dapat terjaga, inflasi tetap terkendali, serta kesejahteraan nelayan dan daya beli masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Komisi I DPRD Provinsi Sulbar Lakukan Kunjungan Kerja ke Yogyakarta untuk Pemberdayaan Masyarakat

    Komisi I DPRD Provinsi Sulbar Lakukan Kunjungan Kerja ke Yogyakarta untuk Pemberdayaan Masyarakat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Yogyakarta – Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah (Setda) Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I, Andi Muslim Fattah, bersama beberapa anggota lainnya, termasuk Risbar Berlian, Irbad Kaimuddin, Dalif Arsyad, dan Yulianti. Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi informasi terkait Program […]

  • SDK-JSM Tampil Memukau dengan Visi-Misi Tanpa Teks pada Debat Ketiga Pilgub Sulbar

    SDK-JSM Tampil Memukau dengan Visi-Misi Tanpa Teks pada Debat Ketiga Pilgub Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Majene – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat nomor urut 3, Suhardi Duka dan Jenderal Salim Mengga (SDK-JSM), memberikan penampilan memukau saat menyampaikan visi dan misi tanpa menggunakan teks pada debat ketiga Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulbar yang digelar Rabu, 20 November 2024, di Majene. Debat yang mengusung tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia” […]

  • Dinsos Sulbar Salurkan Bantuan Sosial untuk Anak di LKS Al Hasanah Polewali Mandar

    Dinsos Sulbar Salurkan Bantuan Sosial untuk Anak di LKS Al Hasanah Polewali Mandar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Polman – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Dinsos Sulbar) menyalurkan bantuan sosial kepada anak-anak di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Al Hasanah, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (11/12/2025). Bantuan berupa paket pakaian dan makanan ini merupakan upaya pemerintah provinsi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar anak di lembaga pengasuhan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan perlindungan […]

  • Langkah Nyata Gubernur SDK-Wagub Salim, Internet akan Merata Hingga Pelosok Polman

    Langkah Nyata Gubernur SDK-Wagub Salim, Internet akan Merata Hingga Pelosok Polman

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Sejumlah Pejabat daerah, instansi teknis terkait, serta para Camat dan Kepala Desa, Ketua BUMDes, Kepala Sekolah, Kepala Puskesmas dan Bhabinkamtibmas di Polewali Mandar melakukan Rapat koordinasi teknis, Rabu 3 Juni 2025, membahas terkait program bantuan internet. Hadir dari Pemda, Kepala Dinas Kominfo SP Sulbar, Mustari Mula, Dinas Kominfo SP Polman, Aco Musaddad, serta […]

  • Panja DPRD Sulbar Gelar Kunjungan Kerja di Pelabuhan Silopo

    Panja DPRD Sulbar Gelar Kunjungan Kerja di Pelabuhan Silopo

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Panitia Kerja (Panja) DPRD Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Pelabuhan Silopo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), pada Senin, 15 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sharing informasi terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Sulbar tahun 2024-2025. Dalam kunjungan tersebut, beberapa anggota Panja […]

  • Bapperida Sulbar Kawal Pembahasan RTRW, Bahas Peluang Bisnis Sektor Perkebunan Kelapa Sawit

    Bapperida Sulbar Kawal Pembahasan RTRW, Bahas Peluang Bisnis Sektor Perkebunan Kelapa Sawit

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, ikut serta dalam Rapat Pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Barat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka di Ruang Kerja Gubernur, Selasa, 7 Oktober 2025, Kehadiran Sekretaris Bapperida ini merupakan tindak lanjut dari penugasan […]

expand_less
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000571

article 138000572

article 138000573

article 138000574

article 138000575

article 138000576

article 138000577

article 138000578

article 138000579

article 138000580

article 138000581

article 138000582

article 138000583

article 138000584

article 138000585

article 138000586

article 138000587

article 138000588

article 138000589

article 138000590

article 138000591

article 138000592

article 138000593

article 138000594

article 138000595

article 138000596

article 138000597

article 138000598

article 138000599

article 138000600

article 138000601

article 138000602

article 138000603

article 138000604

article 138000605

article 138000606

article 138000607

article 138000608

article 138000609

article 138000610

article 138000611

article 138000612

article 138000613

article 138000614

article 138000615

article 138000616

article 138000617

article 138000618

article 138000619

article 138000620

article 138000621

article 138000622

article 138000623

article 138000624

article 138000625

article 138000626

article 138000627

article 138000628

article 138000629

article 138000630

article 138000631

article 138000632

article 138000633

article 138000634

article 138000635

article 138000636

article 138000637

article 138000638

article 138000639

article 138000640

article 138000641

article 138000642

article 138000643

article 138000644

article 138000645

article 158000426

article 158000427

article 158000428

article 158000429

article 158000430

article 158000436

article 158000437

article 158000438

article 158000439

article 158000440

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 238000291

article 238000292

article 238000293

article 238000294

article 238000295

article 238000296

article 238000297

article 238000298

article 238000299

article 238000300

article 238000301

article 238000302

article 238000303

article 238000304

article 238000305

article 238000306

article 238000307

article 238000308

article 238000309

article 238000310

article 238000311

article 238000312

article 238000313

article 238000314

article 238000315

article 238000316

article 238000317

article 238000318

article 238000319

article 238000320

article 238000321

article 238000322

article 238000323

article 238000324

article 238000325

article 238000326

article 238000327

article 238000328

article 238000329

article 238000330

article 238000331

article 238000332

article 238000333

article 238000334

article 238000335

article 238000336

article 238000337

article 238000338

article 238000339

article 238000340

article 238000341

article 238000342

article 238000343

article 238000344

article 238000345

article 238000346

article 238000347

article 238000348

article 238000349

article 238000350

sumbar-238000276

sumbar-238000277

sumbar-238000278

sumbar-238000279

sumbar-238000280

sumbar-238000281

sumbar-238000282

sumbar-238000283

sumbar-238000284

sumbar-238000285

sumbar-238000286

sumbar-238000287

sumbar-238000288

sumbar-238000289

sumbar-238000290

sumbar-238000291

sumbar-238000292

sumbar-238000293

sumbar-238000294

sumbar-238000295

sumbar-238000296

sumbar-238000297

sumbar-238000298

sumbar-238000299

sumbar-238000300

sumbar-238000301

sumbar-238000302

sumbar-238000303

sumbar-238000304

sumbar-238000305

sumbar-238000306

sumbar-238000307

sumbar-238000308

sumbar-238000309

sumbar-238000310

sumbar-238000311

sumbar-238000312

sumbar-238000313

sumbar-238000314

sumbar-238000315

sumbar-238000316

sumbar-238000317

sumbar-238000318

sumbar-238000319

sumbar-238000320

sumbar-238000321

sumbar-238000322

sumbar-238000323

sumbar-238000324

sumbar-238000325

sumbar-238000326

sumbar-238000327

sumbar-238000328

sumbar-238000329

sumbar-238000330

sumbar-238000331

sumbar-238000332

sumbar-238000333

sumbar-238000334

sumbar-238000335

sumbar-238000336

sumbar-238000337

sumbar-238000338

sumbar-238000339

sumbar-238000340

sumbar-238000341

sumbar-238000342

sumbar-238000343

sumbar-238000344

sumbar-238000345

sumbar-238000346

sumbar-238000347

sumbar-238000348

sumbar-238000349

sumbar-238000350

news-1701