Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Diseminasi KFR 2025, Bapperida Sulbar Dorong Perencanaan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Diseminasi KFR 2025, Bapperida Sulbar Dorong Perencanaan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Intuisi.id, Mamuju – Dalam rangka memastikan arah kebijakan pembangunan daerah selaras dengan kebijakan fiskal nasional, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Diseminasi Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan III Tahun 2025 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Mamuju, Hotel Matos Mamuju, Rabu (17/12/2025), dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan lintas sektor.

Mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, hadir Perencana Ahli Muda Bapperida Sulbar, Muhammad Saleh, yang mengikuti secara langsung pemaparan kondisi fiskal dan perekonomian Sulawesi Barat serta diskusi bersama peserta lainnya.

Muhammad Saleh menyampaikan bahwa hasil Kajian Fiskal Regional Triwulan III 2025 memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi ekonomi dan fiskal Sulawesi Barat yang sangat penting sebagai rujukan dalam penyusunan kebijakan dan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

“Data KFR menjadi dasar yang sangat penting bagi Bapperida dalam memastikan perencanaan pembangunan Sulawesi Barat tetap responsif terhadap dinamika ekonomi dan fiskal,” jelasnya.

Berdasarkan hasil KFR, perekonomian Sulawesi Barat pada Triwulan III Tahun 2025 tumbuh 5,83 persen (year on year), lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04 persen. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh sektor industri pengolahan serta sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai sektor unggulan daerah.

Dari sisi fiskal, realisasi pendapatan negara dan hibah di Sulawesi Barat hingga Triwulan III 2025 mencapai Rp902,02 miliar atau 75,03 persen dari target, sementara realisasi belanja negara tercatat sebesar Rp6,98 triliun. Kondisi ini menyebabkan APBN di Sulawesi Barat masih mengalami defisit.

Sementara pada level daerah, pendapatan APBD konsolidasian mencapai Rp5,42 triliun, dengan tingkat ketergantungan terhadap pendapatan transfer yang masih cukup tinggi, sedangkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih relatif terbatas.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menegaskan bahwa hasil KFR merupakan instrumen strategis dalam mengarahkan kebijakan perencanaan pembangunan agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Bapperida Provinsi Sulawesi Barat memiliki peran kunci dalam memastikan seluruh kebijakan pembangunan daerah selaras dengan kondisi fiskal dan ekonomi riil terkini. Hasil KFR ini menjadi rujukan penting dalam memperkuat kualitas perencanaan, terutama dalam menjawab tantangan kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta penguatan kemandirian fiskal daerah,” ujar Darwis Damir.

Ia menambahkan, sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, Bapperida Sulbar terus mendorong perencanaan pembangunan yang berbasis data, terintegrasi lintas sektor, serta berorientasi pada hasil.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diterjemahkan ke dalam program pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Di sinilah peran Bapperida Sulbar untuk memastikan kebijakan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Selain analisis ekonomi dan fiskal, KFR Triwulan III 2025 juga memuat kajian tematik terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Seluruh temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan pembangunan di Sulawesi Barat.

“Bapperida Sulbar akan mengintegrasikan seluruh rekomendasi KFR ke dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah agar pembangunan Sulawesi Barat ke depan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan,” tutup Darwis Damir. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Aris Mulyanata. (Foto : Him)

    Perpres Pengurangan Jam Kerja P3K Harus Dipatuhi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi I DPRD Samarinda Aris Mulyanata, menegaskan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) terkait pengurangan jam kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) harus dipatuhi oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga P3K. Menurutnya, aturan ini bersifat nasional dan tidak hanya berlaku di Kota Samarinda. “Walaupun peraturan ini diterbitkan pada tahun […]

  • Gubernur Suhardi Duka Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Darul Mahfudz, Tekankan Pentingnya Iman dan Integritas

    Gubernur Suhardi Duka Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Darul Mahfudz, Tekankan Pentingnya Iman dan Integritas

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan haul ke-18 H. Paisal Hamasiah dan peringatan hari ke-40 Hj. Sahara Haruna (Muassis dan Muassisah PPM Darul Mahfudz Lekopadis), Senin 15 September 2025. Hadir juga Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Bupati Polman Samsul Mahmud, Bupati Majene Andi Sukri Tammalele, […]

  • Gubernur Sulbar Akan Kunjungi Enam Kabupaten, Tinjau Proyek Jalan dan Program Strategis

    Gubernur Sulbar Akan Kunjungi Enam Kabupaten, Tinjau Proyek Jalan dan Program Strategis

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan kerja ke enam kabupaten di Sulawesi Barat guna meninjau langsung pelaksanaan pembangunan, khususnya proyek infrastruktur jalan yang dibiayai melalui APBD Provinsi Sulbar. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulbar Suhardi Duka saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Ballroom […]

  • Yusuf T. Silambi: Sistem Reward and Punishment, Kunci Reformasi ASN di Kutai Timur

    Yusuf T. Silambi: Sistem Reward and Punishment, Kunci Reformasi ASN di Kutai Timur

    • 0Komentar

    Kutai Timur,Intuisi.id – Yusuf T. Silambi, anggota DPRD Kutai Timur, menyerukan penerapan sistem reward and punishment sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN). Dalam wawancara via telepon, Selasa (17/11/2024), Yusuf menegaskan bahwa sistem ini adalah langkah penting untuk menciptakan pemerintahan yang lebih profesional dan bertanggung jawab. “Pegawai yang menunjukkan kinerja baik dan […]

  • Bupati Sutinah Resmi Buka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Tingkat Kecamatan Tapalang

    Bupati Sutinah Resmi Buka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Tingkat Kecamatan Tapalang

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, secara resmi membuka pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kecamatan Tapalang pada Kamis, 1 Agustus 2024. Acara ini berlangsung di Lapangan Bahagia Galung dan dihadiri oleh peserta dari berbagai desa, termasuk Bela Kopeang yang berjarak cukup jauh dari pusat kegiatan. Dalam sambutannya, Bupati Sutinah […]

  • Transparan dan Tepat Sasaran, Pemprov Sulbar melalui Inspektorat Perkuat Monitoring Beasiswa Pendidikan

    Transparan dan Tepat Sasaran, Pemprov Sulbar melalui Inspektorat Perkuat Monitoring Beasiswa Pendidikan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemprov Sulbar kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program unggulan Sulbar Cerdas, yang digagas oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga. Program ini menjadi salah satu prioritas daerah, dengan memberikan 1.000 beasiswa pendidikan tinggi setiap tahunnya, mulai jenjang diploma hingga doktoral. Sebagai bentuk penguatan program tersebut, Inspektur […]

expand_less