Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Sulbar Sampaikan Inventarisasi 227 Titik Jembatan Pejalan Kaki ke Kemendagri

Sulbar Sampaikan Inventarisasi 227 Titik Jembatan Pejalan Kaki ke Kemendagri

Intuisi.id, Mamuju – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dasar.

Hal ini diwujudkan melalui penyampaian hasil inventarisasi jembatan pejalan kaki untuk akses ke satuan pendidikan dan sarana publik kepada Kementerian Dalam Negeri.

Surat resmi Gubernur Sulbar Suhardi Duka Nomor B-000.7.7/841/XII/2025 tertanggal 4 Desember 2025 telah dikirimkan kepada Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah sebagai wujud keseriusan daerah dalam memperkuat konektivitas dan pelayanan dasar masyarakat.

Darwis Damir menjelaskan bahwa data inventarisasi ini merupakan hasil kompilasi dari pemerintah kabupaten dan perangkat daerah terkait.

“Kami merekap sebanyak 227 usulan titik jembatan pejalan kaki, yang diharapkan menjadi bahan dukungan dalam perencanaan, penganggaran, dan akselerasi pembangunan jembatan yang aman dan layak bagi masyarakat Sulbar, khususnya pelajar dalam mengakses sarana pendidikan dan fasilitas publik,” ujarnya.

Usulan tersebut terdiri dari 39 titik di Mamuju, 17 titik di Mamuju Tengah, 9 titik di Pasangkayu, 78 titik di Mamasa, 43 titik di Polewali Mandar, dan 41 titik di Majene.

Langkah ini sejalan dengan misi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk memperkuat kualitas pendidikan, akses sosial, serta pembangunan daerah berkelanjutan melalui peningkatan konektivitas wilayah.

Pernyataan Plt. Kepala Bapperida ini sekaligus menjadi respons daerah terhadap arahan Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, dalam rapat koordinasi nasional yang membahas pengendalian inflasi, inventarisasi jembatan pejalan kaki, serta evaluasi program 3 Juta Rumah pada Senin (8/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Tomsi Tohir menekankan urgensi pendataan dan pengusulan pembangunan jembatan pejalan kaki.

Ia mengingatkan bahwa keterlambatan pelaporan dapat menghambat proses pembangunan dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah tidak boleh pasif atau hanya menunggu instruksi pusat. Ketepatan waktu dalam menyampaikan data adalah faktor penting agar program pemerintah pusat dapat dirancang secara optimal dan tepat sasaran,” tegas Tomsi.

Melalui surat resmi tersebut, Pemprov Sulbar berharap inventarisasi yang telah disampaikan dapat menjadi contoh kedisiplinan daerah dalam mendukung kebijakan nasional, sekaligus mempercepat terwujudnya akses infrastruktur dasar yang aman bagi masyarakat Sulbar. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Upaya Cepat Disdikpora Mamuju dan Dikbud Sulbar Tangani Anak Tidak Sekolah

    Upaya Cepat Disdikpora Mamuju dan Dikbud Sulbar Tangani Anak Tidak Sekolah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Tim Akselerasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, berhasil mengembalikan 21 anak ke sekolah. Penyerahan simbolis perlengkapan sekolah dan bantuan biaya pendidikan kepada para ATS ini dilakukan di Desa Salleto, Kecamatan Tappalang, Mamuju. Kepala Dikbud Sulbar, […]

  • Tak Kenal Waktu, Polresta Mamuju Hadir Jaga Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

    Tak Kenal Waktu, Polresta Mamuju Hadir Jaga Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

    • 0Komentar

    Mamuju – Sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polresta Mamuju Polda Sulawesi Barat secara rutin menempatkan personel di sejumlah persimpangan jalan setiap malam, khususnya pada jam rawan kemacetan dan gangguan keamanan. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 19.00 hingga 21.30 WITA, dengan menempatkan personel pada titik persimpangan yang memiliki aktivitas masyarakat dan arus lalu […]

  • Gubernur Suhardi Duka Pertemuan dengan Menteri Kehutanan Bahas Tiga Agenda Krusial Sulbar: Karbon, TORA, dan RTRW

    Gubernur Suhardi Duka Pertemuan dengan Menteri Kehutanan Bahas Tiga Agenda Krusial Sulbar: Karbon, TORA, dan RTRW

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Jakarta – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), didampingi Sekretaris Daerah Junda Maulana, melakukan pertemuan dengan Menteri Kehutanan untuk membahas sejumlah agenda terkait kondisi kehutanan di Sulbar. Sekda Junda Maulana menjelaskan, pertemuan tersebut penting karena sekitar 60 persen wilayah Sulbar merupakan kawasan hutan. “Di satu sisi kita menjaga hutan, kita punya potensi tambang, potensi mineral dan […]

  • Bapperida Sulbar Gelar Rapat Evaluasi Kinerja dan Keuangan Triwulan III Tahun 2025

    Bapperida Sulbar Gelar Rapat Evaluasi Kinerja dan Keuangan Triwulan III Tahun 2025

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, memimpin Rapat Evaluasi Pencapaian Kinerja Bapperida di ruang kerjanya, Selasa, 7 Oktober 2025. Rapat ini membahas capaian kinerja dan realisasi anggaran hingga triwulan III tahun berjalan, serta langkah-langkah strategis menjelang akhir tahun anggaran. Hal ini sejalan misi kelima […]

  • Bayar Pajak Bisa Dapat Emas! Program Undian PT Jasa Raharja dan Bapenda Sulbar Resmi Digelar

    Bayar Pajak Bisa Dapat Emas! Program Undian PT Jasa Raharja dan Bapenda Sulbar Resmi Digelar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Kabar gembira bagi masyarakat Sulawesi Barat. Membayar pajak kendaraan kini bukan hanya kewajiban, tetapi juga peluang membawa pulang emas. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulbar bersama PT Jasa Raharja resmi meluncurkan program “Patuh Pajak Undian Emas Untuk yang Setia” yang ditujukan khusus bagi warga Sulbar. Program ini menjadi bagian dari strategi inovatif pemerintah […]

  • Wawali Bontang: WFH Tetap Efektif, Layanan Publik Tidak Terganggu

    Wawali Bontang: WFH Tetap Efektif, Layanan Publik Tidak Terganggu

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan bahwa pelaksanaan kerja dari rumah atau work from home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang tetap berjalan efektif selama komunikasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terjaga dengan baik. Ia menyebut, hingga saat ini belum ada laporan maupun keluhan dari masyarakat terkait pelayanan birokrasi, baik secara internal […]

expand_less