DPM-PTSP Dorong Pelaku Kopi Keliling di Bontang Urus NIB untuk Legalitas Usaha
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Kamis, 23 Okt 2025

INTUISI.ID – Fenomena bisnis kopi keliling kini semakin ramai di berbagai titik di Kota Bontang, terutama di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api.
Melihat tren tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang mendorong para pelaku usaha agar segera mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bukti legalitas resmi.
Menurut Idrus, Penata Perizinan Ahli Muda DPM-PTSP Bontang, pelaku usaha kopi keliling tergolong dalam kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karena modalnya masih di bawah Rp5 miliar. Ia menilai, meskipun berskala kecil, bisnis semacam ini turut berperan penting dalam pergerakan ekonomi masyarakat.
“Legalitas itu penting. Kami imbau pelaku usaha kopi keliling agar segera mengurus NIB. Kami bahkan siap jemput bola karena mereka biasanya berpindah-pindah lokasi,” ujar Idrus, Kamis, (23/10/25).
Ia menegaskan, proses pembuatan NIB mudah dan gratis. Pelaku usaha hanya perlu menyiapkan KTP dan nomor WhatsApp, lalu melakukan pendaftaran melalui sistem Online Single Submission (OSS). Bila mengalami kendala, DPM-PTSP membuka layanan bantuan di kantor Jalan Awang Long maupun Mal Pelayanan Publik (MPP) Pasar Tamrin.
Kepemilikan NIB, lanjut Idrus, membawa banyak manfaat. Selain memberi pengakuan legal, pelaku usaha dapat lebih mudah mengakses pembiayaan perbankan dan berbagai program bantuan pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Bantuan Langsung Tunai (BLT), maupun program kemitraan UMKM.
“Manfaat NIB sangat besar, tidak hanya bagi pelaku kopi keliling tapi untuk semua UMKM. Kami terus dorong agar mereka segera memiliki legalitas,” ujarnya.
DPM-PTSP mencatat, sepanjang 2024 terdapat sekitar 3.000 pelaku UMKM baru yang sudah mendaftarkan usahanya melalui sistem OSS. Sementara data keseluruhan UMKM di Bontang dikelola oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) karena terus berubah mengikuti dinamika program pemerintah.
- person

Saat ini belum ada komentar