Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Dinsos Sulbar Lakukan Opname Fisik Logistik Bencana untuk Tingkatkan Akurasi dan Akuntabilitas Data

Dinsos Sulbar Lakukan Opname Fisik Logistik Bencana untuk Tingkatkan Akurasi dan Akuntabilitas Data

INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Opname Fisik Barang Logistik Bencana di Gudang Logistik milik Dinsos Sulbar sebagai langkah penting dalam memastikan keakuratan data serta kesiapan logistik untuk penanganan bencana di wilayah Sulawesi Barat, Jumat, 17 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pelaporan dan penginputan data logistik bencana Triwulan III Tahun 2025 ke dalam aplikasi E-SIMLOG (Sistem Informasi Manajemen Logistik) — sebuah platform digital resmi yang digunakan untuk pencatatan, pemantauan, dan pelaporan logistik kebencanaan secara transparan dan efisien, sesuai Visi Panca Daya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S Mengga.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat, Drs. H. Abdul Wahab Hasan Sulur, M.Si., melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Surdin, SE, MM., menjelaskan bahwa opname fisik ini menjadi langkah penting untuk mencocokkan jumlah dan kondisi barang di lapangan dengan data yang tercatat dalam sistem.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh barang logistik yang tercatat dalam E-SIMLOG benar-benar sesuai dengan kondisi riil di gudang. Ini bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas serta kesiapan logistik dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Sulawesi Barat,” ujar Surdin.

Barang-barang yang menjadi objek pemeriksaan meliputi tenda darurat, selimut, matras, makanan siap saji, dan berbagai perlengkapan tanggap darurat lainnya. Proses opname melibatkan tim bidang logistik, relawan Tagana, staf gudang, serta operator E-SIMLOG, yang bersama-sama melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik barang.

Melalui kegiatan ini, Dinsos Sulbar berharap dapat memperkuat sistem logistik kebencanaan yang lebih tertib, akurat, dan siap digunakan kapan pun diperlukan. Selain itu, hasil opname juga menjadi dasar bagi perencanaan distribusi bantuan yang tepat sasaran serta pembaruan data stok logistik di tingkat provinsi.

“Kesiapsiagaan adalah kunci dalam penanganan bencana. Dengan data logistik yang akurat, kami dapat merespons lebih cepat dan tepat ketika terjadi bencana,” tambah Surdin.

Langkah ini menegaskan komitmen Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kesiapsiagaan logistik guna mendukung penanganan bencana dan pemulihan sosial masyarakat terdampak di seluruh wilayah Sulbar. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Disbun Sulbar Perkuat Tata Kelola Perkebunan Lewat Sinkronisasi Data Perizinan di Pasangkayu

    Disbun Sulbar Perkuat Tata Kelola Perkebunan Lewat Sinkronisasi Data Perizinan di Pasangkayu

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Pasangkayu — Dalam rangka memperkuat tata kelola perizinan usaha perkebunan yang transparan dan akuntabel, Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasangkayu menggelar kegiatan Sosialisasi dan Sinkronisasi Data Perizinan Usaha Perkebunan, Sosialisasi Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS), Update SIPERIBUN dan Data Perpajakan, pada Rabu, 30 Juli 2025. […]

  • Tiga Pilar Samsat Sulbar Perkuat Sinergi, Dukung Transformasi Digital dan Perluasan Layanan Publik

    Tiga Pilar Samsat Sulbar Perkuat Sinergi, Dukung Transformasi Digital dan Perluasan Layanan Publik

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi program kerja bersama Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulbar dan PT Jasa Raharja Sulselbar sebagai tiga pilar utama penyelenggaraan Samsat, Rabu 4 Februari 2026 di […]

  • Momen Haru Ulang Tahun ke-74 Wagub Sulbar, SDK Beri Ucapan Khusus

    Momen Haru Ulang Tahun ke-74 Wagub Sulbar, SDK Beri Ucapan Khusus

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dalam momen spesial ulang tahun Wakil Gubernur Salim S Mengga, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menyampaikan ucapan selamat yang genap berusia 74 tahun. Ucapan tersebut disampaikan dalam sebuah acara sederhana yang digelar di rujab Wakil Gubernur, Minggu 24 Agustus 2025 Kedatangan Gubernur Suhardi Duka ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi dan ungkapan rasa hormat atas […]

  • DPRD Sulbar Hadiri Sosialisasi dan Public Hearing UU No. 3 Tahun 2024 tentang Desa

    DPRD Sulbar Hadiri Sosialisasi dan Public Hearing UU No. 3 Tahun 2024 tentang Desa

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi, membuka acara sosialisasi dan public hearing mengenai Undang-Undang No. 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa pada Rabu, 8 Mei 2024. Acara ini diadakan untuk menyebarluaskan dan membahas perubahan terbaru dalam undang-undang yang mengatur pengelolaan dan kewenangan desa, […]

  • Sejumlah masyarakat antusias mengikuti Jalan Santai, Deklarasi Basri-Dihin, Minggu (11/8/2024).

    Masyarakat Antusias Ikut Jalan Santai Basri-Dihin

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Antusias masyarakat Bontang untuk mengikuti kegiatan jalan santai sekaligus deklarasi pasangan calon Basri Rase – Chusnul Dihin terus meningkat. Hingga saat ini, lebih dari 6.000 orang telah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam acara yang dirangkai dengan jalan santai tersebut. Pantauan langsung di lokasi pendaftaran menunjukkan beragam kelompok masyarakat, termasuk anggota berbagai organisasi masyarakat […]

  • Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda. (Foto : Him)

    Wakil Ketua DPRD Samarinda Minta Pemkot Perketat Pengawasan Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Presiden Prabowo Subianto telah mencabut kebijakan yang melarang pengecer menjual gas Elpiji 3 kg dan membatasi pembelian hanya di pangkalan resmi. Kebijakan ini sebelumnya telah menimbulkan kontroversi dan mempengaruhi masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada gas Elpiji 3 Kg untuk kebutuhan sehari-hari. Meskipun demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tetap berkomitmen untuk mengawasi secara ketat […]

expand_less