Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Transfer Dana Pusat ke Daerah Berkurang 25 Persen, APBD Sulbar 2026 Hanya berkisar Rp1,7 Triliun

Transfer Dana Pusat ke Daerah Berkurang 25 Persen, APBD Sulbar 2026 Hanya berkisar Rp1,7 Triliun

INTUISI.ID, Mamuju – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat menggelar rapat paripurna dalam rangka penyerahan surat keputusan pimpinan DPRD tentang penyempurnaan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yaitu Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat ini juga dirangkaikan dengan penyerahan dan penjelasan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, terhadap nota keuangan dan Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026.

Suhardi Duka mengungkapkan, pihaknya telah menerima persetujuan DPRD Sulbar atas hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri yang telah disesuaikan dengan dua Ranperda tersebut. Namun, ia juga mengungkapkan adanya penurunan signifikan pada rencana APBD 2026.

“Saya tadi juga sudah serahkan nota keuangan yang tadinya kita rencanakan Rp2,1 triliun, ternyata dengan kebijakan baru yang sesuai dengan penyampaian nota keuangan RAPBN, itu turun menjadi Rp1,6 sekian atau Rp1,7 triliun,” ungkap Suhardi Duka, Senin, 9 September 2025.

Penurunan tersebut menyebabkan selisih atau kekurangan anggaran mencapai lebih dari Rp300 miliar. Suhardi Duka menyebut, hal ini dipicu oleh kebijakan pemerintah pusat yang cukup drastis.

“Dengan kebijakan pusat yang tidak lagi memberikan DAK fisik, pengurangan DAU 16,5 persen dan DBH 74,6 persen. Jadi, memang berat bagi daerah,” ungkapnya.

Dampaknya, kata Suhardi Duka, sangat terasa pada kemampuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar dalam menjalankan program-program pembangunan. Ia menyatakan dengan terbuka, berbagai program prioritas kemungkinan besar tidak bisa berjalan maksimal.

“pasti tidak ada lagi program pembangunan yang banyak yang kita bisa bikin, karena memang tidak ada uang. Kita sih, maunya bikin jalan, pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, tapi kalau uang tidak ada, kita mau apa? Karena memang, PAD kita hanya kisaran Rp600 miliar,” ujar Suhardi Duka.

Ia juga menyoroti ketergantungan Sulbar terhadap transfer dana pusat yang selama ini menjadi penopang utama anggaran daerah. Dengan berkurangnya aliran dana tersebut hingga sekitar 25 persen, situasi fiskal daerah menjadi semakin menantang.

“Jadi, daerah ini sangat bergantung pada transfer dana pusat. Ternyata, transfer dana pusat mengurangi sekira 25 persen, kita harus terima,” tuturnya.

Dengan kondisi ini, Pemprov Sulbar dihadapkan pada tantangan besar dalam merumuskan strategi anggaran yang tetap berpihak pada masyarakat, meski dalam keterbatasan fiskal yang nyata. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Plt Karo Pemkesra Sulbar Apresiasi Pelaksanaan Diseminasi Akhir Pemantauan dan Evaluasi

    Plt Karo Pemkesra Sulbar Apresiasi Pelaksanaan Diseminasi Akhir Pemantauan dan Evaluasi

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda, Murdanil, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Diseminasi Akhir Pemantauan dan Evaluasi (Monev) Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2025 yang digelar secara virtual pada Senin (1/12/2025). Ini menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. Murdanil menyampaikan bahwa Monev SPM merupakan instrumen penting untuk […]

  • Bapperida Sulbar Perkuat Tata Kelola Pembangunan Melalui Penerapan Manajemen Risiko

    Bapperida Sulbar Perkuat Tata Kelola Pembangunan Melalui Penerapan Manajemen Risiko

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap program pembangunan daerah berjalan efektif, akuntabel, dan minim risiko kegagalan. Langkah ini diwujudkan melalui penerapan manajemen risiko terintegrasi dalam seluruh tahapan perencanaan pembangunan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui keikutsertaan Bapperida Sulbar dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko yang […]

  • Rapat Pendampingan Pengisian Bukti Dukung SPBE 2025, Dinas ESDM Diharap Selesaikan Penginputan Tepat Waktu

    Rapat Pendampingan Pengisian Bukti Dukung SPBE 2025, Dinas ESDM Diharap Selesaikan Penginputan Tepat Waktu

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Alexander Arruanpasau, memimpin rapat internal bersama Tim Pengelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Dinas ESDM Sulbar. Rapat ini dilaksanakan di Ruang Serbaguna Dinas ESDM Sulbar, Senin (20/10/2025), sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan pemantauan dan evaluasi SPBE perangkat daerah, sesuai dengan […]

  • Yusuf T. Silambi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Perbaikan Layanan Kesehatan di Kutai Timur

    Yusuf T. Silambi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Perbaikan Layanan Kesehatan di Kutai Timur

    • 0Komentar

    Kutai Timur, Intuisi.Id — Anggota DPRD Kutai Timur, Yusuf T. Silambi, menyuarakan keprihatinannya terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan. Ia menekankan dua isu utama yang memerlukan perhatian serius, yakni sulitnya akses fasilitas kesehatan bagi warga di daerah terpencil dan kualitas layanan yang dinilai masih kurang memadai. Pada Kamis (14/11/2024), Yusuf menegaskan bahwa […]

  • Dinsos Sulbar Hadiri Rakor Penerapan Manajemen Talenta, Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM

    Dinsos Sulbar Hadiri Rakor Penerapan Manajemen Talenta, Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penerapan Manajemen Talenta yang digelar oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulbar pada Senin, 1 Desember 2025. Hadir mewakili Dinas Sosial Sulbar, Kasubag Umum dan Kepegawaian Andi Yakub S. Kehadirannya atas arahan Kepala Dinas Sosial Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur. Kehadiran Dinas Sosial […]

  • Pacu Sinergi Antikorupsi, Inspektorat Sulbar Gelar Monev MCSP Targetkan 78 Persen

    Pacu Sinergi Antikorupsi, Inspektorat Sulbar Gelar Monev MCSP Targetkan 78 Persen

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan Rapat Monitoring dan Evaluasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2025 melalui Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Senin 8 September 2025. Rapat dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum, Amujib, serta dihadiri oleh Inspektur Daerah Provinsi Sulbar, M. Natsir, jajaran Inspektorat, […]

expand_less