DPRD Samarinda Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Doxing
- BERITA DPRD Samarinda PARIWARA SOSIAL
- calendar_month Senin, 11 Agt 2025

INTUISI.ID, SAMARINDA – Fenomena penyebaran informasi pribadi atau doxing yang marak terjadi di media digital kini menjadi perhatian serius DPRD Kota Samarinda.
Ketua Komisi I, Samri Shaputra, menyatakan kekhawatirannya karena praktik ini sudah menyasar tidak hanya pejabat publik, tetapi juga warga biasa.
“Doxing adalah bentuk pelanggaran privasi sekaligus tindakan intimidasi yang berbahaya. Dampaknya bisa membuat orang takut bersuara dan mengancam kebebasan berpendapat,” kata Samri.
Ia menegaskan, perilaku tersebut berpotensi menggerus iklim demokrasi. Ketika masyarakat takut menyampaikan kritik di ruang publik, termasuk media sosial, diskursus publik menjadi terhambat.
Samri juga menyoroti adanya respons kurang positif dari sebagian pihak eksekutif terhadap kritik yang dilontarkan DPRD. “Kami menjalankan fungsi pengawasan. Kalau berbicara dianggap menyerang, diam dibilang tidak bekerja. Setiap kritik yang kami sampaikan selalu disertai solusi,” ujarnya.
Menurutnya, ada pola pembungkaman yang mulai terbentuk, di mana serangan balik terhadap pihak yang mengkritik sering dilakukan melalui penyebaran data pribadi.
“Setiap kali ada kritik, muncul narasi negatif bahkan doxing terhadap individu. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.
Untuk itu, ia mendesak aparat penegak hukum segera mengambil langkah cepat dan tegas menangani setiap laporan terkait doxing. Samri menilai, perlindungan hukum terhadap hak masyarakat untuk berpendapat di dunia digital sangat mendesak.
“Kasus doxing harus ditangani dengan serius karena menyangkut hak konstitusional warga negara dan keberlangsungan demokrasi yang sehat di Samarinda,” pungkasnya. (Him/Adv/DPRDSamarinda)
- person

Saat ini belum ada komentar